Polbeng Raih 3 Gelar, Johny Custer: KKI Berdampak Nyata Bagi Bengkalis

Polbeng meraih Best Design Fuel Engine Remote Control (FERC) lewat Tim Laksamana 10. (foto: istimewa)
Penulis: Indragirione
Jumat, 18 September 2026 | 13:55:00 WIB

INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS – Kontes Kapal Indonesia (KKI) yang digelar dari 14 sampai 17 September 2026 berakhir. Acara penutupan digelar di Lapangan Tugu Bengkalis, Kamis (17/9/2026) malam.

Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) meraih dua sukses sekaligus, sukses sebagai tuan rumah dan prestasi dengan meraih juara di tiga subkategori. Yakni, juara 3 Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK) lewat Tim Laksamana 3, Best Design Electric Remote Control (ERC) lewat Tim Laksamana 1, dan Best Design Fuel Engine Remote Control (FERC) lewat Tim Laksamana 10. Prestasi serupa pernah diraih Polbeng beberapa tahun lalu.

Untuk subkategori Inovasi, baik Tim Laksamana 1 dan 10 lebih fokus pada perancangan kapal penjaga pantai (coast guard) berkecepatan tinggi sebagai pemburu kapal smokel (penyelundup) masuk ke wilayah Indonesia, khususnya di perairan Bengkalis.

"Banyak kapal yang secara ilegal menyelundupkan barang-barang terlarang, jadi kami ingin menciptakan kapal yang bisa menjaga daerah Bengkalis dari ancaman itu," kata Muhamad Wahyu Ramadhan dari Tim Laksamana 10.

Sementara itu, Ketua Tim Laksamana 1, Muhammad Alfayed, menjelaskan tentang rancangan design ERC sebagai kapal hemat energi dan ramah lingkungan. Keunggulannya terletak pada detail pengecatan dan bentuknya yang presisi.

"Pengecatan ada prosesnya, tidak bisa dilakukan sekali jadi. Kalau ada lecet, harus diperbaiki lagi," jelas Alfayed.

Untuk menghadapi KKI ke-13, kedua tim sudah melakukan riset tiga bulan sebelum perlombaan, dengan melakukan riset referensi terhadap desain-desain kapal sejenis sebagai acuan pengembangan inovasi mereka.

Sementara Tim Laksamana 3 yang menyabet juara 3 IDK melakukan inovasi desain dan konstruksi kapal dengan material axbow sebagai pemotong aliran ombak, interceptor sebagai penyeimbang, dan HDPE yang berfungsi mengurangi hambatan saat kapal beroperasi dalam kecepatan maksimal, sehingga membuat kapal jauh lebih cepat.

"Semakin besar hambatan, menghalangi kecepatan kapal, sekaligus boros bahan bakar," ungkap M Kenzie Bravo anggota Tim Laksamana 3.

Dipilihnya material HDPE, ungkap Kenzie, karena bobotnya ringan. Sehingga kapal bisa melaju lebih cepat. Berbeda dari dua kategori sebelumnya, Kenzie dkk telah mempersiapkan diri sejak Mei lalu.

Di lain sisi, capaian Polbeng di subkategori IDK menjadi istimewa, karena pertama kali mengikuti subkategori ini. Sebelumnya, IDK sempat absen selama tiga tahun penyelenggaraan KKI. Dan tahun ini kembali dipertandingkan.

Direktur Polbeng, Johny Custer, menyambut baik prestasi ini. Ia mengungkapkan bahwa prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus belajar dan berinovasi dalam menghasilkan karya yang lebih baik serta memberikan dampak nyata.

"Kemenangan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus belajar dan berinovasi, menghasilkan karya-karya yang lebih baik lagi dan dapat memberikan dampak nyata," ujar Johny.

Ia berharap seluruh kolaborasi yang terjalin antarpeserta selama berada di Bengkalis dapat menjadi awal dari kemajuan dunia kemaritiman Indonesia.

"Selain sukses menyabet tiga gelar, Polbeng juga sukses sebagai tuan rumah," kata Johny Custer di sela-sela penutupan.

Kesuksesan Polbeng sebagai tuan rumah, diapresiasi Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Beny Bandanadjaja.

Ia menilai sambutan yang hangat, serta kesiapan fasilitas dari Polbeng membuat seluruh acara berlangsung dengan sangat baik.

"Saya mengapresiasi dan berterima kasih atas komitmen yang luar biasa dari Polbeng, mulai dari kehangatan dalam menyambut seluruh peserta hingga kesiapan fasilitas penyelenggaraan, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan sangat baik," ujar Beny.

Dari sisi ekonomi, penyelenggaraan KKI ke-13 memberikan dampak yang signifikan kepada pengusaha perhotelan, kuliner dan pelaku UMKM lainnya di Kota Bengkalis. Selama tiga hari pelaksanaan, setiap hari venue pertandingan dipadati ribuan pengunjung, apalagi pada malam penutupan digelar Car Free Night di seputaran Lapangan Tugu.

Kehadiran seribuan mahasiswa dari 52 kampus dari berbagai wilayah Indonesia, memperkuat branding Kota Bengkalis di media sosial, sekaligus jadi ajang promosikan potensi daerah.

"Suksesnya penyelenggaraan dan prestasi yang diraih, Polbeng semakin membuktikan diri sebagai perguruan tinggi vokasi yang tidak hanya mampu menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di kancah nasional, sekaligus memberikan dampak nyata bagi kemajuan dunia kemaritiman dan masyarakat Bengkalis," pungkas Johny Custer. (Rudi)

Reporter: Indragirione