
Kades Sekayan Hadiri Workshop Pengelolaan Keuangan Desa
Indragiri Hilir,- Pengelolaan keuangan desa menjadi sorotan utama dalam Workshop Pengelolaan Keuangan Desa se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2024. Acara yang digelar pada Sabtu (21/9) ini diikuti oleh hampir 800 peserta, termasuk para kepala desa, perangkat desa, dan tokoh masyarakat.
Kegiatan dihadiri Kades Sekayan Jumadi beserta perangkat di desa nya.
Dalam sambutannya, Penjabat (Pj) Bupati Inhil, Erisman Yahya, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Inhil, Tantawi Jauhari, menekankan pentingnya pengelolaan dana desa yang transparan dan akuntabel.
“Dana desa adalah amanah yang harus kita kelola dengan baik. Setiap rupiah yang kita kelola harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Tantawi.
Workshop ini digelar dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas para kepala desa dalam mengelola anggaran desa. Narasumber dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memberikan pemahaman mendalam tentang regulasi pengelolaan keuangan desa serta tips dan trik menghindari praktik korupsi.
“Dengan pengelolaan keuangan desa yang baik, kita bisa mencegah terjadinya penyelewengan dana desa yang dapat merugikan masyarakat,” ujar salah satu peserta, seorang kepala desa dari Kecamatan Tembilahan Hulu.
Generasi Muda Ikut Awasi
Selain para kepala desa, workshop ini juga diikuti oleh sejumlah pemuda perwakilan dari berbagai desa. Mereka berharap dengan adanya kegiatan ini, generasi muda dapat ikut mengawasi pengelolaan dana desa di desanya masing-masing.
“Kami ingin memastikan dana desa digunakan untuk program-program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi generasi muda,” ujar seorang peserta muda.
Fokus pada Pembangunan Desa
Dalam workshop ini, peserta juga diajak untuk berdiskusi mengenai program-program prioritas yang dapat dilaksanakan dengan menggunakan dana desa. Beberapa program yang menjadi fokus diskusi antara lain pembangunan infrastruktur desa, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan ekonomi desa.
Dengan semakin meningkatnya jumlah dana desa yang dialokasikan setiap tahunnya, diharapkan pengelolaan keuangan desa yang baik dapat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkeadilan.