IPR - Y KOM Inhil Selenggarakan Diskusi Politik Bahas Pilkada

Sabtu, 23 November 2024

IPR - Y KOM Inhil Selenggarakan Diskusi Politik Bahas Pilkada

Ikatan Pelajar Riau-Yogyakarta Komisariat Indragiri Hilir (IPR-Y KOM INHIL) sukses menyelenggarakan diskusi politik yang mengangkat tema "Peran Mahasiswa Dalam Mengawal Visi Dan Misi Pemimpin Daerah Menuju Pembangunan Berkelanjutan". Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 22 November 2024 di Asrama Putri Sri Gemilang Indragiri Hilir. Diskusi ini diisi oleh dua pemateri yaitu Raja Husnul Arif dan Kaharudin Anas yang dipandu oleh moderator Abdul Kamal.

Diskusi Politik Ini bertujuan Untuk Mendorong partisipasi mahasiswa Indragiri Hilir yang berkuliah di Yogyakarta dalam menganalisis isu-isu daerah dan mengawal Pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Harapannya mahasiswa Inhil setelah diskusi ini dapat menganalis dan lebih peka terhadap isu-isu yang ada di daerah Indragiri Hilir (Inhil) walaupun mahasiswa tersebut tidak langsung berada di daerah Inhil.

Sementara itu, Raja Husnul Arif turut memberikan materi tentang memilih pemimpin yang tidak hanya berjanji tetapi memiliki rencana konkret yang dapat diawasi bersama.

"Sebagai Mahasiswa harus bisa lebih memperhatikan daerah dan bisa memberikan masukan- masukan yang dapat membuat daerah Inhil makin berkembang," Ujar Raja Husnul Arif.

Peran paling penting mahasiswa dalam mengawal visi & misi pilkada dan masing paslon terkait Inhil lima tahun kedepan yaitu "Seorang mahasiswa harus dapat mengkaji visi dan misi dari tiap paslon, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini, dan juga kontroling visi misi tersebut sesuai dengan realita atau fiksi belaka

Pada malam itu juga, peserta diskusi juga diberikan materi tentang memilih pemimpin yang baik oleh abang Kaharudin Anas mahasiswa fakultas hukum UWM Yogyakarta

la menjelaskan tentang bagaimana memilih pemimpin agar dapat memajukan Inhil untuk lima tahun kedepan, la juga menjelaskan apa peran masyarakat khususnya remaja dan mahasiswa dalam pemilu, menilai program program serta janji paslon secara rasional, dan memahami pentingnya dampak pemimpin dalam pembangunan daerah dan menjaga objektivitas dalam pemilu..

Raja Rahim mengungkapkan bahwa bonus demografi tentunya harus dimanfaatkan oleh pemimpin yang akan datang, yang mana bonus demografi tersebut akan bermanfaat untuk rakyat dikemudian hari, alih-alih membahas tentang demografi sementara kualitas Pendidikan masih kurang, jalan masih rusak, dan akses Kesehatan masih dipertanyakan.

Al Fatah Hidayat pun menambahkan bahwa bonus demografi adalah komoditas yang dapat dikembangkan, dengan menyediakan banyak lapangan pekerjaan bagi sdm yang sudah teruji untuk dapat berguna di indragiri hilir. Saat ini banyak sdm yang tidak mendapatkan

tempat selayaknya sehingga banyak dari mereka yang memilih untuk keluar dari indragiri hilir. Sembari penyediaan lapangan pekerjaan itu terjadi, pemerintah harus dapat membenahi sistem pendidikan yang masih berpusat, harus ada pemerataan infrastruktur, juga pembenahan pelayanan kesehatan, dan lain lain.

Apakah narasi yang akan diberikan, kepada pemimpin inhil kedepan terhadap bonus yang telah disampaikan tadi, dan seberapa jauh narasi tersebut bisa meyakinkan masyarakat bahwa inilah gagasan yang sebenarnya ditunggu oleh masyarakat, dan seberapa jauh gagasan tersebut membawa Inhil menjadi level yang paling tinggi

Dalam kegiatan diskusi ini di mulai dari pukul 19.30 sampai pukul 22.00 berisi tentang peran mahasiswa dalam membentuk masyarakat agar lebih objektif dalam memilih pemimpin yang dapat membangun Inhil lima tahun kedepan secara objektif. Acara diskusi malam ini ditutup dengan doa bersama dan foto bersama dengan para pemateri dan peserta diskusi.