<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://www.indragirione.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://www.indragirione.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Panen Padi di Kelurahan Madani, Polsek Reteh Dukung Asta Cita Swasembada Pangan Nasional</title><link>https://www.indragirione.com/2026/07/panen-padi-di-kelurahan-madani-polsek-reteh-dukung-asta-cita-swasembada-pangan-nasional</link><description>&lt;p&gt;Reteh – Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia untuk mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Reteh melaksanakan pendampingan kegiatan panen padi di lahan milik warga di Kelurahan Madani, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (11/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB tersebut berlangsung di lahan milik Ahmad seluas kurang lebih 1,5 hektare yang berlokasi di Jalan Penunjang Parit 6, Kelurahan Madani. Pendampingan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Pulau Kecil, AIPDA Muharram, bersama pemilik lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil panen yang dilaksanakan, diperoleh produksi padi sekitar 1 ton. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap sektor pertanian sekaligus mendorong terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah pedesaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain mendampingi proses panen, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi dan membangun komunikasi dengan masyarakat agar terus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Pendampingan tersebut bertujuan mengoptimalkan potensi pertanian lokal, menjaga stabilitas ketersediaan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui keterlibatan aktif dalam program swasembada pangan, Polri juga terus berupaya memperkuat kepercayaan masyarakat dengan hadir secara langsung dalam mendukung program&#45;program yang berdampak positif bagi kesejahteraan warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/28252457930-img-20260712-wa0005.jpg"/><pubDate>Sun, 12 Jul 2026 17:25:08 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/07/panen-padi-di-kelurahan-madani-polsek-reteh-dukung-asta-cita-swasembada-pangan-nasional</guid></item><item><title>Polsek Mandah Koordinasi Pendataan Lahan Jagung di Desa Cahaya Baru, Dukung Swasembada Pangan Nasional</title><link>https://www.indragirione.com/2026/07/polsek-mandah-koordinasi-pendataan-lahan-jagung-di-desa-cahaya-baru-dukung-swasembada-pangan-nasional</link><description>&lt;p&gt;Mandah – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional, Polsek Mandah melaksanakan kegiatan sambang dan koordinasi bersama Kepala Desa Cahaya Baru, R. Khairul Zuhri, serta masyarakat Desa Cahaya Baru terkait pendataan lahan yang akan digunakan untuk penanaman jagung, Minggu (5/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB di Desa Cahaya Baru, Kecamatan Mandah tersebut dipimpin oleh Kapolsek Mandah IPTU Indra Jaya, S.H., didampingi Bhabinkamtibmas Desa Belaras BRIPKA Nurfajri. Turut hadir Kepala Desa Cahaya Baru R. Khairul Zuhri beserta masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinasi ini bertujuan untuk melakukan pendataan awal terhadap lahan yang akan dimanfaatkan sebagai lokasi penanaman jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan. Luas lahan masih dalam tahap pendataan dan akan ditetapkan setelah proses identifikasi selesai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Mandah memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan guna mengoptimalkan potensi lokal serta menjaga stabilitas ketersediaan pangan di desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, petugas juga mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan warga.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga semakin memperkuat sinergi dalam menyukseskan program swasembada pangan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Mandah IPTU Indra Jaya, S.H. menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata, termasuk dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui keterlibatan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/68910711781-img-20260705-wa0007.jpg"/><pubDate>Sun, 05 Jul 2026 16:44:59 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/07/polsek-mandah-koordinasi-pendataan-lahan-jagung-di-desa-cahaya-baru-dukung-swasembada-pangan-nasional</guid></item><item><title>&quot;Anak&#45;Anak Rindu&quot; Pulanglah Sayang, 5 Hari Tanpa Kabar, Eko Menanti Vanessa Pulang.</title><link>https://www.indragirione.com/2026/07/anakanak-rindu-pulanglah-sayang-5-hari-tanpa-kabar-eko-menanti-vanessa-pulang</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karimun, Indragirione,com, Sudah lima hari menanti dirimu tak kunjung pulang. Rumah yang biasanya ramai tawa dua buah hati kini terasa sepi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Eko hanya bisa menatap pintu setiap malam. Menanti Vanessa Riana Chandra, istrinya, pulang membawa anak&#45;anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kronologinya bermula sekitar lima hari lalu lewat WhatsApp, Vanessa pamit ke suaminya. Alasannya sederhana mau beli popok anak di Minimarket Padimas pada tanggal 30/6/2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun sejak saat itu, Vanessa tidak pernah kembali. Sebelum pergi, Vanessa menitipkan kedua anaknya di rumah seorang teman. Hingga kini keberadaannya tidak diketahui, Eko mengaku terakhir kali mereka sempat cekcok kecil. Pertengkaran rumah tangga biasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya tidak tahu harus mengadu ke mana. Lewat media ini saya titip pesan untuk istri saya,” ujar Eko dengan suara bergetar, Sabtu 4/6/2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Vanessa, pulanglah. Kasihan anak&#45;anak. Yuk kita kumpul lagi di rumah seperti dulu. Kalau saya salah, saya mohon maaf dan saya juga sudah memaafkan kamu,” lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Eko mengaku merindukan sosok Vanessa di rumah. Rindu masakan, rindu obrolan, rindu canda bersama anak&#45;anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya mohon dengan segenap hati, istriku pulanglah. Kita selesaikan baik&#45;baik. Rumah ini tidak lengkap tanpa kamu,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Eko juga menitip pesan kepada siapa saja yang mengenal atau mengetahui keberadaan Vanessa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tolong sampaikan ke istrisaya Vanessa, kami merindukannya. Anak&#45;anak butuh ibunya,” pinta Eko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Eko, rumah tanpa Vanessa terasa kosong. Ia hanya berharap, pesan rindunya ini sampai dan meluluhkan hati Vanessa untuk kembali berkumpul bersama keluarga.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/61214872749-img-20260704-wa0032.jpg"/><pubDate>Sat, 04 Jul 2026 14:24:08 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/07/anakanak-rindu-pulanglah-sayang-5-hari-tanpa-kabar-eko-menanti-vanessa-pulang</guid></item><item><title>&quot; Istri Ku Tercinta, Pulanglah, Anak &#45; Anak Rindu&quot; 5 Hari Tanpa Kabar, Eko Menanti Vanessa Pulang.&quot;</title><link>https://www.indragirione.com/2026/07/-istri-ku-tercinta-pulanglah-anak--anak-rindu-5-hari-tanpa-kabar-eko-menanti-vanessa-pulang</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karimu, Indragirione,com, &amp;nbsp;Sudah lima hari menanti dirimu tak kunjung pulang. Rumah yang biasanya ramai tawa dua buah hati kini terasa sepi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Eko hanya bisa menatap pintu setiap malam. Menanti Vanessa Riana Chandra, istrinya, pulang membawa anak&#45;anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kronologinya bermula sekitar lima hari lalu lewat WhatsApp, Vanessa pamit ke suaminya. Alasannya sederhana mau beli popok anak di Minimarket Padimas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun sejak saat itu, Vanessa tidak pernah kembali. Sebelum pergi, Vanessa menitipkan kedua anaknya di rumah seorang teman. Hingga kini keberadaannya tidak diketahui, Eko mengaku terakhir kali mereka sempat cekcok kecil. Pertengkaran rumah tangga biasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya tidak tahu harus mengadu ke mana. Lewat media ini saya titip pesan untuk istri saya,” ujar Eko dengan suara bergetar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Vanessa, pulanglah. Kasihan anak&#45;anak. Yuk kita kumpul lagi di rumah seperti dulu. Kalau saya salah, saya mohon maaf dan saya juga sudah memaafkan kamu,” lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Eko mengaku merindukan sosok Vanessa di rumah. Rindu masakan, rindu obrolan, rindu canda bersama anak&#45;anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya mohon dengan segenap hati, istriku pulanglah. Kita selesaikan baik&#45;baik. Rumah ini tidak lengkap tanpa kamu,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Eko juga menitip pesan kepada siapa saja yang mengenal atau mengetahui keberadaan Vanessa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tolong sampaikan ke istrisaya Vanessa, kami merindukannya. Anak&#45;anak butuh ibunya,” pinta Eko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Eko, rumah tanpa Vanessa terasa kosong. Ia hanya berharap, pesan rindunya ini sampai dan meluluhkan hati Vanessa untuk kembali berkumpul bersama keluarga.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/80937755032-img-20260704-wa0032.jpg"/><pubDate>Sat, 04 Jul 2026 14:12:55 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/07/-istri-ku-tercinta-pulanglah-anak--anak-rindu-5-hari-tanpa-kabar-eko-menanti-vanessa-pulang</guid></item><item><title>Pegawai Dishub Bengkalis dan Pengguna Roro Terlibat Cekcok di Pelabuhan</title><link>https://www.indragirione.com/2026/06/pegawai-dishub-bengkalis-dan-pengguna-roro-terlibat-cekcok-di-pelabuhan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&#45; Pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis yang bertugas mengatur antrean kendaraan di Pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis terlibat adu mulut yang berujung adu fisik dengan pengguna Roro. Peristiwa ini sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari informasi yang diterima, kejadian itu terjadi pada Minggu (28/6/2026) malam, sekira pukul 20.00 WIB di areal antrean kendaraan roda dua. Dari video yang beredar, terlihat pertikaian diawali dengan adu mulut antara pengguna Roro dengan petugas dari Dishub Bengkalis.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Percekcokan mulut itu kemudian merembet kepada aksi saling dorong dan nyaris baku pukul. Beruntung, keributan tersebut berhasil dilerai petugas lain dan beberapa orang pengendara yang juga tengah antre.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya keributan tersebut. Menurutnya, peristiwa tersebut berawal ketika pengendara tersebut mencoba memaksa kendaraannya masuk antrean yang sudah penuh. Melihat hal itu, petugas yang berjaga menegur agar dia ikut antrean di jalur yang belum penuh.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Diduga, dia tetap ngotot dan akhirnya petugas yang juga lelah mengatur antrean emosi dan terjadi keributan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Ardiansyah, keributan memang sering terjadi karena ada pengguna jasa Roro yang selalu ingin cepat dengan cara keluar dari barisan antrean. Padahal, penumpang lain juga tengah antrean untuk naik Roro.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditegaskan Ardiansyah, saat ini jumlah armada Roro yang melayani lintasan Air Putih Bengkalis&#45;Sungai Selari Sumatera sebanyak 4 unit, memadai untuk mengurai kemacetan atau antrean kendaraan dan penumpang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dalam antrean panjang seperti saat ini, kita selalu prioritaskan kendaraan roda dua. Justru yang sering tinggal (tak bisa masuk Roro) malah mobil,” kata mantan Kadis PUPR Bengkalis tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tersebarnya video keributan tersebut di dunia maya mendapat beragam tanggapan warganet. Ada yang menyalahkan petugas, tapi ada juga yang mendukung. Hal seperti ini merupakan hal yang lumrah dalam menanggapi sebuah tayangan peristiwa. &lt;strong&gt;(Rudi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/63843371915-screenshot_ok-1.jpg"/><pubDate>Mon, 29 Jun 2026 15:14:28 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/06/pegawai-dishub-bengkalis-dan-pengguna-roro-terlibat-cekcok-di-pelabuhan</guid></item><item><title>Pagar Dermaga Pelabuhan BLJ Hancur Ditabrak Kapal RoRo, Ini Kata Kadishub!</title><link>https://www.indragirione.com/2026/06/pagar-dermaga-pelabuhan-blj-hancur-ditabrak-kapal-roro-ini-kata-kadishub</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&#45; Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Roll On Roll Off (RoRo) Sereia Domar milik PT Surya Timur Line (STL) yang melayani lintasan Pelabuhan Air Putih Bengkalis&#45;Sungai Selari Pakning menabrak pagar dermaga Pelabuhan Kargo Bumi Laksamana Jaya (BLJ), Selasa (23/6/2026) malam. Akibatnya, pagar pelabuhan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang terbuat dari besi pipa dengan tiang coran beton itu pun rusak berat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa orang warga yang tengah memancing di pelabuhan itu pun terkejut saat mendengar benturan keras. Mereka menduga nahkoda Sereia Domar hilang kendali saat melakukan manuver ketika mau merapat ke dermaga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, ketika dihubungi mengakui kejadian tersebut. Menurutnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelabuhan, Dinas Perhubungan sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kepala UPT sudah berunding dengan PT STL, mereka (STL) bertanggungjawab dan akan memperbaiki,” ujar Ardiansyah kepada media ini, Rabu (24/6/2026) malam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi yang berhasil dirangkum menyebutkan, kejadian serupa bukan kali dua, tapi sudah sering. Akibatnya, membuat pagar yang terbuat dari besi dengan tiang coran beton itu pun rusak berat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau dilihat, banyak bagian pagar yang sudah rusak bekas ditabrak kapal,” ujar salah seorang warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kendati pembangunan pelabuhan kargo tersebut menghabiskan puluhan miliar APBD Bengkalis, namun semenjak dibangun puluhan tahun lalu belum pernah difungsikan. Karena tidak memiliki fasilitas pendukung sebagai pelabuhan bongkar muat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pelabuhan kargo BLJ tu dibangun era Bupati Syamsurizal, tapi sampai sekarang tidak difungsikan,” ungkap Devi warga Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Tommy penanggungjawab PT STL di Bengkalis ketika dikonfirmasi mengaku sudah berkoordinasi dengan Kepala Bidang Kepelabuhan dan UPT Pelabuhan Dinas Perhubungan untuk memperbaiki kerusakan pagar tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita sudah koordinasikan sama pak Kabid dan Ka UPT kita akan segera lakukan perbaikan terimakasih,” jawab Tommy. &lt;strong&gt;(Rudi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/71040035722-whatsapp_image_2026-06-24_at_21.jpeg"/><pubDate>Wed, 24 Jun 2026 21:58:26 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/06/pagar-dermaga-pelabuhan-blj-hancur-ditabrak-kapal-roro-ini-kata-kadishub</guid></item><item><title>6 Unit Rumah Warga Kelurahan Kuala Enok Ambruk Akibat Bencana Tanah Longsor.</title><link>https://www.indragirione.com/2026/06/6-unit-rumah-warga-kelurahan-kuala-enok-ambruk-akibat-bencana-tanah-longsor</link><description>&lt;p&gt;Indragirione.com &#45; Bencana Tanah longsor kembali memporak&#45;porandakan pemukiman warga Kelurahan Kuala Enok Kecamatan Tanah Murah pada, kamis (18&#45;6&#45;26).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya dihari yang sama pada, Selasa (16&#45;6&#45;26) bencana terjadi dua kali dalam satu hari, yakni dikawasan pasar RT 001, RW 001 dan pemukiman warga dikampung Jawa RT 001, RW 006 kelurahan Kuala Enok kecamatan Tanah Merah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hari ini bencana serupa kembali terjadi di jalan Merdeka RT 001 RW 001 Kelurahan Kuala Enok kecamatan Tanah Merah. Sekitar pukul 12.25. Dalam insiden ini setidaknya melumpuhkan Enam bangunan rumah yang berada dilokasi kejadian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak terdapat korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun Tujuh KK terpaksa kehilangan harta benda dan rumah mereka dengan kerugian capai 500 juta rupiah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun nama&#45;nama yang menjadi korban bencana Tanah Longsor yakni, Riko Hardinata, Sutiyem, Mujiburahman, sunardi, Suwandi dan Khairiah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mulyadi S.E, M.M Camat Tanah Merah, melalui H Ambo Tang S.I.P kasi Kessos (Kepala Seksi Kesejahteraan sosial) Kecamatan Tanah Merah, menghimbau kepada warga agar Tetap waspada karena kondisi&amp;nbsp; Tanah masih ada pergeseran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Kepada warga yang berdomisi di pinggir laut agar tetap selalu waspada karena bencana bisa datang kapan saja.&quot; pintanya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/84610793369-img_20260618_131451_234.jpg"/><pubDate>Thu, 18 Jun 2026 15:07:10 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/06/6-unit-rumah-warga-kelurahan-kuala-enok-ambruk-akibat-bencana-tanah-longsor</guid></item><item><title>Abrasi di Dua Titik Kuala Enok, BPBD Inhil Evakuasi Warga dan Siagakan Tim di Lokasi</title><link>https://www.indragirione.com/2026/06/abrasi-di-dua-titik-kuala-enok-bpbd-inhil-evakuasi-warga-dan-siagakan-tim-di-lokasi</link><description>&lt;p&gt;Bencana abrasi kembali terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Indragiri Hilir. Pada Selasa (16/6/2026), dua kejadian abrasi dilaporkan terjadi di Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, mengakibatkan kerusakan rumah warga serta sejumlah fasilitas umum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir, kejadian pertama terjadi sekitar pukul 09.45 WIB di kawasan Pasar Kuala Enok RT 001 RW 001, disusul kejadian kedua sekitar pukul 10.00 WIB di RT 001 RW 006 Jalan Kampung Jawa AEC, Kelurahan Kuala Enok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, R. Arliansah, mengatakan abrasi dipicu oleh pengikisan tanah akibat hantaman ombak laut yang diperparah kondisi kontur tanah yang labil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tim BPBD bersama unsur terkait telah turun ke lapangan untuk melakukan kaji cepat, membantu evakuasi warga terdampak, menyalurkan bantuan bahan makanan pokok, serta melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan,” ujar R. Arliansah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pendataan sementara, abrasi menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum berupa vihara, jalan umum dan pelabuhan. Selain itu, tercatat sebanyak 13 kepala keluarga (KK) terdampak di dua lokasi kejadian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di lokasi RT 001 RW 006 Jalan Kampung Jawa AEC, terdapat tiga rumah yang masuk kategori terancam sehingga penghuni harus mengungsi. Sebanyak dua KK saat ini mengungsi ke rumah keluarga, sementara satu KK menempati rumah negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BPBD juga mencatat beberapa bangunan mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berat. Estimasi nilai kerusakan sementara di dua lokasi mencapai sekitar Rp320 juta. Meski demikian, hingga saat ini tidak terdapat laporan korban luka maupun korban jiwa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;R. Arliansah menegaskan, kondisi di lapangan masih berpotensi mengalami perubahan mengingat abrasi susulan masih mungkin terjadi akibat gelombang laut dan karakteristik tanah di kawasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Indragiri Hilir masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pemantauan dan memastikan keselamatan masyarakat. Kami juga mengimbau warga yang berada di sekitar titik abrasi agar meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penanganan kejadian ini, BPBD Kabupaten Indragiri Hilir turut berkoordinasi bersama unsur TNI AL, Polri, pemerintah kecamatan serta perangkat kelurahan setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Data dan perkembangan situasi akan terus diperbarui sesuai hasil pemantauan di lapangan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/44809618133-whatsapp_image_2026-06-17_at_12.jpeg"/><pubDate>Wed, 17 Jun 2026 14:58:09 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/06/abrasi-di-dua-titik-kuala-enok-bpbd-inhil-evakuasi-warga-dan-siagakan-tim-di-lokasi</guid></item><item><title>Sekolah Porak&#45;poranda Dihantam Angin, Ini Langkah Kadisdik Bengkalis!</title><link>https://www.indragirione.com/2026/06/sekolah-porakporanda-dihantam-angin-ini-langkah-kadisdik-bengkalis</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt; &#45; Angin puting beliung disertai hujan yang menghantam Parit Satu, Desa Api&#45;Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau, memorak&#45;porandakan sejumlah sekolah dan rumah warga, Minggu (07/06/2026) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkait musibah tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Hadi Prasetyo bergerak cepat mencari solusi agar proses belajar mengajar siswa tetap bisa berjalan, dengan mencari bangunan yang layak untuk menampung siswa. Sedangkan untuk ujian kenaikan kelas yang dijadwalkan pada Senin (08/06/2026) esok, kemungkinan ditunda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sekarang Kabid SMP sudah turun ke lokasi. Kita lagi mencari bangunan yang layak untuk menampung siswa agar proses belajar mengajar tetap berjalan. Sedangkan ujian kenaikan yang dijadwalkan besok (Senin) bisa ditunda,” ujar Hadi Prasetyo saat dihubungi melalui telepon seluler Minggu sore.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Hendri Iwan Santoso, Kepala Seksi Pemerintahan Kantor Desa Api&#45;Api mengatakan, dalam musibah angin puting beliung Minggu pagi tadi mengakibatkan SMPN 1 Bandar Laksamana mengalami rusak berat. Dimana rangka dan atap seluruh ruangan kelas terbang dibawa angin.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekolah lain yang juga terdampak angin kencang adalah Taman Kanak&#45;kanak Negeri (TKN) 1 Bandar Laksamana. Dua ruang kelas dan atap teras sekolah tersebut rusak diterjang angin. Begitu juga dua rumah warga rusak berat karena atapnya terbang dan 3 unit rumah lainnya rusak ringan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Atap dan rangka seluruh ruangan SMP habis terbang dibawa angin, sekolah TKN 1 atap kelas terasnya terbang, 2 unit rumah warga rusak parah, atap nya terbang, 3 unit rumah warga rusak ringan,” kata Iwan melalui pesan &lt;i&gt;WhatsApp&lt;/i&gt; Minggu sore.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, beberapa pohon besar dan tiang listrik tumbang di beberapa titik yang membuat arus lalulintas sempat terganggu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Iwan menambahkan, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun luka&#45;luka. &lt;strong&gt;(Rudi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/80707134435-whatsapp_image_2026-06-07_at_14.jpeg"/><pubDate>Sun, 07 Jun 2026 17:39:00 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/06/sekolah-porakporanda-dihantam-angin-ini-langkah-kadisdik-bengkalis</guid></item><item><title>Puting Beliung Disertai Hujan Menerjang Desa Api&#45;api, Sejumlah Bangunan Rusak</title><link>https://www.indragirione.com/2026/06/puting-beliung-disertai-hujan-menerjang-desa-apiapi-sejumlah-bangunan-rusak</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt; &#45; Angin kencang puting beliung yang disertai hujan menerjang Parit Satu, Desa Api&#45;api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Minggu (07/06/2026). Akibatnya, sejumlah bangunan yang ada di desa tersebut porak poranda.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Angin kencang yang terjadi Minggu pagi sekira pukul 08.00 WIB itu membuat masyarakat di sekitar kawasan sontak ketakutan. Karena, selain material bangunan yang beterbangan ke udara, sejumlah &amp;nbsp;pohon juga tumbang di beberapa titik.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi salah satu sekolah yang konon adalah SMPN 1 Bandar Laksamana, rusak berat setelah diterjang angin. Kerusakan yang ditimbulkan menyisakan pemandangan memilukan. Fasilitas pendidikan yang tiap hari digunakan siswa untuk menimba ilmu kini tinggal puing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Camat Bandar Laksamana, Rizki Afriandi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya , pemerintah kecamatan bersama instansi terkait sudah meninjau lokasi terdampak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami sudah berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran dan pihak terkait untuk fokus membantu membersihkan pohon&#45;pohon yang tumbang akibat angin puting beliung,” ujar Rizki saat dikonfirmasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembersihan ini diutamakan, karena pohon tumbang tersebut sempat menghambat aktivitas transportasi warga di beberapa titik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, untuk lalu lintas jalan saat ini sudah berjalan sebagaimana mestinya setelah dilakukan penanganan terhadap pohon yang tumbang,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkait kemungkinan adanya korban jiwa maupun korban luka, Rizki mengatakan pihaknya belum dapat memastikan, karena proses pemeriksaan masih berlangsung di tengah cuaca yang belum sepenuhnya membaik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga berita ini diterbitkan, hujan masih mengguyur sebagian wilayah Bandar Laksamana. Pemerintah kecamatan bersama instansi terkait terus melakukan pendataan kerusakan dan pemantauan terhadap warga serta fasilitas yang terdampak bencana. &lt;strong&gt;(Rudi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/11100414736-whatsapp_image_2026-06-07_at_14.jpeg"/><pubDate>Sun, 07 Jun 2026 15:51:00 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/06/puting-beliung-disertai-hujan-menerjang-desa-apiapi-sejumlah-bangunan-rusak</guid></item><item><title>Dugaan Kasus Penipuan Dan Penggelapan Rp 300 Juta,  Mengendap Di Polres Bengkalis, Tanpa Ada Kejelasan.</title><link>https://www.indragirione.com/2026/05/dugaan-kasus-penipuan-dan-penggelapan-rp-300-juta--mengendap-di-polres-bengkalis-tanpa-ada-kejelasan</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Bengkalis, Indragirione,com, Dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan senilai *Rp300 juta* yang dilaporkan Muhammad Holik ke Polres Bengkalis diduga belum ditindaklanjuti. Laporan bernomor STLP/08/IV/RES.1.11/2026/Reskrim/Polres Bengkalis resmi diterima Jumat, *13 Maret 2026 pukul 15.19 WIB*, namun hingga Kamis, 29 Mei 2026 belum ada kejelasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;STPLP yang ditandatangani Brigadir Polisi Dua Ade Fransiskus atas nama Kasat Reskrim itu mencatat peristiwa terjadi Februari 2026. Artinya, perkara kerugian besar itu sudah mengendap *2,5 bulan* tanpa SP2HP ataupun pemanggilan saksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya konfirmasi Tim kepada penyidik yang menangani LP tersebut tidak mendapat respon. Pesan dan telepon masuk seolah diabaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Rugi Rp300 juta, LP sudah resmi sejak 13 Maret, tapi sampai sekarang nggak ada kabar. Saya ini korban 2 kali: ketipu, terus dilupain pas ngadu,&quot; ujar Muhammad Holik kepada redaksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi ini berpotensi melanggar Perkapolri No 6 Tahun 2019. Penyidik wajib kirim SP2HP ke pelapor tiap 30 hari sekali. Seharusnya pelapor sudah terima SP2HP 2x.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya konfirmasi Tim kepada Bripda Ade Fransiskus selaku penyidik yang bertanda tangan di STPLP sudah dilakukan via WhatsApp pada Kamis, 29 Mei 2026. Namun hingga berita ini ditayangkan, pesan centang dua &amp;nbsp;tersebut belum mendapat balasan,Tim membuka ruang hak jawab seluas&#45;luasnya kepada Polres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Publik Bengkalis kini menunggu. Apakah Rp300 juta rakyat akan segera diproses, atau terus jadi arsip berdebu di meja penyidik.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/71913720960-img-20260529-wa0081.jpg"/><pubDate>Sat, 30 May 2026 01:02:05 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/05/dugaan-kasus-penipuan-dan-penggelapan-rp-300-juta--mengendap-di-polres-bengkalis-tanpa-ada-kejelasan</guid></item><item><title>Laporan Dugaan Penipuan Dan Penggelapan Rp 300 Juta Mengendap Di Polres Bengkalis Tanpa Ada Kejelasan.</title><link>https://www.indragirione.com/2026/05/laporan-dugaan-penipuan-dan-penggelapan-rp-300-juta-mengendap-di-polres-bengkalis-tanpa-ada-kejelasan</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Bengkalis,Indragirione.com, &amp;nbsp;Dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan senilai *Rp300 juta* yang dilaporkan Muhammad Holik ke Polres Bengkalis diduga belum ditindaklanjuti. Laporan bernomor STLP/08/IV/RES.1.11/2026/Reskrim/Polres Bengkalis resmi diterima Jumat, *13 Maret 2026 pukul 15.19 WIB*, namun hingga Kamis, 29 Mei 2026 belum ada kejelasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;STPLP yang ditandatangani Brigadir Polisi Dua Ade Fransiskus atas nama Kasat Reskrim itu mencatat peristiwa terjadi Februari 2026. Artinya, perkara kerugian besar itu sudah mengendap *2,5 bulan* tanpa SP2HP ataupun pemanggilan saksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya konfirmasi redaksi kepada penyidik yang menangani LP tersebut tidak mendapat respon. Pesan dan telepon masuk seolah diabaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Rugi Rp300 juta, LP sudah resmi sejak 13 Maret, tapi sampai sekarang nggak ada kabar. Saya ini korban 2 kali: ketipu, terus dilupain pas ngadu,&quot; ujar Muhammad Holik kepada redaksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi ini berpotensi melanggar Perkapolri No 6 Tahun 2019. Penyidik wajib kirim SP2HP ke pelapor tiap 30 hari sekali. Seharusnya pelapor sudah terima SP2HP 2x.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya konfirmasi redaksi kepada Bripda Ade Fransiskus selaku penyidik yang bertanda tangan di STPLP sudah dilakukan via WhatsApp pada Kamis, 29 Mei 2026. Namun hingga berita ini ditayangkan, pesan centang dua &amp;nbsp;tersebut belum mendapat balasan,Redaksi membuka ruang hak jawab seluas&#45;luasnya kepada Polres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Publik Bengkalis kini menunggu. Apakah Rp300 juta rakyat akan segera diproses, atau terus jadi arsip berdebu di meja penyidik.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/22892293797-img-20260529-wa0081.jpg"/><pubDate>Fri, 29 May 2026 23:15:43 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/05/laporan-dugaan-penipuan-dan-penggelapan-rp-300-juta-mengendap-di-polres-bengkalis-tanpa-ada-kejelasan</guid></item><item><title>Tak Ada Data, Masyarakat Cegat PT Agrinas Pasang Plang di Desa Lubuk Besar</title><link>https://www.indragirione.com/2026/05/tak-ada-data-masyarakat-cegat-pt-agrinas-pasang-plang-di-desa-lubuk-besar</link><description>&lt;p&gt;Indragiri Hilir,&#45; Masyarakat Desa Lubuk Besar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir mencegat pihak PT Agrinas Palma Nusantara yang hendak masuk melakukan pemetaan dan pemasangan patok lahan, Senin (18/5/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PT Agrinas Palma Nusantara bersama PT Berkah Langgeng Alam Purnama selaku pemegang Kerjasama Operasi (KSO) dicegat di depan kantor desa oleh masyarakat yang sejak pukul 07:00 WIB telah berkumpul.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tujuan Agrinas bersama KSO di Desa Lubuk Besar tercantum dalam surat yakni menindaklanjuti tahapan Sosialisasi Pengelolaan Lahan Hasil Oprasi Satgas PKH yang telah dilaksanakan, maka akan melaksanakan Pemetaan dan Pemasangan Patok diareal Wilayah Lubuk Besar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Desa Lubuk Besar, Tri Aprianto didampingi Kapolsek Kemuning Kompol M Simanungkalit dan Sekretaris Camat menyatakan masyarakat berkumpul karena adanya issu PT Agrinas akan masuk ke desa Lubuk Besar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sampaikan agar masyarakat tidak terprovokasi dan melakukan tindakan anarkis, melihat masyarakat semakin ramai yang datang, bisa jadi keos,&quot; ungkapnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Desa Lubuk Besar juga memfasilitasi dialog antara PT Agrinas dan KSO nersama masyarakat Desa Lubuk Besar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hasilnya masyarakat meminta PT Agrinas dan KSO membawa data data lengkap berkaitan dengan tujuan masuknya ke Lubuk Besar, pihak Agrinas dan KSO tidak bisa menampilkan atau memperlihatkan data data yang berkaitan dengan pertanyaan masyarakat,&quot; jelas Tri Aprianto.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat juga tidak mengizinkan PT Agrinas Palma Nusantara memasang plang dan patok sebelum ada kejelasan tentang status lahan yang di klaim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Perwakilan PT Agrinas dan KSO menyampaikan, akan mempelajari tentang regulasi berkaitan dengan keputusan PT Agrinas Pusat. Maka, mereka memutuskan untuk pulang dan tidak melanjutkan kegiatan pemasangan plang dan patok,&quot; tukas Kades Lubuk Besar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/18009901170-screenshot_20260518_125811.jpg"/><pubDate>Mon, 18 May 2026 12:58:25 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/05/tak-ada-data-masyarakat-cegat-pt-agrinas-pasang-plang-di-desa-lubuk-besar</guid></item><item><title>LAM Sebut Ornamen Salah Posisi, Konsultan Perencana: Itu Bukan Motif Rebung!</title><link>https://www.indragirione.com/2026/04/lam-sebut-ornamen-salah-posisi-konsultan-perencana-itu-bukan-motif-rebung</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt; &#45; Persoalan ornamen Tugu Tanjak di Pantai Selatbaru masih menjadi polemik. Pernyataan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis terkait ornamen yang diduga pucuk rebung di tugu tersebut justru bertolak belakang dengan keterangan Vitra Andready Romadhani, konsultan perencana proyek.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, ornamen yang dipasang di Tugu Tanjak tersebut bukan pucuk rebung, tapi batik vektor Melayu Riau yang biasa digunakan pada seni kaligrafi kontemporer dan batik Melayu Riau. Motif ini biasa digunakan pada desain grafis oleh desainer seperti pembuatan undangan, baliho dan lain&#45;lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Setau saya itu bukan motif rebung ya, tapi kalau kalian menyebutnya motif pucuk rebung ya terserah kalian aja,” jawab Andre via pesan &lt;i&gt;WhatsApp&lt;/i&gt;, Selasa (14/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun ketika diminta menjelaskan filosofi dan makna dalam kebudayaan Melayu jika motif batik vektor ditempatkan pada sebuah tanjak, Andre tidak menjawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Bengkalis diketahui telah menurunkan tim investigasi untuk menyikapi kehebohan di masyarakat terkait ornamen di Tugu Tanjak, pada Senin (13/4/2026) siang. Dari hasil investigasi, tim LAMR berpendapat telah terjadi kesalahan atau pelanggaran kaidah, dalam hal penempatan ornamen atau ukiran pucuk rebung di tugu tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernyataan itu berdasarkan hasil penilaian bersama tim investigasi yang terdiri dari Sekum DPH LAMR, Datuk Abdul Vattah, Sekum MKA, Datuk Darmansyah, dan para Timbalan Ketua Umum, yakni Datuk H Muchlizar dan Datuk Bukhari Rasyid, bersama Datuk Dodi Saputra, serta Datuk Ariansyah Putra. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Menurut kaidah, ukiran pucuk rebung, seharusnya menghadap ke atas karena ada filosofinya. Ukiran pucuk rebung melambangkan pertumbuhan, kekuatan, dan harapan untuk terus berkembang dalam kehidupan,” kata Datuk Abdul Vattah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal yang sama juga diutarakan Sekum MKA, Datuk Darmansyah. Ia menyebutkan bahwa memang telah terjadi kesalahan dalam penerapan pola ukiran pucuk rebung. Maka dari itu pihak LAM sangat menyayangkan tidak adanya koordinasi antara pemimpin proyek dengan pihak&#45;pihak yang mengerti tentang kaidah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semestinya, sebelum pekerjaan pembuatan Tugu Tanjak ini dilaksanakan, mereka berkonsultasi dulu dengan LAMR Kabupaten Bengkalis, agar segala sesuatunya berjalan sesuai ketentuan, kaidah dan alur patut. LAMR sangat terbuka, dan selalu bersedia memberikan masukan jika diminta, dan di LAMR banyak para tokoh yang mengerti tentang kaidah penggunaan ukiran Melayu,” kata Datuk Darmansyah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa yang disampaikan oleh Datuk Abdul Vattah dan Datuk Darmansyah, juga diaminkan oleh Timbalan Ketua Umum DPH, Datuk H Muchlizar dan Datuk Bukhari Rasyid. Mereka berpendapat bahwa penempatan ukiran Melayu, sebaiknya disesuaikan dengan alur patut yang sudah diajarkan oleh para pendahulu dan tokoh&#45;tokoh adat Melayu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berkaitan dengan itu, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis, Alwizar, yang kabarnya merupakan PPTK proyek ini, belum memberi keterangan. Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi masih gagal, baik via pesan &lt;i&gt;WhatsApp&lt;/i&gt; maupun melalui telepon seluler, karena nomornya tidak aktif. Saat didatangi ke kantor pun, dia pun disebut jarang masuk.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pak Awi (Alwizar) belum masuk pak,” kata security saat awak media menyambangi Kantor Disbudparpora Bengkalis pada Selasa (14/4/2026), sekira pukul 10.00 WIB. &lt;strong&gt;(Rudi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/91454975739-x-tugu_tanjak_lamr_bengkalis.jpg"/><pubDate>Wed, 15 Apr 2026 16:17:53 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/04/lam-sebut-ornamen-salah-posisi-konsultan-perencana-itu-bukan-motif-rebung</guid></item><item><title>Operasi Wirawaspada, Imigrasi Bengkalis Perkuat Pengawasan Orang Asing</title><link>https://www.indragirione.com/2026/04/operasi-wirawaspada-imigrasi-bengkalis-perkuat-pengawasan-orang-asing</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt; &#45; Kantor Imigrasi Bengkalis terus memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah kerjanya dengan menggelar operasi Wirawaspada selama lima hari.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Operasi ini dimulai pada Selasa tanggal 7 dan berakhir Kamis 11 April 2026, dengan melakukan serangkaian pemantauan di sejumlah titik, mulai hotel, penginapan hingga perusahaan, di Pulau Bengkalis, Mandau, Pinggir dan Bukit Batu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertama didatangi oleh Tim Pengawasan adalah Hotel Hallo di Jalan Hang Tuah Bengkalis pada Selasa siang sekira pukul 15.00 WIB. Dari hasil koordinasi dengan pihak hotel tidak ditemukan tamu warga negara asing yang menginap. Pihak hotel juga menyatakan komitmennya untuk melaporkan keberadaan orang asing secara online melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) serta ke Kantor Imigrasi Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengawasan kemudian dilanjutkan ke beberapa penginapan lain seperti Hotel Twin di Jalan Ahmad Yani dan Wisma Melati di masih dalam Kota Bengkalis, hasil pengecekan tidak ada orang asing yang menginap.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagaimana pengelola hotel dan penginapan sebelumnya, pihak Twin dan Wisma Melati juga menyatakan kesiapannya bekerja sama dan melaporkan jika ada warga negara asing yang menginap di hotel dan penginapan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keesokan harinya, Rabu (8/4/2026), tim bergerak menuju Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan. Rabu siang petugas melakukan pemeriksaan di Hotel Susuka. Hasilnya, juga tidak ditemukan adanya orang asing yang menginap. Kendati demikian, petugas Imigrasi tetap mengingatkan pihak hotel untuk segera melaporkan apabila ada tamu asing yang menginap.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Esoknya, Kamis (9/4/2026) pagi, sekira pukul 09.00 WIB, tim pengawasan mendatangi Klenteng Shin Wi King di Kecamatan Mandau. Namun, petugas tidak menemukan aktivitas maupun keberadaan warga negara asing di lokasi tersebut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim Pengawasan meminta agar pengelola klenteng berkoordinasi dengan pihak Imigrasi jika ada orang asing atau kegiatan ibadah yang melibatkan orang asing.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara hari berikutnya, Jumat (10/4/2026), sekitar pukul 13.00 WIB, tim mendatangi PT Bohai Drilling Service Indonesia di Kecamatan Bathin Solapan. Dalam pemeriksaan yang didampingi pihak perusahaan, ditemukan sebanyak 40 warga negara asing berkewarganegaraan China yang bekerja di lokasi tersebut. Setelah dilakukan verifikasi, seluruhnya diketahui memiliki dokumen keimigrasian dan izin tinggal yang masih berlaku.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan pengawasan orang asing dilanjutkan ke Kecamatan Bukit Batu. Di Bukit Batu Tim melakukan pengecekan di Wisma Haston. Di hotel ini tidak menemukan adanya tamu asing yang menginap. Pengelola Haston diimbau untuk aktif melaporkan melalui APOA apabila terdapat warga negara asing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Kantor Imigrasi Bengkalis melalui Seksi Humas mengatakan, pengawasan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban administrasi keimigrasian serta memastikan seluruh aktivitas orang asing di wilayah tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pengawasan ini bagian dari tertib administrasi terhadap orang asing,” kata Humas Imigrasi Bengkalis Hendro. &lt;strong&gt;(Rilis)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/24446270306-whatsapp_image_2026-04-14_at_15.jpeg"/><pubDate>Tue, 14 Apr 2026 16:50:35 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/04/operasi-wirawaspada-imigrasi-bengkalis-perkuat-pengawasan-orang-asing</guid></item><item><title>Tinjau Tugu Tanjak Selatbaru, LAMR: Posisi Ornamen Pucuk Rebung Salah!</title><link>https://www.indragirione.com/2026/04/tinjau-tugu-tanjak-selatbaru-lamr-posisi-ornamen-pucuk-rebung-salah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt; &#45; Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis menurunkan tim investigasi dalam menyikapi polemik di tengah masyarakat Bengkalis tentang dugaan kesalahan penempatan ukiran “pucuk rebung” yang terbalik pada Tugu Tanjak di Selatbaru.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini dikatakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Seri Syaukani Al Karim kepada media ini, Senin (13/4/2026) sore. Menurutnya, Tim LAMR, yang terdiri dari Sekum DPH LAMR, Datuk Abdul Vattah, Sekum MKA, Datuk Darmansyah, dan para Timbalan Ketua Umum, yang terdiri dari Datuk H Muchlizar dan Datuk Bukhari Rasyid, Datuk Dodi Saputra, Datuk Ariansyah Putra, pada Senin (13/4/2026) siang, telah meninjau proyek Tugu Tanjak yang berlokasi di Pantai Wisata Desa Selatbaru, Kecamatan Bantan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari pantauan tim investigasi, LAMR berpendapat, memang telah terjadi kesalahan atau pelanggaran kaidah dalam hal penempatan ornamen atau ukiran pucuk rebung. Sekum DPH LAMR, Datuk Abdul Vattah, mengatakan semestinya ukiran pucuk rebung itu menghadap ke atas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Menurut kaidah, ukiran pucuk rebung seharusnya menghadap ke atas karena ada filosofinya. Ukiran pucuk rebung melambangkan pertumbuhan, kekuatan, dan harapan untuk terus berkembang dalam kehidupan,” kata Datuk Abdul Vattah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menyambung Datuk Abdul Vattah, Sekum MKA, Datuk Darmansyah, menyebutkan bahwa memang telah terjadi kesalahan dalam penerapan pola ukiran pucuk rebung, dan hal ini terjadi karena kurangnya koordinasi antara pemimpin proyek dengan pihak&#45;pihak yang mengerti tentang kaidah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semestinya, sebelum pekerjaan pembuatan Tugu Tanjak ini dilaksanakan, mereka berkonsultasi dulu dengan LAMR Kabupaten Bengkalis, agar segala sesuatunya berjalan sesuai ketentuan, kaidah dan alur patut. LAMR sangat terbuka, dan selalu bersedia memberikan masukan jika diminta. Dan di LAMR banyak para tokoh yang mengerti tentang kaidah penggunaan ukiran Melayu,” kata Datuk Darmansyah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa yang disampaikan oleh Datuk Abdul Vattah dan Datuk Darmansyah, juga diaminkan oleh Timbalan Ketua Umum DPH, Datuk H Muchlizar dan Datuk Bukhari Rasyid. Mereka berpendapat bahwa penempatan ukiran Melayu, sebaiknya disesuaikan dengan alur patut yang sudah diajarkan oleh para pendahulu dan tokoh&#45;tokoh adat Melayu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Bengkalis, Datuk Seri H Ilham Noer, ketika dihubungi secara terpisah , mengatakan bahwa, LAMR Kabupaten Bengkalis, akan segera menghubungi dinas terkait, untuk menyampaikan pandangan LAMR.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita akan segera menghubungi dinas terkait, dan akan memberikan saran, terhadap langkah&#45;langkah yang semestinya diambil. Jika terjadi kesalahan penempatan ukiran, maka kita akan menyarankan agar kesalahan tersebut diperbaiki,” kata Datuk Seri H Ilham Noer. &lt;strong&gt;(Rudi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/18159115662-whatsapp_image_2026-04-13_at_17.jpeg"/><pubDate>Mon, 13 Apr 2026 21:51:13 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/04/tinjau-tugu-tanjak-selatbaru-lamr-posisi-ornamen-pucuk-rebung-salah</guid></item><item><title>Terkait Ornamen Tugu Tanjak di Pantai Selatbaru, Tokoh Muda Bengkalis Meminta LAM Tegas</title><link>https://www.indragirione.com/2026/04/terkait-ornamen-tugu-tanjak-di-pantai-selatbaru-tokoh-muda-bengkalis-meminta-lam-tegas</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt; &#45; Sorotan terhadap ornamen Tugu Tanjak di Pantai Selatbaru Bengkalis mulai menuai perbincangan. Banyak pihak mempertanyakan filosofi dan makna pucuk rebung mengarah ke bawah pada bagian karangan atau solek tanjak. Bahkan ada yang mulai menduga bahwa tugu dengan tapak, bengkong, simpul berwarna hitam, dan karangan dengan pucuk rebung berwarna kuning emas mengarah ke bawah, tidak sesuai jati diri anak Melayu.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah seorang yang mempertanyakan adalah Muhammad Fachrorozi. Menurut Tokoh Muda Bengkalis ini ornamen Pucuk Rebung pada karangan sebuah tanjak lazimnya mengarah ke atas, tapi pada Tugu Tanjak di Selatbaru justru sebaliknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi lelaki Melayu, ungkapnya, tanjak bukan hanya sekadar penutup kepala, tapi merupakan simbol kehormatan, marwah, martabat, dan jati diri. Yang dahulu dipakai oleh raja, panglima, dan pendekar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai anak keturunan Melayu Riau, Muhammad Fachrorozi yang akrab disapa Agam menekankan pentingnya menempatkan simbol Melayu pada posisi yang lazim, termasuk pada Tugu Tanjak di Pantai Selatbaru tersebut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari historis tersebut, ia mendesak Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bengkalis sebagai benteng kebudayaan bertindak tegas. Pasalnya, ornamen atau simbol dari nilai kebudayaan itu sendiri tidak tegak lurus dengan nilai filosofis yang telah menjadi panutan secara historis Melayu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya tidak mempersoalkan pembangunan apa pun, tapi yang melambangkan nilai dan bentuk dari historis kebudayaan Melayu jangan sampai melenceng,” kata Agam kepada media ini, Minggu (11/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Melayu tidak hanya terjaga dengan simbol, tapi juga penuh rasa adab sebagai kekuatan pribadi yang luhur dari setiap keberlangsungan insan&#45;insan Melayu itu sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sesuatu yang tak lazim serta salah, wajib untuk tidak diterima. Karena berpotensi merusak nilai permanen sejarah bagi generasi Melayu,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan itu, Agam juga mengingatkan LAM Kabupaten Bengkalis sebagai benteng dalam melestarikan kebudayaan Melayu. Tanggung jawab moral berada di pundak LAM sebagai pengayom pada wilayah yang dimaksud.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“LAM harus tegas dalam memandang nilai yang dipandang penting bagi semangat Melayu,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diungkapkan Agam, akar historis utama pucuk rebung secara garis besar mengartikan sesuatu yang baik, penuh pengharapan, kuat, tegak lurus dan menjadi pribadi yang berguna. Serta bisa juga mengartikan hubungan pribadi yang lurus kepada Sang Pencipta dan juga alam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jika ornamen Tugu Tanjak tersebut salah harus diperbaiki, jangan mencari dalil,” ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan instansi pemerintah yang memiliki kegiatan di bidang kebudayaan agar melakukan kajian mendalam dengan melibatkan lembaga yang kompeten sebelum melaksanakan program tersebut.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Vitra Andready Romadhani selaku konsultan perencana proyek Tugu Tanjak di Selatbaru ketika dikonfirmasi belum bersedia memberi penjelasan. Ia berjanji akan memberi penjelasan dengan didampingi kepala bidang terkait di Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis, yang juga sebagai PPTK proyek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Nanti kita jelaskan bersama PPTK, karena saya tidak bisa memberi penjelasan mendalam terkait hal ini tanpa dampingan dari PPTK,” jawab Vitra melalui pesan &lt;i&gt;WhatsApp&lt;/i&gt;. &lt;strong&gt;(Rudi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/57427920337-whatsapp_image_2026-04-12_at_16.jpeg"/><pubDate>Sun, 12 Apr 2026 19:15:53 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/04/terkait-ornamen-tugu-tanjak-di-pantai-selatbaru-tokoh-muda-bengkalis-meminta-lam-tegas</guid></item><item><title>Listrik Sering Mati Mendadak di Bengkalis, Monyet dan Ular Jadi Momok PLN</title><link>https://www.indragirione.com/2026/04/listrik-sering-mati-mendadak-di-bengkalis-monyet-dan-ular-jadi-momok-pln</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt; &#45; Pelayanan listrik PT PLN di Pulau Bengkalis masih dikeluhkan masyarakat. Aliran listrik yang mengalir sering padam. Tak pelak, Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT PLN Bengkalis, yang bertanggung jawab dalam operasional teknis, transaksi energi atau pelayanan pelanggan listrik di Pulau Bengkalis, menjadi sorotan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Padahal, saat ini terdapat 40 unit mesin pembangkit milik empat perusahaan yakni PT PLN, PT JBM, PT BGP dan PT Hutan Alam menjadi pemasok listrik di Pulau Bengkalis. 40 mesin diesel tersebut menghasilkan daya 29 Megawatt (MW). Sementara kebutuhan listrik di Pulau Bengkalis secara keseluruhan termasuk tambak udang, baru 23 MW. Artinya, terdapat surplus 6 MW.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun demikian, hal itu ternyata belum menjamin listrik di Pulau Bengkalis menyala 24 jam terus menerus. Justru sebaliknya, tidak ada hujan petir maupun badai, tiba&#45;tiba listrik mendadak mati. Anehnya, listrik tersebut padam pada jam&#45;jam tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tak ada hujan, tak ada angin tiba&#45;tiba listrik mati. Ini (padam) sudah berulang kali,” keluh Hendri warga Kota Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi hal ini, Andra, Team Leader K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) ULP PT PLN Bengkalis yang dijumpai pada Rabu (9/4/2026) lalu di kantornya mengatakan, selaku pihak yang bertanggungjawab dalam operasional teknis, transaksi energi, atau pelayanan pelanggan, tidak ada niat atau sengaja lakukan pemadaman.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, ada dua faktor matinya listrik di Bengkalis. Pertama saat pemeliharaan mesin, kedua akibat binatang liar. Apabila ada pemadaman saat pemeliharaan atau &lt;i&gt;overhaull&lt;/i&gt;, terlebih dahulu pihaknya akan menyampaikan informasi kepada pelanggan baik melalui media maupun media sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sedangkan jika listrik mati mendadak, itu murni akibat gangguan binatang liar, bukan memprioritaskan kepada tambak udang yang selama ini jadi pembicaraan warga. Ditegaskan Andra, sampai saat ini gangguan binatang liar seperti monyet, lutung dan ular masih menjadi momok bagi PLN Bengkalis.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita ada perjanjian dengan pengusaha tambak udang, jika ada pemadaman, pertama&#45;tama yang kami padamkan mereka (tambak udang). Tapi, gangguan dari monyet, lutung dan ular tidak bisa kita prediksi,” tegas Andra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andra mengaku, selama dirinya bertugas di Bengkalis, ketiga jenis hewan tersebut paling dominan berinteraksi dengan jaringan listrik (memanjat tiang atau berjalan di kabel). Hal ini menyebabkan terjadinya korsleting, terutama pada pagi dan sore hari.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Delapan puluh persen gangguan listrik di Pulau Bengkalis akibat binatang liar,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia memaparkan, efek dari pemadaman berkala dan padam seketika akibat binatang liar justru berpengaruh pada penerimaan PLN dari segi tagihan. Karena tagihan dihitung berdasarkan besarnya pemakaian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau listrik mati, kami yang rugi. Tentu tagihan berkurang dan otomatis pemasukan berkurang,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk menimalisir gangguan binatang liar, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya, seperti memasang seng duri di tiang, dan seng payung yang ujungnya digunting agar melambai diterpa angin untuk menakut&#45;nakuti monyet serta &lt;i&gt;protection sleeve&lt;/i&gt; atau pelindung kabel, sekaligus mencegah hubungan arus pendek &lt;i&gt;(short circuit)&lt;/i&gt; akibat hewan. Namun, semua usaha tersebut belum menjamin amannya kabel dari binatang liar yang kehadirannya sulit diprediksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita sudah berupaya melakukan berbagai terobosan agar listrik tidak terganggu dengan keberadaan hewan tersebut. Namun, hasilnya masih belum maksimal. Karena jaringan kabel dekat dengan hutan dan kebun,” ujarnya lagi. &lt;strong&gt;(Rudi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/35301275176-whatsapp_image_2026-04-12_at_13.jpeg"/><pubDate>Sun, 12 Apr 2026 14:35:22 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/04/listrik-sering-mati-mendadak-di-bengkalis-monyet-dan-ular-jadi-momok-pln</guid></item><item><title>Heboh di Medsos, Ornamen Pucuk Rebung Tugu Tanjak di Pantai Selatbaru Disebut Terbalik</title><link>https://www.indragirione.com/2026/04/heboh-di-medsos-ornamen-pucuk-rebung-tugu-tanjak-di-pantai-selatbaru-disebut-terbalik</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt; &#45; Tugu Tanjak yang ada di Pantai Selatbaru, Kabupaten Bengkalis, menjadi sorotan. Proyek yang dibangun oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis ini terlihat janggal, karena ornamen tanjak yang ada di tugu itu disebut tak lazim. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut sejumlah masyarakat, ornamen pucuk rebung pada destar tanjak lazimnya mengarah ke atas, tapi di tugu tersebut ornamennya justru mengarah ke bawah. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tugu apa namanya tu, pucuk rebungnya harusnya ke atas ini kok ke bawah,” kata Hendri warga kota Bengkalis kepada media ini, Jumat (10/4/2026) siang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Posisi pucuk rebung ini juga menjadi perbincangan hangat masyarakat Bengkalis di media sosial. Banyak dari mereka yang menyayangkan proyek tersebut terkesan asal jadi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena ketidak hati&#45;hatian pengawas dan kontraktor dalam membangun, Tugu Tanjak yang seharusnya menjadi ikon objek Pantai Selatbaru, justru kini jadi cemoohan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika dikonfirmasi terkait hal ini, salah seorang pejabat di Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis mengatakan bahwa urusan pariwisata berada di bawah kewenangan Alwizar selaku Kepala Bidang (Kabid).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau masalah pariwisata itu domainnya pak Alwizar. Silahkan bapak konfirmasi sama beliau,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Alwizar yang coba dihubungi melalui telepon seluler, belum dapat tersambung, karena ponselnya tidak aktif. &lt;strong&gt;(Rudi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/17826829822-x-tugu_tanjak---.jpg"/><pubDate>Fri, 10 Apr 2026 15:45:46 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/04/heboh-di-medsos-ornamen-pucuk-rebung-tugu-tanjak-di-pantai-selatbaru-disebut-terbalik</guid></item><item><title>Suasana Haru Iringi Pelepasan Jenazah Wakil Ketua PWI Bengkalis</title><link>https://www.indragirione.com/2026/04/suasana-haru-iringi-pelepasan-jenazah-wakil-ketua-pwi-bengkalis</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt; &#45; Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan jenazah Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkalis, Yulistar Elevanto Simorangkir, yang dilaksanakan pada Rabu (8/4/2026) di rumah duka, Jalan Bandes, Desa Wonosari Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan sejawat dan berbagai kalangan. Sejumlah papan ucapan belasungkawa tampak berjejer di halaman rumah duka, berasal dari Bupati Bengkalis, Wakil Ketua DPRD Bengkalis, hingga unsur Forkopimda sebagai bentuk penghormatan terakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir dalam prosesi tersebut ketua dan pengurus PWI Bengkalis serta rekan&#45;rekan seprofesi, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, didampingi Kasat Lantas AKP Shandra Amelia serta jajaran Humas Polres Bengkalis, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis bersama humas dan beberapa orang hakim juga turut hadir. Kehadiran mereka menjadi bukti kedekatan almarhum dengan berbagai institusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Kapolres Bengkalis menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian sosok insan pers yang dinilainya berdedikasi tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Walaupun hanya sekali bertatap muka dengan beliau saat berbuka puasa, saya melihat almarhum sebagai sosok jurnalis yang memiliki dedikasi tinggi. Semangatnya dalam menyampaikan informasi kegiatan Polres Bengkalis serta memperjuangkan kebenaran menjadi teladan bagi kita semua,” ungkap AKBP Fahrian Saleh Siregar di hadapan keluarga almarhum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menambahkan bahwa almarhum merupakan mitra strategis Polres Bengkalis dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diketahui, Yulistar Elevanto Simorangkir menghembuskan napas terakhir pada Senin (6/4/2026) pukul 06.30 WIB di RSUD Kabupaten Bengkalis, dengan meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa tahun terakhir, almarhum diketahui mengidap penyakit komplikasi, namun selama ini tidak pernah mengeluhkan kondisinya kepada rekan&#45;rekan sejawat. Ia tetap beraktivitas seperti biasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Almarhum lahir di Bengkalis pada 11 Juli 1968 dan tutup usia pada usia 58 tahun. Selain dikenal sebagai jurnalis berdedikasi, almarhum juga memiliki latar belakang pendidikan sebagai Sarjana Teknik (Ir) di bidang perikanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai prosesi pelepasan, jenazah almarhum kemudian dikebumikan di pemakaman Gereja HKBP, Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua PWI Bengkalis, Adi Putra, dalam sambutannya mengenang almarhum sebagai sosok yang baik, rendah hati, dan penuh dedikasi dalam dunia jurnalistik. Ia memaparkan, almarhum memulai karier jurnalistiknya sejak tahun 2005 dan bergabung dengan PWI Bengkalis pada tahun 2016.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama perjalanannya, ia aktif berkontribusi dan pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Kesejahteraan PWI Bengkalis masa bakti 2021&#45;2024. Hingga akhir hayatnya, almarhum mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Bengkalis masa bakti 2024&#45;2027.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Almarhum bukan hanya sahabat, tetapi juga sosok yang telah memberikan warna dalam perjalanan jurnalistik di Bengkalis. Kebaikan, ketulusan, dan pengabdiannya akan selalu kami kenang,” ujar Adi Putra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ucapan duka juga disampaikan Ahmadi, pimpinan perusahaan &lt;i&gt;classnews.id&lt;/i&gt;, tempat almarhum bernaung sebagai wartawan. Ia mengaku sangat kehilangan dan tak menyangka kepergian sosok yang dikenal penuh semangat tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selamat jalan, sahabat. Pengabdian dan kenanganmu akan selalu hidup di hati kami,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelepasan jenazah berlangsung khidmat dan penuh haru. Isak tangis keluarga dan sahabat mengiringi langkah terakhir almarhum menuju peristirahatan terakhirnya. &lt;strong&gt;(Rudi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/64999181736-whatsapp_image_2026-04-08_at_15.jpeg"/><pubDate>Wed, 08 Apr 2026 16:39:00 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/04/suasana-haru-iringi-pelepasan-jenazah-wakil-ketua-pwi-bengkalis</guid></item><item><title>Pelayanan Poli RSUD Bengkalis Tutup, Belasan Pasien Terlantar</title><link>https://www.indragirione.com/2026/04/pelayanan-poli-rsud-bengkalis-tutup-belasan-pasien-terlantar</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt; &#45; Belasan pasien rujukan terlantar alias tidak bisa berobat maupun kontrol di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis karena pelayanan poli tutup, Sabtu (4/4/2026).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Para pasien yang ingin berobat pagi ini hanya diterima oleh sekuriti RSUD dengan penjelasan bahwa pelayanan rujukan hari ini, Sabtu ditutup karena libur. Mereka diminta untuk datang lagi pada Senin tanggal 6 April 2026.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Mendapati kondisi tersebut, sejumlah pasien tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Kepada media ini, salah seorang keluarga pasien mengaku tak mengetahui jika poli pelayanan RSUD Bengkalis tutup hari ini. Pasalnya di aplikasi pendaftaran JKN masih tertera status peserta dilayani, pada tanggal 04&#45;04&#45;2026 pukul 10:42.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Berdasarkan pendaftaran secara online tersebut pasien kemudian datang ke RSUD. Namun, alangkah kecewanya mereka sesampai di RSUD, karena poli pelayanan ternyata ditutup.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Saya betul&#45;betul kecewa saat membawa orangtua saya kontrol ke RSUD. Di pendaftaran aplikasi JKN dilayani hari ini Sabtu tanggal 4. Ternyata RSUD tutup. Padahal, orangtua saya datang dari Rupat,&quot; ujar salah seorang keluarga pasien.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Direktur RSUD Bengkalis dr Azhari Effendi melalui Wadir Pelayanan dan Keperawatan Tino Suhendro ketika dikonfirmasi Sabtu siang, mengakui pelayanan poli tutup hari ini karena ada kebijakan libur nasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurut Tino, hari ini yang diliburkan hanya pelayanan poli, dan itu sudah diumumkan melalui media sosial.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Hanya saja, pengumuman pihak manajemen tidak sinkron dengan jadwal pelayanan yang telah dibuat dokter poli RSUD melalui aplikasi JKN. Akibatnya, belasan pasien yang sudah mendaftar melalui aplikasi JKN harus &quot;gigit jari&quot; karena pelayanan poli tutup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Tino mengungkapkan, pada aplikasi di BPJS, jadwal kontrol yang muncul di aplikasi Mobile JKN merupakan jadwal yang telah dibuat sebelumnya oleh dokter poli atau fasilitas kesehatan saat pasien melakukan kontrol.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ketika kemudian terdapat kebijakan libur atau penyesuaian pelayanan, jadwal yang sudah terlanjur tercatat di aplikasi bisa saja tetap muncul. Oleh karena itu, pasien dapat melakukan penjadwalan ulang atau kembali mendaftar pada hari pelayanan berikutnya, yaitu hari saat poliklinik kembali beroperasi normal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Munculnya persoalan ini, menurut Tino karena tidak semua masyarakat mempunyai medsos, sehingga di lapangan ada informasi yang tidak jelas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Ini akan menjadi koreksi kami kedepannya,&quot; kata Tino melalui pesan &lt;i&gt;WhatsApp&lt;/i&gt; Kamis siang. &lt;strong&gt;(Rudi)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/14669781241-img-20260404-wa0012.jpg"/><pubDate>Sat, 04 Apr 2026 12:12:02 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/04/pelayanan-poli-rsud-bengkalis-tutup-belasan-pasien-terlantar</guid></item><item><title>Kebakaran Lahan di Teluk Lancar Meluas, Warga Minta Bantuan Alat Berat</title><link>https://www.indragirione.com/2026/04/kebakaran-lahan-di-teluk-lancar-meluas-warga-minta-bantuan-alat-berat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, BANTAN&lt;/strong&gt; &#45; Kebakaran lahan di Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis semakin meluas dan menghanguskan belasan hektar kebun warga. Memasuki hari ke&#45;7 kebakaran, masyarakat dibantu TNI, Polri, BNPB, Damkar, Masyarakat Peduli Bencana, dan elemen lainnya terus berjibaku memadamkan api.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, sejauh ini belum nampak tanda&#45;tanda api bakal padam secara menyeluruh. Kondisi diperparah karena lokasi kebakaran merupakan tanah gambut yang sudah kering karena sudah lama tidak turun hujan. Bahkan saat ini api sudah mendekati perkampungan yang membuat warga semakin khawatir atas keselamatan keluarga dan rumah mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oleh karena itu, warga Teluk Lancar meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkalis menurunkan alat berat untuk membuat parit agar kebakaran tidak semakin luas. Salah seorang warga Desa Teluk Lancar, Aini, mengatakan masyarakat sangat berterimakasih kepada pihak&#45;pihak yang telah berjibaku membantu pemadaman, tetapi ia berharap juga kepada pemerintah untuk bisa menurunkan bantuan alat berat supaya kondisi di lapangan bisa diatasi secara maksimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Menurut saya, sebaiknya Pemda menurunkan alat berat membuat parit untuk mencegah meluasnya kebakaran,&quot; ujarnya kepada media ini, Kamis (02/04/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kapolsek Bantan Iptu Iskandar ketika dikonfirmasi mengakui pihaknya masih kesulitan memadamkan api. Iskandar yang saat ini tengah berada di Pekanbaru karena ada urusan di Polda mengakui jika api sudah mendekati perkampungan. Terkait teknis pemadaman, ia menyampaikan bahwa disamping memadamkan lahan kebun yang terbakar, tim yang saat ini tengah berada di lapangan terlebih dahulu memadamkan api yang mengarah ke perkampungan untuk mengantisipasi agar api tidak menjamah rumah warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita dahulukan pemadaman api yang mengarah ke perkampungan agar tidak menjalar ke rumah warga,&quot; kata Iskandar via sambungan telepon seluler pada Kamis pagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Iptu Iskandar mengatakan belum mendapat informasi terkait adanya permintaan alat berat dari warga. Namun demikian, pihaknya sangat mendukung permintaan tersebut. Untuk itu, ia berharap hal ini disampaikan saat ada pertemuan atau saat sama&#45;sama memadamkan api.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jika ada permintaan, sampaikan saja, biar kita koordinasikan dengan instansi terkait,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskan Iskandar, tidak turunnya hujan di sekitar kawasan membuat pihaknya kesulitan memadamkan api. Karena musim panas yang cukup panjang areal yang sudah padam, tak lama kemudian muncul lagi titik api.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Di desa lain turun hujan, disana (Teluk Lancar) tak ada hujan. Jadi di areal yang sudah padam, tiba&#45;tiba muncul lagi titik api,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkait permintaan masyarakat tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkalis Salman hingga berita ini diturunkan, belum bisa dihubungi. Pesan &lt;i&gt;WhatsApp&lt;/i&gt; yang dikirim belum dibaca, sementara saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, nomornya tidak aktif. &lt;strong&gt;(Rudi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/2159728844-x-kebakaran_lahan_di_teluk_lancar----.jpg"/><pubDate>Thu, 02 Apr 2026 11:45:27 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/04/kebakaran-lahan-di-teluk-lancar-meluas-warga-minta-bantuan-alat-berat</guid></item><item><title>Mobil Wakil Ketua DPRD Bengkalis Kecelakaan di Jalan Pakning&#45;Dumai, Ini Keterangan Kasat Lantas!</title><link>https://www.indragirione.com/2026/04/mobil-wakil-ketua-dprd-bengkalis-kecelakaan-di-jalan-pakningdumai-ini-keterangan-kasat-lantas</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt; &#45; Mobil Toyota Fortuner BM 9 D yang ditumpangi oleh Wakil Ketua DPRD Bengkalis Hendrik Firnanda Pangaribuan mengalami kecelakaan lalulintas di ruas Jalan Pakning&#45;Dumai, Desa Api&#45;Api, pada Selasa (31/3/2026) siang, sekira pukul 11.00 WIB. Mobil tersebut bertabrakan dengan Toyota Kijang Innova Reborn BM 1903 DY yang dikemudikan oleh Adika Nursal (24), namun tidak ada korban jiwa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini disampaikan Kepala Satuan Lalulintas Polres Bengkalis AKP Shandra Amalia melalui rilis yang diterima media ini, pada Selasa (31/3/2026) malam. Menurut Shandra Amalia, dalam kecelakaan tersebut Fortuner BM 9 D yang dikemudikan Marcellino Kyla Alfito (23) berpenumpang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Hendrik Firnanda Pangaribuan (37) terguling masuk parit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;AKP Shandra Amalia menjelaskan, tabrakan tersebut berawal ketika Kijang Innova Reborn BM 1903 DY yang dikemudikan Adika Nursal berpenumpang Jeremia Pakpahan dan Renol Parapat melaju dengan kecepatan sedang dari arah Dumai menuju arah Sungai Pakning, sedangkan Toyota Fortuner BM 9 D yang dikemudikan Marcellino melaju dari arah Pakning menuju Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika sampai di tempat kejadian perkara (TKP), ungkap Shandra, pengemudi Innova Reborn diduga hilang kendali dan bergerak ke kanan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, melaju Toyota Fortuner BM 9 D yang dikemudikan Marcellino Kyla Alfito berpenumpang Hendrik Firnanda Pangaribuan. Karena jarak sudah dekat dan sulit untuk menghindar akhirnya terjadi tabrakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena jarak yang sudah dekat sehingga terjadilah lakalantas tersebut,&quot; kata Shandra Amalia melalui rilisnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akibat dari kejadian tersebut pengemudi mobil Toyota Fortuner BM 9 D, Marcellino Kyla Alfito, mengalami luka lecet di tangan sebelah kanan, sedangkan Hendrik Firnanda mengalami nyeri di bagian pinggang. Sementara itu, supir Innova Reborn Adika Nursal luka ringan di bagian bibir dan memar di bagian dahi, sedangkan dua penumpang Innova, yakni Jeremia Pakpahan (23) dan Renol Parapat (42) tidak mengalami apa&#45;apa. Hanya saja, Innova Reborn diketahui mengalami rusak parah di bagian depan sebelah kanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kedua kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dengan kerugian materil diperkirakan Rp 100 juta,&quot; ujarnya. &lt;strong&gt;(Rudi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/15363020151-whatsapp_image_2026-03-31_at_23.jpeg"/><pubDate>Wed, 01 Apr 2026 05:56:00 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/04/mobil-wakil-ketua-dprd-bengkalis-kecelakaan-di-jalan-pakningdumai-ini-keterangan-kasat-lantas</guid></item><item><title>Mafirion PKB Minta Komnas HAM Segera Menyimpulkan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus</title><link>https://www.indragirione.com/2026/03/mafirion-pkb-minta-komnas-ham-segera-menyimpulkan-kasus-penyiraman-aktivis-kontras-andrie-yunus</link><description>&lt;p&gt;Indragirione.com,&#45; Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) hingga kini belum menyimpulkan kasus penyiraman air keras yang dialami Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang (KontraS), Andrie Yunus apakah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) atau tidak. Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion menegaskan bahwa Komnas HAM harus segera membuat kesimpulan yang tegas dan tepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lambannya Komnas HAM dalam membuat kesimpulan bisa membuat penegak hukum kehilangan rujukan kuat berbasis HAM selain itu kasus ini berisiko diposisikan sebagai tindak pidana biasa, bukan pelanggaran HAM serius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Padahal, Menurut Mafirion, tindakan penyiraman air keras bukan sekadar tindak pidana biasa, melainkan bentuk kekerasan yang secara langsung merampas hak dasar korban sebagai manusia. Dan kasus ini sangat kuat dikategorikan sebagai pelanggaran HAM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Peristiwa ini jelas melanggar hak untuk hidup aman, hak bebas dari penyiksaan, serta hak atas perlindungan diri. Ini bukan sekadar kriminalitas, tetapi sudah masuk dalam kategori pelanggaran HAM,tegas Mafirion di Jakarta, Jumat (27/3/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai, ketidakjelasan sikap ini berpotensi melemahkan upaya penegakan keadilan dan perlindungan terhadap para pembela HAM di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Komnas HAM tidak boleh ragu untuk segera membuat kesimpulan dalam kasus Andrie Yunus. Ini penting, untuk memastikan negara hadir dan serius melindungi para aktivis HAM,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mafirion menjelaskan, apabila kasus ini tidak segera disimpulkan, maka akan menimbulkan sejumlah dampak serius seperti misalnya melemahkan posisi korban, karena penanganan hanya akan dilihat sebagai kasus kriminal biasa tanpa pendekatan perlindungan HAM yang komprehensif. Selain itu, mengaburkan motif dan aktor intelektual, sehingga potensi keterlibatan pihak tertentu, termasuk kemungkinan adanya aktor di balik layar, sulit diungkap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami juga kuatir jika tidak segera disimpulkan maka akan menciptakan efek takut (chilling effect) bagi aktivis dan pembela HAM lainnya, yang dapat menghambat kerja&#45;kerja advokasi. Kepercayaan publik terhadap negara, khususnya dalam komitmen penegakan HAM juga akan menurun,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Mafirion menekankan bahwa penetapan suatu peristiwa &amp;nbsp;memiliki arti yang sangat penting dan strategis. “Penetapan ini bukan sekadar label, tetapi menjadi dasar hukum dan moral untuk memastikan penanganan yang lebih serius, menyeluruh, dan berkeadilan,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia merinci bahwa pentingnya penetapan untuk menjamin perlindungan maksimal bagi korban, termasuk pemulihan fisik, psikologis, dan sosial. Selain itu, penetapan pelanggaran HAM dapat mendorong pengungkapan kebenaran secara utuh, termasuk kemungkinan adanya dalang atau aktor intelektual.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mafirion meminta Komnas HAM segera melakukan langkah proaktif dan berani dalam menyimpulkan kasus ini. “Negara tidak boleh kalah oleh kekerasan. Ketegasan Komnas HAM sangat dibutuhkan agar keadilan tidak hanya ditegakkan, tetapi juga dirasakan,” pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/30253815933-screenshot_20260327_171057.jpg"/><pubDate>Fri, 27 Mar 2026 17:11:16 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/03/mafirion-pkb-minta-komnas-ham-segera-menyimpulkan-kasus-penyiraman-aktivis-kontras-andrie-yunus</guid></item><item><title>Diduga Korsleting Listrik, 11 Ruko di Sungai Pakning Jadi Puing Dilalap Api</title><link>https://www.indragirione.com/2026/03/diduga-korsleting-listrik-11-ruko-di-sungai-pakning-jadi-puing-dilalap-api</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;INDRAGIRIONE.COM, SUNGAI PAKNING&lt;/strong&gt; &#45; Detik&#45;detik jelang sahur puasa Ramadan terakhir harusnya menjadi momen yang menyenangkan. Namun tidak demikian dengan masyarakat di Pasar Sungai Pakning Jalan Sudirman, Sungai Pakning. Di saat tengah menikmati makan sahur, Kamis (19/3/2026), tiba&#45;tiba mereka dikejutkan dengan teriakan kebakaran. Mereka pun berhamburan keluar rumah. Ada yang sekedar ingin melihat, ada juga yang langsung panik dan segera menyelamatkan harta benda asal api tak jauh dari tempat tinggalnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hanya dalam hitungan menit api sudah tidak terkendali. Sedikitnya, 11 rumah toko (ruko) tinggal puing&#45;puing dalam peristiwa itu. Dugaan sementara api diduga berasal dari korsleting listrik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi yang berhasil dirangkum, api pertama kali muncul sekitar pukul 04.00 WIB, diduga dari sebuah ruko kayu milik Ibu Kartini yang biasa digunakan berjualan lotek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pantauan media ini di lapangan, deretan bangunan yang terbakar membentang dari sisi kanan Masjid Raya Al Amin hingga sebelum Mushalla Muhammadiyah. Dua rumah ibadah itu nyaris ikut tersulut, namun beruntung hanya berjarak beberapa meter dari lokasi kejadian dan selamat dari amukan api.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah seorang pemilik ruko yang terbakar, tak kuasa menahan air mata saat menyaksikan bangunan tokonya rata dengan tanah. Ia mengaku baru saja menambah stok barang untuk persiapan lebaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Baru dua hari lalu saya belanja baju lebaran untuk dijual. Sekarang semua hangus. Saya enggak tahu mau mulai dari mana lagi,&quot; ujar pedagang tersebut dengan suara bergetar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal serupa disampaikan Apau, pemilik warung sembako yang juga ikut terbakar. Ia mengaku kerugian mencapai ratusan juta rupiah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tidak hanya ruko, isi rumah saya di belakang toko juga tidak sempat diselamatkan. Listrik mati, air mati, kami cuma bisa lihat api membesar,&quot; kata Apau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Apau, api menjalar begitu cepat karena sebagai besar material bangunan dari kayu. &quot;Angin juga cukup kencang, jadi api loncat&#45;loncat ke ruko lain,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mendapat laporan, petugas dari tim Fire Fighting PT Pertamina Patra Niaga RU II Sungai Pakning menjadi pemadam utama dalam musibah tersebut, dibantu UPT Damkar Bukit Batu, dan UPT Damkar Siak Kecil. Mereka bersama warga bahu&#45;membahu menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung dramatis. Namun keterbatasan pasokan air dan sulitnya akses ke lokasi, api baru benar&#45;benar dapat dikendalikan pada pukul 08.00 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Bukit Batu Kompol Rohani Akbar langsung mengamankan lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara guna penyelidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Api pertama kali diketahui oleh personel kami, Aipda Rio Maradona, yang sedang berada di lokasi. Ia langsung berupaya memadamkan dengan alat seadanya sebelum tim tiba,&quot; jelas Kompol Rohani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Lurah Sungai Pakning, Farid yang juga terlihat di lokasi kebakaran mengaku prihatin atas musibah yang menimpa warganya menjelang Idul Fitri yang tinggal dua hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan itu, ia mengimbau warga agar selalu berhati&#45;hati dalam penggunaan alat elektronik yang berpotensi terjadinya korsleting listrik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini musibah yang sangat memilukan. Apalagi terjadi di bulan suci, saat warga sedang bersiap menyambut kemenangan (Idul Fitri). Saya mewakili pemerintah kelurahan turut berduka cita yang sedalam&#45;dalamnya. Semoga para korban diberikan ketabahan dan kekuatan,&quot; ujar Farid&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga berita ini diturunkan, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Dan saat ini puluhan kepala keluarga harus kehilangan mata pencaharian dan tempat tinggal. &lt;strong&gt;(Rudi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.indragirione.com/assets/berita/original/9539100311-x-kebakaran_di_pakning.jpeg"/><pubDate>Thu, 19 Mar 2026 15:07:42 +0700</pubDate><guid>https://www.indragirione.com/2026/03/diduga-korsleting-listrik-11-ruko-di-sungai-pakning-jadi-puing-dilalap-api</guid></item></channel></rss>