Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman menghadiri pembukaan Training Raya Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan Tahun 2026. Kegiatan berlangsung Rabu (23/9) malam di Gedung Engku Kelana Tembilahan.
Pelaksanaan Training Raya yang memadukan Latihan Kader II atau Intermediate Training, Latihan Khusus KOHATI (LKK) dan Senior Course (SC) tersebut dibuka resmi oleh Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI Riau dan Kepulauan Riau. Pembukaan ditandai pengalungan tanda peserta oleh Bupati bersama jajaran Forkopimda.
Dalam kegiatan bertema "Terbina Kader Futuristik Berbasis Ekologi dan Keadilan Sosial", Bupati Inhil menilai pentingnya melahirkan calon pemimpin masa depan yang memiliki kesadaran terhadap kelestarian lingkungan.
"Persoalan lingkungan masih menjadi PR kita bersama, contohnya, Kebakaran Hutan dan Lahan yang terjadi di beberapa daerah. Sebagai calon pemimpin masa depan, peganglah prinsip bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan," ujar Bupati Inhil.
Bupati kemudian menyoroti potensi besar kawasan mangrove Inhil. Ia berharap semua pihak dapat ambil peran dalam menjaga benteng alam ini.
"Dari 12 kabupaten/kota se Riau, Inhil memiliki wilayah mangrove terluas dengan mencapai hingga 130 ribu hektare. Untuk memelihara kawasan ini, kolaborasi harus kita perkuat, para kader dapat berperan menjaga hutan mangrove dari ancaman kerusakan, melalui gagasan dan program-program," lanjut Herman.
Kepada 60 peserta Training Raya, Bupati berpesan dapat menyerap ilmu sebaik mungkin demi terciptanya generasi yang memiliki jiwa kepemimpinan, peka terhadap isu sosial dan peduli dengan keseimbangan alam.