Jalan Rabat Beton TMMD Rampung, Aktivitas Warga Ledok Tempuro Kini Lebih Terhubung

Kamis, 13 Agustus 2026

TMMD ke-129  – Jalan rabat beton sepanjang 840 meter yang dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, kini telah rampung.

Infrastruktur tersebut menjadi salah satu hasil pembangunan yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Pembangunan jalan tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 yang berlangsung selama 30 hari, sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Selain jalan rabat beton dengan lebar 3,5 meter, program tersebut juga mencakup perbaikan drainase sepanjang 310 meter serta pembangunan gorong-gorong sepanjang 5 meter.

Dandim 0821/Lumajang sekaligus Dansatgas 
TMMD ke-129, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., mengatakan bahwa sasaran pembangunan TMMD ditentukan berdasarkan kebutuhan masyarakat serta kondisi di lapangan yang dinilai memiliki manfaat langsung bagi warga.

“Keberhasilan TMMD tidak hanya dilihat dari jumlah sasaran fisik yang dibangun atau diperbaiki. Yang lebih penting adalah sejauh mana hasil pembangunan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperlancar mobilitas, mendukung aktivitas perekonomian, serta meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya saat penutupan TMMD di Lapangan Desa Ledok Tempuro, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, penyelesaian pembangunan jalan rabat beton tersebut merupakan hasil sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat. Semangat gotong royong yang terbangun selama pelaksanaan TMMD menjadi bagian penting dalam menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan.

“TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan sekaligus menjaga hasil pembangunan ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” kata Dandim.
Selain sasaran fisik, pelaksanaan TMMD ke-129 juga menghadirkan 11 kegiatan nonfisik yang menyasar berbagai kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut meliputi pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan, pelayanan keluarga berencana, penyuluhan UMKM dan kewirausahaan, kesiapsiagaan bencana, hingga edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bagi warga Desa Ledok Tempuro, rampungnya jalan rabat beton menjadi tambahan akses yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari. Jalan yang lebih baik diharapkan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil usaha serta memperkuat keterhubungan antarkawasan di lingkungan desa.

Dandim menegaskan, berakhirnya program TMMD bukan berarti berakhir pula semangat kebersamaan yang telah terbangun. Menurutnya, keberlanjutan manfaat pembangunan sangat bergantung pada kepedulian masyarakat dalam merawat dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun.

“TMMD boleh selesai, tetapi semangat gotong royong harus terus berjalan. Mari bersama-sama menjaga hasil pembangunan ini karena manfaatnya akan kembali kepada masyarakat sendiri,” pungkasnya.

Rampungnya sasaran fisik TMMD ke-129 di Desa Ledok Tempuro menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan langsung warga. Infrastruktur yang telah terbangun diharapkan menjadi fondasi bagi peningkatan mobilitas, aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Ledok Tempuro. (Pendim 0821).