Pencarian

Pemkab Inhil Paparkan Strategi Peningkatan PAD dalam Perubahan APBD 2026

Selasa, 29 September 2026 • 15:38:16 WIB
Pemkab Inhil Paparkan Strategi Peningkatan PAD dalam Perubahan APBD 2026
Sekda Inhil paparkan strategi peningkatan PAD di Paripurna DPRD.

Ringkasan AI

  • Sekda Inhil Tantawi Jauhari menyampaikan tanggapan atas pandangan umum fraksi dalam Rapat Paripurna ke-21 DPRD Inhil.

  • Peningkatan PAD difokuskan pada intensifikasi, ekstensifikasi, pemungutan digital, serta pengawasan dan pemutakhiran data.

  • Pemkab Inhil akan bekerja sama dengan BPN dan PT POS Indonesia, mengembangkan Split Payment dengan Bank Riau Kepri Syariah, serta aplikasi E-PAD dan E-PBB.

  • Belanja daerah diarahkan pada layanan dasar, infrastruktur, pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan, dan UMKM.

  • Pemda berkomitmen menggunakan anggaran secara optimal untuk kebutuhan masyarakat.

*Ringkasan ini dibuat dengan bantuan AI

Wakili Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Sekretaris Daerah, Tantawi Jauhari, sampaikan tanggapan dan/atau jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Tanggapan disampaikan dalam Rapat Paripurna ke 21 DPRD Inhil, yang digelar pada Senin (28/9) malam, dengan pimpinan rapat Wakil DPRD Inhil, Asmadi, didampingi Ketua DPRD Inhil, Iwan Taruna.

Menanggapi pandangan fraksi-fraksi yang disampaikan pada paripurna sebelumnya, Pemkab Inhil melalui Sekda menegaskan upaya peningkatan PAD akan difokuskan pada intensifikasi dan ekstensifikasi, pemungutan berbasis digital, didukung pengawasan serta pemutakhiran data.

“Kita juga akan meningkatkan kerjasama dengan BPN dan PT. POS Indonesia, pengembangan sistem Split Payment bersama Bank Riau Kepri Syariah, serta pengembangan aplikasi E-PAD dan E-PBB, tentunya semua ini memerlukan pengawasan dan koordinasi yang baik demi mendukung penguatan fiskal daerah,” ungkap Sekda Inhil.

Sementara dalam hal belanja, Pemkab Inhil mengedepankan program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi dengan memperhitungkan waktu pelaksanaan.

“Terutama dalam pemenuhan layanan dasar dan pembangunan infrastruktur, selain itu, sektor pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan dan UMKM, juga menjadi perhatian Pemda melalui peningkatan produktivitas, sarana prasaranan, akses pasar dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tambah Tantawi Jauhari.

Sepakat dengan pihak legislatif, Pemda berkomitmen bahwa bahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 tidak hanya fokus pada penyesuaian angka, tetapi menjamin anggaran yang tersedia digunakan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks