Semarak Memperingati Hari Anak Nasional, Mahasiswa Kukerta UNRI Adakan Sosialisasi Anti Bullyingdi SDN 002 Desa Pulau Palas

Selasa, 30 Juli 2024

Kukerta UNRI Tahun 2024, Andra Eka Pratama, Ali Syahbana, Aryo Damar Wicaksono, El Zahra Nazwa Syarif, Jelia, Maulidia Bella, Revo Medi Pratama, Silvi Nurfazri Yanti, Tebi Meliana Ginting, Yusni Marliana dengan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Jesi Alexander

INDRAGIRIONE.COM,INHIL - Kukerta UNRI Tahun 2024, Andra Eka Pratama, Ali Syahbana, Aryo Damar Wicaksono, El Zahra Nazwa Syarif, Jelia, Maulidia Bella, Revo Medi Pratama, Silvi Nurfazri Yanti, Tebi Meliana Ginting, Yusni Marliana dengan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Jesi Alexander Alim., M.Pd

Mahasiswa Kukerta Universitas Riau selenggarakan sosialisasi Anti-Bullying dan Pola Hidup Bersih dan Sehat di SDN 002 Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir. Selasa (23/07/2024).

Kasus bullying dilingkungan sekolah kerap terjadi dari sekolah dasar hingga jenjang SMA/SMK yang berdampak pada psikologis korban perundungan yang terjadi didunia pendidikan Indonesia. Dengan perkembangan teknologi dan percepatan informasi yang berkembang, angka kasus perundungan di Indonesia terus meningkat dengan kasus tertinggi adalah bullying melalui media sosial.

Menyadari kasus bullying yang marak terjadi, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau (UNRI) dalam peringatan Hari Anak Nasional  yang jatuh pada Selasa, 23 Juli 2024 adakan kegiatan sosialisasi mengenai Anti Bullying, Pola Hidup Bersih dan Sehat di SDN 002 Pulau Palas. Kegiatan tersebut diambil sebagai langkah preventif serta memberikan pemahaman sejak dini untuk menjauhi perundungan dan meningkatkan gaya hidup sehat dilingkungan sekolah dasar.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan melibatkan seluruh siswa SDN 002 Pulau Palas dari kelas 1 hingga kelas 6 serta dihadiri oleh kepala sekolah dan juga guru SDN 002 Pulau Palas. Dalam kegiatan, Mahasiswa Kukerta UNRI sebagai penyelenggara sekaligus pemateri pada sosialisasi yang dilaksanakan berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman mengenai bahaya bullying dilingkungan sekolah dan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat.

“Sosialisasi anti bullying serta pola hidup bersih dan sehat menjadi topik yang sangat penting untuk disampaiakan sejak dini dilingkungan sekolah dasar agar tertanam sikap untuk saling menghargai antar sesama dan menghindari kasus perundungan dilingkungan sekolah dasar.   ” ujar Andra Eka Pratama , selaku ketua kelompok kukerta UNRI.

Dengan memaparkan definisi, jenis-jenis, hingga dampak dari tindakan bullying melalui sosialisasi yang interaktif dengan mengajak anak-anak belajar sambil bermain yang diselingi dengan ice breaking dan games, menciptakan suasana kegiatan yang menarik perhatian anak-anak untuk ikut memahami materi yang dipaparkan. 

Aryo Damar Wicaksono, sebagai salah satu pemateri mengungkapkan bahwa penyampaian materi bullying dilingkungan sekolah dasar menjadi tantangan yang menarik karena harus mampu membawakan materi yang cukup krusial namun harus bisa dipahami dikalangan anak-anak dibawah 12 tahun. 

“Meski dengan materi cukup berat, namun sosialisasi yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan anak-anak mampu memahami bahaya bullying dengan penyampaian yang mudah dipahami.” Ujarnya dengan lugas.

 

Selain membahas bahaya bullying, dalam kegiatan sosialisasi yang dilakukan, mahasiswa Kukerta UNRI juga menyampaikan materi mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dilingkungan sekolah dasar. Dengan pemaparan mengenai langkah-langkah menjaga kesehatan serta dampak buruk dari pola hidup tidak bersih. Diakhir kegiatan juga dilaksanakan simulasi tata cara cuci tangan yang baik dan benar untuk dapat dicontoh oleh anak-anak agar tercipta budaya cuci tangan sejak dini.

“Tentu dengan sosialisasi yang diadakan dilingkungan sekolah dasar, diharapkan siswa di SDN 002 Pulau Palas mampu menerapkan materi yang telah dipaparkan, salah satunya dengan cara cuci tangan dengan baik dan benar ” ujar Silvi Nurfazri Yanti selaku pemateri mengenai pola hidup bersih dan sehat.

Diakhir kegiatan sosialisasi, mahasiswa Kukerta UNRI juga mengadakan kuis mengenai materi yang sudah dipaparkan sebagai bentuk post test bahwa anak-anak SDN 002 Pulau Palas telah memahami materi yang disampaikan. Tentunya memberikan hadiah sebagai reward kepada anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan tersebut.

Kegiatan sosialisasi mengenai anti-bullying, pola hidup bersih dan sehat ini merupakan salah satu program kerja Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) mahasiswa Univeristas Riau di Desa Pulau Palas. Sasarannya ialah anak-anak sekolah dasar, dengan harapan mampu menjadi langkah awal dalam pencegahan tindakan bullying. Diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat demi menciptakan generasi emas untuk Indonesia dimasa yang akan datang.