Densus 88 Amankan Ibu Rumah Tangga, Diduga Terkait Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan

Densus 88 Amankan Ibu Rumah Tangga, Diduga Terkait Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan

Kamis, 14 November 2019

Indragirione.com, -Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Binjai inisial S (31) diamankan dari rumah kontrakannya Jalan Gumba, Lingkungan X, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kamis (14/11/2019).


S diduga diamankan oleh tim gabungan Densus 88 diduga terkait bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) yang menewaskan pelaku RMN (24) dan melukai enam lainnya (4 polisi) dan dua warga di lokasi.

Pemilik rumah kontrakan tersebut, Nek Anim (62) kaget dengan penangkapan S, karena semua berlangsung cepat. Dimana ada lima petugas yang datang tiba-tiba yang diantaranya ada yang membawa laras panjang.

Nek Anim menyebut semua tetangga yang kebingungan sempat bertanya kepada petuga namun dihardik agar tidak ikut campur. “Cepat kali tadi mereka. Gitu diamankan, langsung dimasukan mobil dan mereka pergi,” jelasnya. Yang membuatnya sedih, anaknya S, U (5), ditinggal begitu saja.

S, dimata Nek Anim memang pendiam namun ramah. “Orangnya ramah. Tapi itu, jarang keluar rumah, paling mengantar dan menjemput ngaji anaknya yang berusia lima tahun saja,” jelasnya.

“Dia baru dua bulan tinggal disini, sepengetahuan kami selama ini dia (S) dua kali menikah, seorang suaminya tinggal di Secanggang, Kabupaten Langkat dan sudah cerai. Dan suami yang kedua ini lajang, tapi tinggal di Malaysia dan tidak pernah kemari,” paparnya.

Camat Binjai Utara Adri Rivanto membenarkan ada datang dari pihak kepolisian ke lokasi rumah S. “Ada tadi, tapi saya tidak ikut,” katanya.

Kata Adri, berdasarkan pengakuan kepling Lingkngan X, dari Tim Mabes polri menghubunginya dan Kepling kemudian melapor kepadanya.

Sementara itu, dari lokasi berbeda tepatnya di Jalan SM Raja, dikabarkan satu pria diamankan dari Pool Bus yang juga diduga terlibat dengan kasus bom kemarin. Hanya saja belum diketahui identitas pria itu, apakah SA yang disebut-sebut guru ngaji RMN yang rumahnya sempat digeledah atau orang baru lainnya. Hingga kini, belum ada keterangan kepolisian terkait hal ini.


sumber : pojoksumut