Sekolah Porak-poranda Dihantam Angin, Ini Langkah Kadisdik Bengkalis!

Ahad, 07 Juni 2026

Bangunan sekolah terlihat porak-poranda akibat terjangan angin puting beliung di Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (07/06/2026). (foto: Istimewa/Rudi Chan)

INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS - Angin puting beliung disertai hujan yang menghantam Parit Satu, Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau, memorak-porandakan sejumlah sekolah dan rumah warga, Minggu (07/06/2026) pagi.

Terkait musibah tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Hadi Prasetyo bergerak cepat mencari solusi agar proses belajar mengajar siswa tetap bisa berjalan, dengan mencari bangunan yang layak untuk menampung siswa. Sedangkan untuk ujian kenaikan kelas yang dijadwalkan pada Senin (08/06/2026) esok, kemungkinan ditunda.

“Sekarang Kabid SMP sudah turun ke lokasi. Kita lagi mencari bangunan yang layak untuk menampung siswa agar proses belajar mengajar tetap berjalan. Sedangkan ujian kenaikan yang dijadwalkan besok (Senin) bisa ditunda,” ujar Hadi Prasetyo saat dihubungi melalui telepon seluler Minggu sore.

Sementara itu, Hendri Iwan Santoso, Kepala Seksi Pemerintahan Kantor Desa Api-Api mengatakan, dalam musibah angin puting beliung Minggu pagi tadi mengakibatkan SMPN 1 Bandar Laksamana mengalami rusak berat. Dimana rangka dan atap seluruh ruangan kelas terbang dibawa angin. 

Sekolah lain yang juga terdampak angin kencang adalah Taman Kanak-kanak Negeri (TKN) 1 Bandar Laksamana. Dua ruang kelas dan atap teras sekolah tersebut rusak diterjang angin. Begitu juga dua rumah warga rusak berat karena atapnya terbang dan 3 unit rumah lainnya rusak ringan.

“Atap dan rangka seluruh ruangan SMP habis terbang dibawa angin, sekolah TKN 1 atap kelas terasnya terbang, 2 unit rumah warga rusak parah, atap nya terbang, 3 unit rumah warga rusak ringan,” kata Iwan melalui pesan WhatsApp Minggu sore.

Selain itu, beberapa pohon besar dan tiang listrik tumbang di beberapa titik yang membuat arus lalulintas sempat terganggu.

Iwan menambahkan, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. (Rudi)