
Probolinggo,- Suara palu dan gesekan besi terdengar bersahutan di Dusun Leduk RT 17 RW 07 Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Selasa (12/5/2026). Di bawah terik matahari, personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo bersama warga tampak sibuk merakit dan memasang kerangka atap Musholla Baiturrahim.
Bangunan yang selama ini dinantikan masyarakat itu kini mulai menunjukkan bentuknya. Setelah proses pembangunan berjalan bertahap, pengerjaan musholla akhirnya memasuki tahap pemasangan kerangka atap, salah satu bagian penting sebelum bangunan benar-benar dapat digunakan warga.
Bagi masyarakat Dusun Leduk, musholla ini bukan sekadar tempat ibadah. Kehadirannya menjadi harapan baru untuk memperkuat kegiatan keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
Sejak pagi, suasana gotong royong terlihat begitu kental. Warga bergantian membantu mengangkat material, menyiapkan peralatan, hingga mendampingi personel Satgas TMMD dalam proses pemasangan rangka atap. Kebersamaan itu menjadi pemandangan yang memperlihatkan eratnya hubungan TNI dan masyarakat dalam membangun desa.
Kopda Kriswanto Aji Anggoro, personel Satgas TMMD yang bertugas di lokasi, mengatakan pemasangan kerangka atap menjadi tahapan penting agar pembangunan dapat segera dilanjutkan ke proses berikutnya.
“Pemasangan kerangka atap Musholla Baiturrahim sedang berlangsung. Kami upayakan selesai tepat waktu agar warga segera dapat menggunakannya,” ujarnya.
Antusiasme warga pun terlihat jelas. Selama ini masyarakat Dusun Leduk belum memiliki musholla yang memadai untuk melaksanakan ibadah maupun kegiatan keagamaan bersama.Karena itu, pembangunan Musholla Baiturrahim disambut penuh harapan.
Program TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial dan spiritual masyarakat desa. Pembangunan musholla menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kehidupan warga.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, warga berharap Musholla Baiturrahim segera rampung dan menjadi pusat kegiatan ibadah serta kebersamaan masyarakat Dusun Leduk. (*)