INHU - Gema ayat-ayat suci Al-Qur'an kembali berkumandang dengan khidmat di Bumi Melayu Indragiri Hulu.
Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat kecamatan se-Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Tahun 1448 H / 2026 M resmi dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Pemkab Inhu) sebagai bentuk nyata syiar Islam.
Penyelenggaraan MTQ tahun ini dikemas dengan konsep yang lebih efisien dan berbeda dari sebelumnya. Pembukaan dilakukan secara maraton dan serentak di 3 hingga 4 kecamatan setiap malamnya, mulai Kamis 01 Oktober hingga Minggu 04 Oktober 2026.
Pemilihan konsep maraton ini memiliki alasan tersendiri. Di tengah upaya menjaga kesehatan keuangan daerah, Pemkab Inhu melakukan terobosan efisiensi anggaran tanpa mengurangi sedikitpun kekhidmatan dan esensi utama MTQ itu sendiri.

Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si menyatakan bahwa pola tersebut terbukti mampu menekan biaya operasional perjalanan dan persiapan teknis secara signifikan.
"Fokus utama Pemkab Inhu adalah memberikan ruang dan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah untuk mengasah bakat serta mengukir prestasi," ujar Bupati Ade Agus Hartanto di salah satu panggung MTQ.
Semangat pembinaan itu kini mulai menunjukkan hasil yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Inhu.
Dalam setiap sambutannya, Bupati dengan bangga memaparkan capaian gemilang Kafilah Inhu pada MTQ Ke-44 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026.

Jika pada tahun 2025 lalu Inhu harus puas berada di peringkat juru kunci ke-12, tahun 2026 ini Kafilah Inhu melesat jauh ke peringkat ke-4 dengan perolehan 303 poin. Sebuah lompatan prestasi yang luar biasa.
Momentum MTQ kecamatan ini juga dimanfaatkan Pemkab Inhu sebagai panggung informasi pembangunan untuk lebih dekat dengan masyarakat.
Di atas mimbar MTQ, Bupati Ade memaparkan program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan umat, salah satunya melanjutkan tahapan dan penyesuaian pembangunan Islamic Center Kabupaten Inhu.
Islamic Center ini nantinya diproyeksikan menjadi pusat kegiatan keislaman, pendidikan, dan pembinaan generasi muda yang modern dan representatif.

Program populis lainnya yang terus dilanjutkan adalah Program Umrah Gratis Tahun 2026 bagi masyarakat yang memenuhi ketentuan, sebagai wujud penghargaan serta stimulasi penguatan nilai keagamaan.
Di bidang pendidikan, Pemkab Inhu juga kembali menggulirkan Program Seragam Sekolah Gratis bagi siswa tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Inhu Tahun 2026 untuk meringankan beban orang tua dan mendorong semangat belajar.
Sementara di sektor kesehatan, Pemkab Inhu berkomitmen meningkatkan kualitas RSUD Indrasari Rengat dengan pemenuhan fasilitas medis modern seperti CT Scan, pelayanan jantung, dan fasilitas NICU agar masyarakat tak perlu dirujuk ke luar daerah.
Tak kalah penting, isu penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) juga menjadi perhatian utama yang disampaikan di setiap kecamatan melalui kolaborasi lintas sektor bersama TNI, Polri, BNPB dan pihak swasta, yang kini mendapat dukungan anggaran operasional sebesar Rp15 miliar dari Presiden Prabowo Subianto.
Melalui penyelenggaraan MTQ yang efisien dan sarat makna ini, Pemkab Inhu optimistis syiar Islam akan menjadi pijakan kuat dalam mencetak generasi Qur'ani yang unggul sekaligus mempererat tali silaturahmi demi mewujudkan Inhu yang religius, berbudaya dan sejahtera.