
Kakanwil Ditjenpas Riau, Rudi Fernando Sianturi, menebar bibit ikan di kolam binaan Lapas Bengkalis. (foto: Humas Lapas Bengkalis)
INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudi Fernando Sianturi, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis, Sabtu (4/7/2026). Kedatangan Rudi disambut oleh Kepala Lapas Bengkalis Priyo Tri Laksono, pejabat utama dan seluruh pegawai Lapas.
Kunjungan kerja Kakanwil Ditjenpas Riau kali ini dalam rangka memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, serta memastikan penyelenggaraan pembinaan berjalan sesuai dengan prinsip profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas.
Pada kesempatan itu, Rudi meninjau sejumlah sarana dan prasarana pembinaan yang menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan, seperti pelatihan barbershop (gunting rambut), kemudian wartel khusus Lapas (fasilitas hak komunikasi warga binaan dengan keluarga), serta area peternakan yang dikelola oleh warga binaan.
Di area peternakan ini, Rudi melihat langsung proses pengelolaan peternakan yang telah berjalan dengan baik dan menjadi salah satu bentuk implementasi pembinaan berbasis produktivitas yang dilakukan Lapas Bengkalis.
Warga binaan yang mengikuti program tersebut tidak hanya mendapat ilmu agar bisa mendiri setelah bebas, tetapi juga ditanamkan nilai kedisiplinan, tanggungjawab, serta etos kerja.
Sementara untuk pegawai lapas, Rudi juga memberi pengarahan dan penguatan dalam meningkatkan pelayanan pembinaan kepada warga binaan. Rudi menegaskan, integritas merupakan pondasi utama dalam penyelenggaraan pemasyarakatan. Setiap petugas dituntut untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, profesionalisme, serta konsisten dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Menurut Kakanwil Ditjenpas Riau, kepatuhan terhadap SOP bukan hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan bentuk komitmen dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Rudi juga meresmikan berdirinya Kantin INKOPASINDO Lapas. Ia berharap, kantin tersebut dikelola secara profesional dan transparan. “Peresmian ini menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun tata kelola yang semakin baik serta mendorong pengembangan unit-unit usaha produktif di lingkungan Lapas,” ujarnya.
Tak sampai disitu, Rudi juga melihat langsung kondisi dapur, proses pengolahan makanan, hingga kesiapan sarana pendukung yang digunakan dalam penyediaan konsumsi bagi warga binaan, yang saat ini sudah sesuai dengan standar kebersihan dan keamanan pangan.
Selanjutnya, rombongan meninjau blok-blok hunian warga binaan. Kunjungan diakhiri di blok wanita yang memiliki fasilitas Bakery sebagai salah satu wadah pembinaan keterampilan pembuatan roti. Saat itu Rudi mengamati proses produksi yang dilakukan oleh warga binaan serta berbagai hasil karya yang telah dihasilkan.
Usai meninjau dan memberikan pengarahan, Rudi menyerahkan surat wasilah kepada Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkalis Priyo Tri Laksono. Surat tersebut merupakan dukungan, apresiasi, dan motivasi dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau. (Rudi)