IHSG Diproyeksi Melemah ke 6.159, Analis Rekomendasikan COIN hingga BBRI

IHSG diperkirakan melanjutkan pelemahan dengan target terdekat di level 6.159.
Penulis: Fajar
Senin, 28 September 2026 | 07:01:02 WIB

INDRAGIRIONE.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan pelemahan pada perdagangan Senin (28/9) setelah terkoreksi 0,9 persen ke level 6.241 pada penutupan pekan lalu. Dua analis sekuritas kompak melihat tekanan jual masih membayangi indeks, dengan target terdekat di 6.159. Investor disebut perlu mencermati rentang support dan resistance hari ini sebelum mengambil posisi.

Koreksi akhir pekan lalu membuat IHSG turun 56,7 poin atau minus 0,9 persen dari perdagangan sebelumnya. Secara mingguan, indeks juga terkoreksi 3,09 persen meski masih tertahan di atas MA-20. Nilai transaksi tercatat Rp9,43 triliun dengan volume sekitar 33,23 miliar saham dan frekuensi 1,63 juta kali.

Dari sisi breadth pasar, 558 saham terkoreksi, 118 menguat, dan 117 stagnan pada penutupan Jumat (25/9). Komposisi itu menunjukkan tekanan jual yang merata, bukan hanya terpusat di saham berkapitalisasi besar.

Tekanan Jual Masih Bayangi IHSG

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat IHSG masih dibayangi tekanan jual setelah koreksi berlanjut ke level 6.241. Menurutnya, posisi indeks saat ini berada pada bagian wave a dari wave (x), sehingga masih berpotensi menguji area 6.157-6.209.

"Posisi IHSG diperkirakan berada pada bagian wave a dari wave (x), sehingga masih berpotensi menguji area 6.157-6.209," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.174 dan 6.108, dengan resistance di 6.380 dan 6.535. Ia merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati, yakni COIN, INDF, HMSP, dan ENRG.

Sinyal Bearish Marubozu Perkuat Proyeksi Pelemahan

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai indeks saham mengindikasikan potensi melanjutkan pelemahan pada awal pekan ini. Sinyal itu muncul setelah IHSG ditutup di bawah level 6.290 dan membentuk candle bearish marubozu pada time frame mingguan.

"Target terdekat IHSG berada di 6.159, sementara jika tekanan jual meningkat, indeks berpotensi menguji klaster support 6.015-6.029," ujar Ivan.

Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 6.159, 6.015, dan 5.850, dengan resistance 6.423, 6.552, dan 6.712. Ia merekomendasikan saham ADRO, BBRI, BUMI, dan DEWA.

Rentang Support dan Resistance Hari Ini

Kedua analis sepakat bahwa area 6.108-6.174 menjadi zona krusial yang perlu dipertahankan IHSG. Jika level itu jebol, klaster support berikutnya berada di 6.015-6.029.

  • MNC Sekuritas: support 6.174 dan 6.108; resistance 6.380 dan 6.535; rekomendasi COIN, INDF, HMSP, ENRG
  • Binaartha Sekuritas: support 6.159, 6.015, dan 5.850; resistance 6.423, 6.552, dan 6.712; rekomendasi ADRO, BBRI, BUMI, DEWA

Bagi investor jangka pendek, pelemahan awal pekan bisa menjadi momentum mencermati saham yang sudah terkoreksi tajam. Namun, konfirmasi arah indeks baru akan terlihat jika IHSG mampu bertahan di atas level 6.290.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Reporter: Fajar