
Probolinggo,- Pagi itu suasana Cafe Dan 8 di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo tampak berbeda. Puluhan warga berkumpul dengan wajah penuh semangat, menyambut kedatangan bantuan bibit alpukat dan jagung dalam rangka program TMMD Ke-128 TA 2026 Kodim 0820/Probolinggo.
Di tangan para petani desa, bibit-bibit tersebut bukan sekadar tanaman. Lebih dari itu, bantuan itu menjadi simbol harapan baru untuk masa depan pertanian dan kesejahteraan keluarga mereka.
Melalui kegiatan tersebut, sebanyak 900 bibit alpukat dan 150 kilogram bibit jagung disalurkan kepada masyarakat Desa Brabe guna mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian warga.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Para petani tampak antusias menerima bantuan yang dinilai sangat membantu untuk menunjang usaha pertanian dan perkebunan mereka.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kabid Pertanian Kabupaten Probolinggo, Fajar Rahadian, STP., MM mewakili Kepala Dinas Pertanian, didampingi Sekretaris Kecamatan Maron Wawas Arif, Babinsa Desa Brabe Serma Rustam mewakili Danramil 0820/21 Maron, serta Kepala Desa Brabe Sunardi.
Bantuan bibit diterima langsung oleh Akbar (35), petani asal Desa Brabe, bersama Feri (30) selaku perwakilan kelompok perkebunan warga setempat.
Bagi Akbar, bantuan bibit alpukat ini membawa optimisme baru. Ia berharap tanaman yang nantinya tumbuh dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarganya.
“Kalau dirawat dengan baik, hasilnya nanti bisa membantu ekonomi keluarga. Kami bersyukur mendapat perhatian seperti ini,” ungkapnya. Sabtu (16/05/2026).
Kabid Pertanian Kabupaten Probolinggo, Fajar Rahadian, mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menyentuh sektor pemberdayaan masyarakat, khususnya pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga desa.
“Harapannya bibit ini bisa dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Babinsa Desa Brabe Serma Rustam menegaskan bahwa TMMD hadir sebagai bentuk nyata kebersamaan TNI dan rakyat dalam membangun desa.
Melalui langkah sederhana berupa pembagian bibit, harapan besar perlahan ditanam di tanah Desa Brabe. Di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan yang terus meningkat, masyarakat kini memiliki semangat baru untuk menata masa depan yang lebih baik dari hasil bumi mereka sendiri. (*)