TPG Guru Agama di Mataram Belum Cair Sejak Agustus, Ini Penyebabnya

Guru agama di Mataram menunggu pencairan tunjangan profesi guru yang tertunda sejak Agustus.
Penulis: Saiful
Jumat, 02 Oktober 2026 | 08:21:00 WIB

INDRAGIRIONE.COM — Tunjangan profesi guru (TPG) bagi sejumlah guru agama di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, belum dicairkan sejak Agustus. Sekretaris Persatuan Guru Agama (PGA) Kota Mataram, Abdurrahman, membenarkan keterlambatan ini dan menyebut pencairan dijanjikan dilakukan pada Kamis (1/10). Penyebabnya adalah absensi guru jenjang SMA/SMK yang tidak sesuai format baru dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, H. Hamdun, menyatakan keterlambatan pencairan tunjangan profesi guru biasanya diakibatkan persoalan absensi. Pihaknya berharap persoalan itu segera diselesaikan agar TPG guru agama bisa dicairkan.

"Ada perkumpulan guru yang sudah diminta untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Itu saja sebenarnya. Kalau sudah selesai aman," ujar Hamdun.

Penyebab Keterlambatan: Absensi Tak Sesuai Format Baru

Abdurrahman menjelaskan, keterlambatan pencairan TPG berkaitan dengan absensi guru agama jenjang SMA/SMK yang tidak sesuai aturan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Akibatnya, absensi tersebut ditolak dan harus diubah mengikuti format baru.

"Format baru ini yang dikeluhkan oleh teman-teman guru tanpa sosialisasi terlebih dahulu, karena sebelumnya lancar-lancar saja dengan absen yang biasa dikumpulkan," tuturnya.

Menurutnya, proses pencairan tunjangan profesi ini sering mengalami keterlambatan. Ia berharap Kemenag Kota Mataram mengubah pola atau format pencairan agar keterlambatan serupa tidak terulang di bulan berikutnya.

Perbandingan dengan Kemendikdasmen

Abdurrahman mencontohkan pencairan tunjangan di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Kemendikdasmen) RI yang tidak mengharuskan absensi ditandatangani pengawas setiap bulan.

"Cukup ditandatangani oleh kepala sekolah masing-masing sesuai dengan format di Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama dari pusat, karena seperti itu juga dilakukan oleh Kemenag kabupaten/kota yang lain di NTB," pungkasnya.

Harapan Pencairan

Pencairan tambahan pendapatan bagi guru agama di Kota Mataram dijanjikan dilakukan pada Kamis (1/10). Abdurrahman menyebut prosesnya sedang berlangsung di Kemenag.

"Janjinya hari ini karena sedang diproses di Kemenag. Mudahan bisa cair sesuai janjinya," ujarnya.

Guru agama yang belum menerima TPG sejak Agustus disarankan berkoordinasi dengan kepala sekolah dan Kemenag Kota Mataram untuk memastikan absensi sudah sesuai format terbaru. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan mekanisme pencairan dapat diakses melalui Kantor Kementerian Agama Kota Mataram.

Reporter: Saiful