Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Sektor di Pelabuhan Belawan

Suasana Focus Group Discussion "Percepatan Operasional Nonpetikemas Pelabuhan Belawan" di Grha Pelindo Medan, Selasa (13/10/2026).
Penulis: Fajar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:03:02 WIB

INDRAGIRIONE.COM — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat pelayanan dan efisiensi operasional nonpetikemas di Pelabuhan Belawan. Langkah ini diambil agar arus barang lebih lancar melalui sinergi regulator, operator terminal, asosiasi, dan pelaku usaha. Forum diskusi digelar di Grha Pelindo Medan, Selasa (13/10/2026).

Komitmen itu disampaikan dalam Focus Group Discussion bertajuk "Percepatan Operasional Nonpetikemas Pelabuhan Belawan". Acara berlangsung di Grha Pelindo Medan, Selasa (13/10/2026), digelar PT Pelindo Multi Terminal.

Pelabuhan sebagai Ekosistem Bersama

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menilai peningkatan kualitas pelayanan pelabuhan butuh komunikasi terbuka dan koordinasi berkesinambungan. Pelabuhan, katanya, adalah ekosistem yang melibatkan banyak pihak dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

"Pelabuhan merupakan ekosistem yang melibatkan banyak pihak dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Karena itu, peningkatan pelayanan tidak dapat dilakukan secara terpisah. Dibutuhkan komunikasi yang terbuka agar setiap kendala dapat dipahami bersama dan dicarikan langkah penyelesaian sesuai dengan peran masing-masing," ujar Yusrizal.

FGD membahas berbagai upaya percepatan layanan jasa kepelabuhanan, khususnya kegiatan operasional nonpetikemas. Sejumlah aspek jadi perhatian, mulai dari operasional terminal, ketentuan kepabeanan, hingga koordinasi antarpihak dalam pergerakan barang.

Siapa Saja yang Terlibat

Forum itu dihadiri Kepala Kantor Bea Cukai Belawan Agus Sujendro dan Direktur Operasi dan Teknik Pelindo Multi Terminal Wahyu Pradityo. Turut hadir perwakilan KSOP Utama Belawan, INSA, ALFI/ILFA, ISAA, serta Asosiasi Tangki Timbun dan Pemompaan Belawan.

Pembahasan di forum ini diharapkan membantu mengidentifikasi hambatan sekaligus merumuskan langkah perbaikan. Tujuannya, menciptakan pelayanan yang lebih efektif dan efisien bagi pengguna jasa.

Masukan Pemangku Kepentingan Jadi Acuan

Bagi Pelindo Regional 1 Belawan, masukan para pemangku kepentingan jadi bagian penting untuk memahami tantangan pelayanan di lapangan. Koordinasi yang semakin baik diharapkan mendukung kelancaran aktivitas operasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan.

"Yang terpenting adalah bagaimana komunikasi yang terbangun melalui forum seperti ini dapat terus berlanjut. Dengan koordinasi yang baik, kita berharap proses pelayanan di Pelabuhan Belawan semakin efektif dan mampu menjawab kebutuhan pengguna jasa," tambah Yusrizal.

Pelindo Regional 1 Belawan memandang sinergi antara regulator, operator, asosiasi, dan pengguna jasa sebagai faktor penting menjaga kelancaran aktivitas kepelabuhanan. Lewat koordinasi berkelanjutan, Pelabuhan Belawan diharapkan semakin mampu mendukung pergerakan logistik dan memperkuat perannya sebagai salah satu simpul logistik utama di Sumatera Utara.

Reporter: Fajar