BI Banten Gelar KKB x BIF 2026, Bidik Investasi dan UMKM Naik Kelas

Suasana pembukaan Karya Kreatif Banten (KKB) x Banten Investment Forum (BIF) 2026 di Tangerang Selatan, 9 Oktober 2026.
Penulis: Ragil
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:01:31 WIB

INDRAGIRIONE.COM — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten menyelenggarakan Karya Kreatif Banten (KKB) x Banten Investment Forum (BIF) 2026 pada 9-11 Oktober 2026 di Tangerang Selatan. Kegiatan itu menyasar penguatan ekosistem UMKM sekaligus percepatan masuknya investasi berkualitas ke wilayah penyangga megapolitan tersebut. Pertumbuhan ekonomi Banten yang mencapai 5,49 persen pada triwulan II 2026 menjadi modal utama mendorong kedua agenda itu berjalan beriringan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Sofwan Kurnia menyatakan penyelenggaraan forum itu bertujuan mengoptimalkan potensi Banten sebagai wilayah penyangga megapolitan. Menurut dia, penguatan kapasitas, digitalisasi, serta perluasan akses pembiayaan dan pasar menjadi kunci agar UMKM lokal mampu naik kelas dan terintegrasi dengan rantai pasok industri.

"Penguatan kapasitas, digitalisasi, serta perluasan akses pembiayaan dan pasar menjadi kunci utama agar UMKM lokal mampu naik kelas dan terintegrasi dengan rantai pasok industri," kata Sofwan melalui keterangannya di Serang, Jumat.

Pertumbuhan Ekonomi Banten 5,49 Persen Jadi Modal

Sofwan menilai penguatan sektor UMKM dan percepatan masuknya modal harus berjalan beriringan. Tren positif pertumbuhan ekonomi Banten yang mencapai 5,49 persen pada triwulan II 2026, melampaui laju pertumbuhan nasional, disebutnya sebagai fondasi yang menopang kedua agenda tersebut.

Bank Indonesia Banten juga terus memfasilitasi penyiapan proyek investasi potensial daerah agar dapat dipertemukan secara langsung dengan calon investor domestik maupun internasional. Fasilitasi itu mencakup penyiapan dokumen proyek hingga penjajakan minat investor.

Forum Diarahkan Urai Hambatan Investasi di Lapangan

Menurut Sofwan, forum itu tidak hanya berfungsi sebagai wadah promosi produk dan potensi daerah. Kegiatan tersebut juga difokuskan untuk mengurai berbagai hambatan investasi di lapangan, termasuk kendala perizinan dan tata ruang yang selama ini menjadi keluhan pelaku usaha.

"Forum ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah promosi produk dan potensi daerah, melainkan juga difokuskan untuk mengurai berbagai hambatan investasi di lapangan, termasuk kendala perizinan dan tata ruang," ujarnya.

Rangkaian Acara: Pameran UMKM hingga Penandatanganan Komitmen Investasi

Rangkaian KKB x BIF 2026 diisi dengan sejumlah kegiatan yang menyasar pelaku UMKM dan calon investor sekaligus. Berikut rinciannya:

  • Pameran produk unggulan UMKM Banten
  • Kegiatan business matching antara pelaku usaha dan calon investor
  • Peragaan busana
  • Penandatanganan kesepakatan komitmen investasi dari sejumlah perusahaan

Penandatanganan komitmen investasi menjadi penanda konkret bahwa forum ini tidak berhenti pada seremoni. Sejumlah perusahaan menyatakan kesepakatan untuk menanamkan modal di Banten, meski nilai dan rincian komitmennya belum diungkap dalam keterangan tersebut.

Harapan Ekosistem Ekonomi Banten yang Inklusif

Sofwan berharap kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan dapat membangun ekosistem ekonomi Banten yang produktif, inklusif, serta berdaya saing tinggi. Kolaborasi itu dinilai penting agar manfaat pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati segelintir pelaku usaha besar.

Bagi pelaku UMKM Banten, forum ini menjadi peluang memperluas akses pasar dan pembiayaan yang selama ini menjadi kendala utama. Sementara bagi calon investor, penyiapan proyek dan pembenahan hambatan perizinan menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah dan bank sentral berupaya mempercepat realisasi investasi di wilayah tersebut.

Reporter: Ragil