• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
Dibaca : 95 Kali
Ancam Peretasan Dan Tantang Duel, Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Resmi Dilaporkan Ke Polsek Tebing.
Dibaca : 237 Kali
Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Ancam Hack Media, Ketua IWO Karimun Rusdianto, Ini Bentuk Intimidasi Terhadap Kinerja Wartawan.
Dibaca : 297 Kali
Jalin Ukhuwah Islamiah, DPD Partai Golkar Karimun Gelar Halal Bihalal.
Dibaca : 190 Kali
Ridwan Resmi Jabat Kasi Pidum Kajari Karimun, Gantikan Jumieko Andra.
Dibaca : 315 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Ibu Muda Tega Gorok Anak Kandungnya Berusia 13 Bulan

Indragirione

Jumat, 25 Januari 2019 14:46:00 WIB
Cetak

Foto 
Indragirione.com - Malang menimpa Muhammad Ridwan Maulana. Bayi 13 bulan ini tewas di tangan ibu kandungnya, Huriah. Tragisnya, bayi laki-laki ini disembelih sang ibu di pangkuannya.


Kabar perbuatan perempuan 36 tahun asal Dusun Tunjang Utara Desa Paokmotong Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur, ini tersiar beberapa saat setelah kejadian. Waktu itu, sekitar pukul 16.00 Wita, Kamis (24/1)  Huriah datang menemui saudaranya, Johariah.



Johariah kemudian merasa curiga dengan gelagat saudaranya yang tidak membawa bayinya. ‘’Dimana anakmu?,’’ tanya Johariah seketika.

Dengan wajah linglung, Huriah mengaku meninggalkan bayinya di rumah sendirian. Dengan wajah polos tanpa dosa juga, Huriah mengaku telah menggorok bayinya. Kemudian meninggalkannya sendiri tergeletak di dalam kamar rumahnya.

Johariah yang tercengang dengan jawaban saudaranya itu berusaha menenangkan diri. Ia bertanya lagi perihal perbuatan saudaranya itu. ‘’Mana Rido? (sapaan Muhammad Ridwan Maulana),’’ tanya Johariah sekali lagi.

Tapi jawaban Huriah tetap sama, bahwa ia telah menggorok bayinya dan meninggalkan mayatnya sendiri di rumahnya. Johariah yang tampak tak kuasa menahan rasa nyeri di dadanya kemudian berlari ke rumah Huriah. Rumah yang kebetulan berjarak tak terlalu jauh dengan rumahnya.

Tanpa banyak tanya, Johariah langsung masuk ke dalam rumah saudaranya. Betapa terkejutnya ia ketika melihat aliran darah di dekat sosok keponakannya yang tertidur pulas. Setelah dipegangnya bayi itu, ternyata sudah terbujur kaku bak seeonggok batu. Setelah memastikan keponakannya tak bernyawa, Johariah langsung menghubungi kepala dusun setempat. ‘’Setelah memastikan kejadian itu, saya langsung menghubungi kepala dusun,’’ tuturnya.

Kesalahan Hurian ternyata tak sepenuhnya ditimpakan kepada perempuan malang itu. Ternyata Huriah dikenal sakit selama ini. Tak hanya oleh keluarganya tetapi juga semua tetangganya. Jika penyakitnya sudah kambuh, maka Huriah akan terlihat murung. Dia akan termenung dengan tatapan mata kosong seperti berada di alam lain.

Tak hanya itu, Huriah juga kadang akan marah-marah. Ia menunjukkan kemarahannya dengan hendak menggigit siapa pun di depannya, jika sudah kambuh. ‘’Pelaku sudah dibawa ke RSJ tahun 2015 lalu, tapi dipulangkan oleh dokter,’’ tutur Imran, tetangga Huriah.



Sebelum membunuh anaknya, sambung Imran, beberapa kali Huriah juga mengatakan hendak pergi ke Malaysia. Tetapi, pihak keluarga melarangnya dengan pertimbangan kondisi fisiknya yang kurang sehat dan sering kambuh. “Selain kondisi pelaku yang sering kambuh, anaknya juga masih kecil. Bayinya masih membutuh ASI ibunya,” ujarnya.

Menurut Imran, pelaku ini mulai mengidap penyakit setelah bercerai dari suami pertamanya. Menurut keterangan pelaku sendiri, waktu itu ia ditinggal selingkuh oleh suaminya sehingga berujung perceraian.

‘’Pelaku sudah tiga kali menikah, pertama ke Lombok Tengah, kemudian Pancor Kopong, dan terakhir di wilayah Pademara, tetapi bercerai dan saat ini ia tinggal sendiri,” ujarnya.

Berbicara keseharian pelaku, Huriah merupakan orang yang rajin membantu siapapun. Bahkan, pada saat warga menggelar acara, pelaku selalu membantu tetangganya. “Jadi kalau dia sedang normal, pelaku biasa saja. Tetapi kalau pelaku sedang diam berarti penyakitnya kambuh lagi, dan itu semua orang sudah tahu,” akunya.



Huriah sendiri mengaku membunuh anak bayinya karena ada bisikan gaib. Makhluk tak tampak mata itu konon menyuruh membunuh anaknya karena anak Dajjal. “Saya menyembelihnya karena ada bisikan itu,” singkatnya sambil menundukkan kepala.

Kanit PPA Polres Lombok Timur, IPDA I Made Dwi Putuyasa menyampaikan, untuk mengetahui pelaku sehat atau tidaknya, pihaknya akan membawa tim ahli.

Yang berhak mengatakan pelaku kurang sehat atau tidak adalah ahlinya sendiri. “Karena tidak mungkin seorang ibu akan membunuh anaknya, sehingga pemeriksaa kejiwaan sangat perlu dilakukan. Apalagi melihat wajahnya ini masih terlihat kosong,” ujarnya.

Meski ada pernyataan pihak keluarga pelaku sendiri pernah dibawa berobat di Rumah Sakit Jiwa, tetapi hingga saat ini belum ada buktinya. Baik dari obatnya atau sejenisnya.

Sehingga kasus ini masih perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut guna bisa menetapkan tersangka atau tidaknya. “Hingga saat ini kita belum tetapkan sebagai tersangka, karena ayah korban masih fokus memakamkan anaknya.

Yang jelas kasus ini akan kita lanjutkan, dan untuk sementara kita masih amankan di Polres Lombok Timur,” pungkasnya.

(za/pojoksatu)




Berita Lainnya

  • +

Ini Penampakan Rabat Jalan, Arsir Proses Finishing

Tim Prabowo Sebut Penggelembungan Suara Pilpres, MK Anggap Asumsi Belaka

Duh, 14.315 Warga Miskin Tak Bisa Lagi Gunakan Kartu KIS

Tokoh Masyarakat Kuindra Ucapakan Selamat Kepada Jokowi-Ma'ruf Amin Atas Terpilihnya Sebagai Presiden dan Wakil Presiden

Ini Fakta Terbaru, Ternyata Pelaku Curas Bersebo Sudah Melancarkan Aksi di Tempat Lain

Wabup Inhil: Saya Bolak-Balik Ketemu Menteri Biar Rumah Sakit Kita Ini Indah

Hendak Sosialisasi, Mobil Dinas Bawaslu Dilempari Batu

Semangat Gotong Royong Warga Dengan TNI Saat Pembangunan Jembatan

Bupati Inhil Apresiasi Pemusnahan Dan Penyerahan Barang Hibah Oleh Bea Cukai Tembilahan

Pangdam dan Danrem Baladhika Jaya Sambut kedatangan Kasum TNI di Banyuwangi

Relawan Pemilu Jujur (RPJ)Minta Bawaslu dan KPU Tindak Tegas ASN Berpolitik Praktis

Babinsa Bandungan Hadiri Peresmian Masjid Rhodotul Jannag Link Piyoti







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
17 April 2026
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
17 April 2026
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
17 April 2026
Terkait Tunda Bayar Proyek 2025, Inspektorat Menyebut Hasil Review Sudah di BPKAD
17 April 2026
Kades Lubuk Besar Hadiri Sosialisasi Pengolahan Kebun Kelapa Sawit
16 April 2026
Sebanyak 48,39 Ton Pangan Ilegal Dibakar di Tembilahan
16 April 2026
Pemkab Inhil Komitmen Dukung Upaya Penataan Kawasan Hutan
16 April 2026
Tepis Aduan Sepihak Oknum, Kades Sekayan Apresiasi Langkah Profesional Dinas PMD Terkait Pemberhentian Kadus Semaram.
16 April 2026
Ibu Ibu Antusias Ikuti Posyandu Balita Desa Sekayan
16 April 2026
Pemkab Inhil Respons Aksi Massa soal BBM, Tegaskan Solusi Humanis dan Subsidi Tepat Sasaran
16 April 2026

Trending

  • +Indeks
Tepis Aduan Sepihak Oknum, Kades Sekayan Apresiasi Langkah Profesional Dinas PMD Terkait Pemberhentian Kadus Semaram.
Dibaca : 340 Kali
Ketua IMO Rohil Minta Kejati & Polda Riau Usut Tuntas Kasus Kerjasama Investasi Mitra PT.SPRH
Dibaca : 577 Kali
Polsek Rengat Barat Ringkus Dua Tersangka Narkoba di Rumah Kontrakan
Dibaca : 206 Kali
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pengedar Shabu Diamankan di Enok
Dibaca : 221 Kali
Proses Hukum SPPD Fiktif Dinsos Bengkalis Diduga Mangkrak, 16 Bulan Penyidikan Belum Ada Tersangka
Dibaca : 263 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media