
Probolinggo,- Suasana hangat dan penuh kepedulian mewarnai kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Sterad TNI dalam rangka pelaksanaan TMMD Ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Probolinggo.
Disela agenda peninjauan program, jajaran TNI menyerahkan bantuan sembako kepada anak-anak yatim sebagai bentuk nyata kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Graha Kedaton itu menghadirkan 10 perwakilan anak yatim dari Yayasan Jamaah Sholawat Lilyatama Desa Maron Wetan. Wajah bahagia dan penuh haru tampak dari anak-anak yang menerima bantuan langsung dari Kolonel Inf Denny Noviandi selaku Paban V/WilHanrat Sterad.
Momen penyerahan bantuan tersebut menjadi salah satu bagian yang paling menyentuh dalam rangkaian kunjungan Tim Wasev Sterad TNI di wilayah Kodim 0820/Probolinggo. Tidak hanya meninjau progres pembangunan fisik TMMD, kegiatan itu juga menunjukkan bahwa keberadaan TNI hadir membawa kepedulian sosial bagi masyarakat.
Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut di antaranya Letkol Arh Iwan Hermaya Purnawan, S.I.P., M.I.P., Letkol Caj Nur Hasin, S.Ag., dan Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono, S.M. Kehadiran unsur Forkopimda Kabupaten Probolinggo, jajaran OPD, hingga Forkopimka Maron turut menambah kekhidmatan suasana kegiatan.
Dalam sambutannya, Kolonel Inf Denny Noviandi menyampaikan bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya. Selasa (19/05/2026).
Ucapan tersebut disambut senyum para anak yatim yang hadir. Di tengah kegiatan formal kunjungan Wasev, perhatian kecil berupa bantuan sembako itu menjadi simbol hadirnya kepedulian dan kebersamaan.
Program TMMD Ke-128 sendiri terus berjalan di wilayah Kabupaten Probolinggo dengan berbagai sasaran fisik maupun nonfisik. Melalui kegiatan sosial seperti ini, TNI berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. (*)