Satpol PP Inhil Beri Teguran ke 5 PKL

Selasa, 01 Maret 2022

Tembilahan,- Kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah Pedagang Kaki Lima (PKL). Istilah ini digunakan untuk menyebut para penjaja yang melakukan kegiatan jual beli di daerah milik jalan yang diperuntukkan untuk para pejalan kaki.

Masalah Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan masalah kehidupan masyarakat banyak yang tidak pernah selesai dari waktu ke waktu.

Guna meningkatkan ketertiban lingkungan dan tatanan kota yang rapi di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu, Tim Patroli Satuan Polisi pamong Praja Kabupaten Indragiri Hilir melakukan penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar maupun bahu jalan. Kegiatan penertiban ini dilaksanakan, Selasa (01/03/2022).

Kegiatan ini berdasarkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Nomor 11 Tahun 2016 Tentang Pembinaan, Pengawasan dan Penindakan Ketertiban Umum dan Penyakit masyarakat.

Patroli keliling dilakukan sepanjang jalan M. Boya, jalan Baharuddin Yusuf, jalan soebrantas dan sungai beringin Tembilahan.

“Dari hasil pelaksanaan kegiatan ditemukan lima orang Pedagang Kaki Lima (PKL) berinisial Y (41), N (21), A (25), A (70) dan Y (36) yang melakukan pelanggaran. Tim juga telah memberikan teguran lisan agar tidak mengulang kembali kesalahan yang dilakukan yakni menjajakan dagangan pada lokasi yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku” tegas Kepala Seksi Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Yondesmi, S. E. (*)