Roadshow Jilid II: Bupati Ade Agus Lobby 9 Kementerian, Kejar Program Strategis untuk Inhu

Sabtu, 11 Juli 2026

INHU - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu bergerak cepat mempercepat pembangunan daerah. Hal itu ditandai dengan dimulainya rangkaian Roadshow Jilid II ke sejumlah kementerian pusat di Jakarta pada 8-10 Juli 2026. Rombongan dipimpin langsung Bupati Inhu Ade Agus Hartanto.

Roadshow ini bertujuan menyelaraskan program daerah dengan arah kebijakan nasional. Sekaligus "menjemput bola" agar berbagai usulan strategis Kabupaten Inhu segera mendapat dukungan anggaran dan regulasi dari pemerintah pusat.

Mengawali agenda, Rabu 8 Juli 2026 Pemkab Inhu mengunjungi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Kunjungan di Aula Sasadu, Gedung M. Tabrani, Rawamangun, Jakarta Timur ini diisi audiensi dan penandatanganan nota kesepakatan bersama Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin.

Nota kesepakatan berlaku 5 tahun dan fokus pada Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Daerah di Inhu. Cakupannya meliputi penyuluhan bahasa Indonesia, pembinaan literasi, pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia, hingga pelindungan bahasa, sastra, dan aksara daerah.

MoU akan ditindaklanjuti Balai Bahasa Provinsi Riau bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Inhu. Pemkab juga mengajukan usulan hibah buku berkualitas, akses platform digital Badan Bahasa, dan program peningkatan kapasitas bagi pustakawan, pengelola TBM, komunitas, serta pegiat literasi.

Di hari yang sama, rombongan bertolak ke Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri. Disambut Dirjen Agus Fatoni. Bupati memaparkan dampak pemotongan dana transfer pusat. Di antaranya refocusing anggaran, hambatan pembangunan fisik, keterlambatan Gaji ke-13, dan pemotongan TPP.

Fokus utama konsultasi adalah mencari saran, solusi, dan stimulus untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Langkah ini diambil agar pelayanan dasar dan pembangunan di Inhu tetap berjalan meski fiskal daerah terbatas.

Dirjen Bina Keuda mengapresiasi langkah proaktif Pemkab Inhu. Ia menyatakan siap memberikan asistensi dan supervisi agar pengelolaan keuangan daerah lebih optimal dan tepat sasaran.

Kemudian, Pemkab Inhu melakukan studi tiru ke Suku Dinas LH Jakarta Utara. Disambut Kadis Edy Mulyanto dan Staf Ahli KLH Sri Wahyuni. Jakarta Utara mengelola 1.380 ton sampah per hari dan dinobatkan sebagai Bank Sampah Induk Terbaik Nasional 2024.

Inhu yang memproduksi 18 ton sampah per hari akan mengadopsi blueprint Jakarta Utara. Konsep pemanfaatan sampah organik menjadi pakan ternak lewat BSF dan eco-farming dinilai cocok diterapkan untuk mengurangi volume ke TPA dan menciptakan nilai ekonomi.

Kamis 9 Juli, Bupati Inhu audiensi ke Menteri PPPA RI Arifatul Choiri Fauzi. Usulan DAK Fisik disampaikan untuk pembangunan UPTD PPA dan Rumah Aman. Data 32 kasus Jan-Mei 2026 menjadi dasar karena keterbatasan ruang konseling dan fasilitas.

Menteri PPPA menyambut hangat dan mengapresiasi kesiapan Inhu. Mulai dari status lahan bebas sengketa, regulasi, SDM ahli, hingga koordinasi dengan Unit PPA Polres dan PN Rengat dinilai sudah matang. 

Pemkab Inhu kemudian mengunjungi Ditjen Bina Marga Kementerian PU. Mengusulkan pelebaran 3 ruas jalan arteri primer TA 2027. Yaitu Pematang Reba-Rengat 11,14 Km, Pematang Reba-Siberida 6 Km, dan Simpang Japura-Pematang Reba 1 Km. Ini merespon Perpres 12/2025 yang tetapkan Rengat sebagai PKW.

LHR tertinggi di Pematang Reba-Rengat mencapai 67.302 kendaraan. Jalur ini juga dilalui truk sawit dan batu bara. Pelebaran 2 jalur dinilai penting untuk efisiensi logistik dan mengamankan jalur evakuasi ambulans ke RSUD Indrasari.

Dirjen Bina Marga mengapresiasi dokumen teknis Pemkab Inhu. Pihaknya berkomitmen mengkaji usulan agar masuk program prioritas pembangunan jalan nasional.

Di Kementerian Sosial, Pemkab Inhu diterima Wamensos Agus Jabo Priono. Usulan yang disampaikan meliputi armada operasional ODGJ dan ABH, pemberdayaan KAT di Batang Gansal dan Rakit Kulim, serta UEP untuk KPM PKH. Fokus juga pada pemutakhiran data DTSEN.

Wamensos mengapresiasi komitmen data dan langsung menginstruksikan direktorat terkait untuk memfasilitasi dan mengawal semua usulan Pemkab Inhu.

Selanjutnya, Pemkab berkunjung ke Perpusnas RI mengusulkan renovasi gedung, TIK, e-book, dan mobil perpustakaan keliling. 

Di hari terakhir, Jumat 10 Juli, Pemkab mwngunjungi PTDI-STTD untuk membahas PKS peningkatan SDM dan sistem transportasi darat.

Kemudian audiensi ke Kemenko Bidang Pangan dengan usulan ketahanan pangan, revitalisasi pasar, dan pengelolaan lahan sawit eks-PKH oleh koperasi. Wamenko siap dorong ke Agrinas. 

Roadshow ditutup di Kemenkop. Menteri Koperasi apresiasi konsep KDMP dan mengundang Bupati ke peluncuran pabrik sawit koperasi di Muba 12 Agustus. Produk UMKM Inhu turut diperkenalkan.

Bupati Ade Agus menegaskan Roadshow Jilid II adalah bukti keseriusan Pemkab Inhu membangun dari pusat. "Kami tidak menunggu bola. Kami jemput ke Jakarta agar program untuk rakyat Inhu segera terealisasi. Sinergi ini kunci Inhu maju dan sejahtera," tutupnya.