Suroso Isnandar Resmi Pimpin PLN, Ini Rekam Jejak dan Prioritasnya

Suroso Isnandar resmi menjabat Direktur Utama PT PLN (Persero) melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.
Penulis: Sutomo
Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:01:31 WIB

INDRAGIRIONE.COM — Suroso Isnandar resmi menjabat Direktur Utama PT PLN (Persero) lewat keputusan Rapat Umum Pemegang Saham pada Rabu (14/10/2026) malam, menggantikan Darmawan Prasodjo. Penunjukan ini menutup hampir lima tahun masa kepemimpinan sebelumnya yang diwarnai tekanan publik terhadap kinerja perusahaan listrik pelat merah itu.

Suroso bukan orang baru di PLN. Sebelum menduduki kursi nomor satu, ia menjabat Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) sesuai Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-159/MBU/06/2025 tertanggal 18 Juni 2025. Jejak kariernya di perusahaan itu terbilang panjang, mulai dari pengelolaan sistem tenaga listrik, pembangkitan, penyaluran, hingga teknologi informasi.

Pada 2019–2021, ia memimpin PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi. Setelah itu, periode 2021–2022, Suroso dipercaya menakhodai PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali.

Kariernya berlanjut ke kantor pusat sebagai Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi pada Direktorat Utama PLN periode 2022–2023. Kombinasi pengalaman infrastruktur kelistrikan dan transformasi digital itu menjadi bekal utama sebelum ia ditunjuk sebagai Dirut.

Bekal Pendidikan dan Kompetensi Manajemen Risiko

Lelaki kelahiran Klaten, 12 Agustus 1971, ini menempuh sarjana di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada bidang Power System Engineering dan lulus tahun 1994. Ia kemudian meraih Master of Science di bidang Power System Engineering and Management dari University of Abertay pada 1999.

Pada 2025, Suroso menyelesaikan pendidikan doktor di bidang Teknik Elektro di ITB. Selain itu, ia memegang sertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP) yang berkaitan dengan kompetensi tata kelola dan manajemen risiko.

Respons Relawan Listrik untuk Negeri

Koordinator Nasional Relawan Listrik untuk Negeri (Re-LUN), H Teuku Yudhistira, menyambut positif penunjukan tersebut. Menurutnya, Suroso adalah sosok yang tepat untuk membawa perubahan bagi PLN.

"Pertama tentunya kami mengucapkan selamat ke Pak Suroso Isnandar yang telah diberi amanah sebagai Dirut PLN sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto," ungkap Yudhistira saat ditemui di Jakarta, Rabu (14/10/2026) malam.

Yudhistira menilai Suroso sebagai murni pegawai PLN yang memahami denyut nadi perusahaan. Latar belakang pendidikan dan jabatan yang pernah diembannya dinilai membuat Suroso paham betul soal energi kelistrikan yang menjadi core bisnis PLN.

"Yang pertama, Suroso adalah murni pegawai PLN yang pastinya sangat memahami denyut nadi perusahaan. Dengan latar belakang pendidikan dan jabatan yang pernah diembannya, pastinya beliau sangat memahami tentang energi kelistrikan yang menjadi core bisnis PLN," tegasnya.

Target 100 GWp dan Ketahanan Energi

Re-LUN berharap Suroso mampu menjalankan program Asta Cita Presiden untuk pelayanan kelistrikan di seluruh Nusantara. Salah satu target yang disorot adalah realisasi kelistrikan PLTS 100 GWp dan ketahanan energi.

"Selain itu, dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya, Suroso juga kami yakini mampu menjalankan program Asta Cita Presiden untuk memberikan pelayanan kelistrikan secara maksimal di seluruh Nusantara dan mampu mewujudkan cita-cita presiden Prabowo untuk memenuhi target realisasi kelistrikan PLTS 100 GWp dan ketahanan energi," tandasnya.

Yudhistira juga meminta seluruh insan PLN mendukung kinerja Suroso. Harapannya, citra PLN yang dinilai cukup lama tercoreng bisa segera dipulihkan melalui kerja nyata.

Penunjukan Suroso terjadi di tengah ekspektasi besar terhadap percepatan transisi energi dan perluasan akses listrik di daerah terpencil. Rekam jejaknya di sektor EBT dan sistem kelistrikan Jawa-Bali akan menjadi ujian awal kepemimpinannya.

Reporter: Sutomo