VKTR Dirikan Indo Pacific Critical Minerals, Kuasai 99% Saham

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk mendirikan entitas anak baru bernama PT Indo Pacific Critical Minerals.
Penulis: Saiful
Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:21:02 WIB

INDRAGIRIONE.COM — PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mendirikan entitas anak baru bernama PT Indo Pacific Critical Minerals (IPCM) pada 14 Oktober 2026. Langkah ini bagian dari strategi perseroan membangun ekosistem kendaraan listrik nasional yang terintegrasi, khususnya memperkuat rantai pasok mineral kritis sebagai bahan baku utama baterai kendaraan listrik.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis Kamis (15/10/2026), IPCM didirikan dengan modal dasar Rp 1 miliar yang terbagi atas 10 ribu saham dengan nilai nominal Rp 100 ribu per saham. Dari modal dasar tersebut, sebanyak 2.500 saham telah ditempatkan dan disetor dengan nilai seluruhnya Rp 250 juta.

Komposisi kepemilikan saham IPCM menempatkan VKTR sebagai pemegang saham mayoritas dengan 2.475 saham senilai Rp 247,50 juta atau setara 99 persen. Sisanya, sebanyak 25 saham senilai Rp 2,5 juta atau 1 persen, dipegang oleh PT Bakrie Metal Industries.

Struktur Kepemilikan Saham IPCM

  • PT VKTR Teknologi Mobilitas: 2.475 saham, nilai Rp 247,50 juta (99 persen)
  • PT Bakrie Metal Industries: 25 saham, nilai Rp 2,5 juta (1 persen)
  • Total modal ditempatkan dan disetor: 2.500 saham, nilai Rp 250 juta

Alasan Strategis di Balik Pendirian IPCM

Manajemen VKTR menyatakan pendirian IPCM merupakan bagian dari strategi perseroan dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional yang terintegrasi dan berkelanjutan. Fokus utamanya adalah penguatan rantai pasok mineral kritis sebagai bahan baku utama baterai kendaraan listrik.

Langkah ini menempatkan VKTR tidak hanya sebagai pemain di sisi perakitan kendaraan listrik, tetapi juga menyentuh hulu rantai pasok bahan baku. Mineral kritis seperti nikel, kobalt, dan litium menjadi komponen kunci dalam produksi baterai kendaraan listrik yang selama ini masih didominasi pemain global.

Keterlibatan PT Bakrie Metal Industries sebagai pemegang saham minoritas menunjukkan sinergi dalam grup Bakrie untuk mendukung pengembangan bisnis mineral kritis. Meski porsi kepemilikannya kecil, kehadiran Bakrie Metal Industries mengindikasikan dukungan rantai pasok manufaktur yang lebih luas.

Apa Artinya bagi Investor VKTR

Pendirian entitas anak dengan modal disetor Rp 250 juta terbilang kecil secara nominal. Namun secara strategis, langkah ini menjadi sinyal arah bisnis VKTR ke depan yang ingin menguasai rantai nilai kendaraan listrik dari hulu ke hilir.

Bagi investor, kepemilikan 99 persen di IPCM berarti VKTR memiliki kendali penuh atas arah kebijakan entitas anak tersebut. Konsolidasi laporan keuangan IPCM ke dalam VKTR juga akan berlaku, meski dampak ke kinerja keuangan perseroan diperkirakan belum signifikan dalam jangka pendek mengingat skala modal yang masih terbatas.

Yang perlu dicermati ke depan adalah apakah IPCM akan menjadi kendaraan VKTR untuk menjalin kerja sama dengan pemasok mineral kritis, termasuk kemungkinan akuisisi atau joint venture dengan perusahaan tambang. Sejauh ini manajemen belum mengungkapkan rencana operasional spesifik IPCM.

Reporter: Saiful