Terkait Tunda Bayar Proyek 2025, Inspektorat Menyebut Hasil Review Sudah di BPKAD

Jumat, 17 April 2026

Proyek di Jalan Ahmad Yani Bengkalis, salah satu pekerjaan yang menggunakan anggaran Pemkab Bengkalis. (foto: Rudi Chan)

INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS - Inspektorat Kabupaten Bengkalis mengaku telah melakukan review terhadap seluruh proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2025 yang masih tunda bayar. Kepala Inspektorat Kabupaten Bengkalis, Radius Akima, mengatakan review tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa proyek yang digulirkan OPD berjalan sesuai aturan, efisien, akuntabel sebelum dilakukan pembayaran.

Menurut Radius, pihaknya mulai melakukan review pada Januari 2026 dan selesai pada Maret 2026. Hasil review sudah diserahkan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Namun, Radius tidak ingat berapa jumlah proyek yang di-review dan anggarannya.

"Review sudah selesai. Hasilnya sudah diserahkan bulan Maret ke BPKAD. Soal jumlah dan anggaran saya tak ingat," kata Radius Akima saat dihubungi Kamis (16/4/2026) siang.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kabupaten Bengkalis Aready ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum dibaca. Saat dihubungi melalui telepon seluler, nomornya yang dihubungi tersambung, tapi tidak diangkat.

Di lain pihak, tunda bayar masih menjadi momok bagi para kontraktor pelaksana proyek yang ada di Pemkab Bengkalis. Meski sudah menyelesaikan pekerjaan, sampai saat ini mereka belum menerima pembayaran. Para kontraktor pun kini masih menunggu dalam ketidakpastian.

"Pekerjaan sudah selesai pada Desember 2025, sampai sekarang belum dibayar," ujar salah seorang rekanan meminta namanya tidak ditulis.

Sementara beberapa sumber di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengeluhkan tentang keuangan yang tak kunjung membaik. Ia mengatakan, sampai saat ini gaji bulan April masih belum cair, sedangkan insentif sudah tiga bulan belum cair.

Menurutnya, yang membuat kondisi keuangan Kabupaten Bengkalis tidak baik-baik saja diduga kebijakan pusat yang lambat mentransfer dana bagi hasil.

"Jangankan uang proyek, gaji bulan April dan insentif sudah tiga bulan belum cair," kata seorang ASN seakan menggambarkan kondisi keuangan Pemda Bengkalis yang sedang tidak baik-baik saja. (Rudi)