• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Polisi Ingatkan Warga Karimun, Rayakan Final Piala Dunia Tanpa Vandalisme Dan Anarkisme.
Dibaca : 153 Kali
Terkait Isu Dugaan Terima Uang Gerenti Di Media Sosial, Petugas Pelabuhan Imigrasi Karimun" Tegaskan Itu Tidak Benar, Kami Tetap Berkomitmen Terhadap Integritas Dan Profesionalisme.
Dibaca : 342 Kali
Kolaborasi Global Eyeglass Ministry, GBI, Dan Pemkab Karimun, Gelar Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Dan Kaca Mata Gratis.
Dibaca : 191 Kali
Hidup Di Bumi Berazam, Waka DPC PBB Karimun Maszan.p.Sianturi, Ajak Masyarakat Ciptakan Iklim Investasi Yang Kondusif
Dibaca : 525 Kali
Atlet Renang Karimun Sabet Empat Medali Di Popda X Kepri 2026.
Dibaca : 429 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Pembunuh Siswi SMK Andriana Noven Ternyata Sakit Hati

Indragirione

Kamis, 10 Januari 2019 03:55:00 WIB
Cetak

Foto : 
Indragirione.com  – Terduga pembunuh siswi SMK Baranangsiang Kota Bogor, Andriana Yubelia Noven Cahya akhirnya ditangkap di Bandung tadi malam, 9 Januari 2019. Terduga pelaku berinisial S (18).


Kaporesta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan, dugaan sementara motif pelaku adalah dendam dan sakit hati.

Namun dia belum bisa memastikan hubungan antara pelaku dengan korban. Apakah teman, kekasih atau mantan kekasih. “Belum diketahui hubungannya apa,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Saat ini kepolisian kata Hendri masih terus melakukan penyelidikan. Beberapa barang hingga kamar korban di Kost Putri Jalan Riau No 44 juga telah diamankan.

Beberapa orang terdekat korban juga telah dimintai keterangan. Meski sudah mengantongi identitas pelaku, Hendri belum bisa berbicara banyak lantaran hingga tadi malam pelaku belum tiba di Bogor.

“Sementara ada tujuh orang yang sudah diperiksa sebagai saksi,” ungkapnya.

Pantauan Radar Bogor di Mapolresta Bogor Kota hingga tadi malam belum ada tanda-tanda kehadiran pelaku. Sejumlah polisi yang berada di lokasi juga enggan bicara banyak. Kondisi yang sama juga di Mapolsek Bogor Timur.

“Maaf belum bisa beri informasi,” ucap Kapolsek Bogor Timur Kompol Mashudi Widodo ketika ditemui di lokasi.


Seperti diketahui, Yubelia Noven Cahya Rejeki yang akrab disapa Noven ditemukan bersimbah darah oleh warga dengan pisau yang masih mencap di dada kirinya di tangga gang dekat Masjid Raya, Jalan Riau, Kelurahan Baranangsiang sekitar pukul 15.55 WIB, Selasa (8/1).

Dalam rekaman CCTV di sekitar lokasi, memperlihatkan detik-detik pelaku menghabisi siswi SMK asal Cimenyan Bandung tersebut. Pelaku awalnya berdiri di ujung gang tangga masjid dan bersandar ke dinding, terlihat dia sedang menunggu.

Seorang pelajar laki-laki kemudian muncul dalam video berdurasi tiga menit itu. Lalu pelaku bergerak ke arah atas, di saat korban sedang menuruni tangga jalan menuju ke Jalan Riau yang tak jauh dari tempat indekosnya.

Pelaku yang menggunakan baju biru hitam itu kemudian menghampiri korban yang mencoba menghindar ke sisi pinggir jalan arah tembok.

Pelaku menusuk korban tepat di badian dada. Korban terjatuh. Dia kabur, melarikan diri ke arah datangnya korban.

Korban yang terkena tusukan badik di bagian dada mencoba berdiri, lalu tumbang. Korban terlihat seperti menahan sakit, masih terbaring di undakan tangga. Badik masih menancap di dadanya.

Tidak ada barang korban yang hilang. Di kantong rok korban masih tersimpan telepon genggam. Ia masih mengenakan seragam sekolah.

Triono (46), paman korban menjelaskan Noven sempat dibawa orangtuanya ke Bandung untuk SD tapi tak lama, kemudian saat SMK baru tinggal di Bogor.

“Dia sudah saya anggap seperti anak sendiri. Saya harap kasus ini bisa cepat selesai,” tuturnya.

Disemayamkan di Cianjur

Sementara itu, kemarin (9/1) jenazah Noven akhirnya tiba di Gedung Santo Yosep, Kabupaten Cianjur. Keluarga yang menunggu sejak Selasa (8/1) malam langsung tenggelam dalam rasa duka. Rencananya setelah disemayamkan di Cianjur akan dibawa ke Bandung.

Yohanes Bosco Wijanarko ayah Noven menyebutkan, komunikasi terakhir dengan putri sulungnya itu terjalin beberapa waktu lalu, saat itu Noven bercerita telah memutuskan hubungan dengan kekasihnya.

“Dia ingin fokus belajar, kabar terakhir dia memutuskan hubungan dengan pacarnya,” ucap Yohanes.

Pihak keluarga pun ingin pelaku segera tertangkap dan diproses hukum. Keluarga juga sudah mendapat kabar ciri-ciri dan identitas pelaku yang diketahui polisi melalui rekaman CCTV di tempat kejadian perkara.

“Kami berharap pelaku bisa segera ditangkap dan mendapat proses hukum,” tegasnya.

Model Fashion

Sementara itu, kejadian tewasnya Noven tidak sama sekali tidak menganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMK Baranangsiang, kemarin. Proses belajar siswa tetap berjala normal. Terlihat sejumlah karangan bunga dan ungkapan duka di halaman sekolah

Wali Kelas Busana SMK Baranangsiang, Endang Tri Astuti mengatakan, korban kesehariannya di sekolah kerap dijadikan model fashion praktikum. Sebagai wali kelas dia juga kerap dijadikan sebagai tempat curhat.

Namun Endang tak pernah mendengar cerita soal orang-orang yang memusuhi Noven. Selama ini, Noven hanya bercerita bahwa hanya ingin fokus untuk belajar.

“Dia tidak pernah cerita atau curhat soal punya musuh atau ada yang sirik,” katanya.


Memang beberapa waktu lalu Endang sempat melihat foto Noven dengan seorang pria. Menurut Endang, pria yang difoto bersamanya itu bukan siswa dari SMK Baranangsiang Bogor.

“Beberapa kali saya lihat postingannya di Instagram sama cowok. Saya enggak kenal karena bukan dari sekolah yang sama. Kalau saya tanya Noven, bilangnya teman dekat saja dan ia tidak ingin berpacaran dulu,” ucapnya.

Senada diungkapkan Guru Sejarah dan Seni Budaya SMK Baranangsiang Joko Riyono. Noven menurut dia, siswi yang sangat aktif. Dia kerap bertanya di kelas. Bahkan menjadi ikon model untuk kelas busana.

“Dia (Noven) juga orang yang ceria, periang dan selalu menyapa guru dan teman,” bebernya.

Joko pun ingin meluruskan banyaknya miss informasi yang beredar di sosial media dan masyarakat. Apalagi, banyak pihak yang tidak mengetahui muasal kasus tersebut, tiba-tiba saja memvonis jika pelaku berasal dari SMK Baranangsiang.

“Polisi saja masih menyelidiki siapa pelakunya,” ungkap Joko.

Pihak sekolah kata dia, sangat menyesali atas kejadian ini. Ia juga mengimbau kepada seluruh siswa-siswanya, agar hati-hati saat pergi maupun pulang sekolah. Jangan sampai berjalan sendirian, apalagi melintasi jalan-jalan atau lorong yang dianggap rawan kejahatan.

(gal/dka/rp2/radarbogor)




Berita Lainnya

  • +

Sekdakab Bengkalis Terima Laporan Reses Masa Sidang II

Polres Inhil Gelar Apel Konsolidasi Akhiri Operasi Brata Muata Takus Pengamanan Pemilu

Hotman Paris: Saya Tak Pernah Bicara soal Tanah Prabowo yang Disindir Jokowi

Kapolres Siak Serahkan Satu Unit Sepeda Motor Hadiah Undian Pekan Vaksinasi Gelombang Pertama

Dua Perusahaan Tersangka, Gubernur Riau Janji Tertibkan Perkebunan Ilegal

Sambut Ramadan, Dompet Dhuafa Riau Lakukan Program Clean Up Masjid

MPP Pekanbaru Perluas Area, Menuju Pelayanan Kelas Dunia

Milad HMI Ke-72, Bupati Inhil: HMI Telah Banyak Mencetak Kader Terbaik Bangsa

Abdul Wahid Pantau Penyaluran BBM Bersubsidi di Riau

Senin Kepala Desa Di Pelangiran di Sidang, Caleg Yang di Kampanyekan Bebas Dari Pelanggaran Pemilu

Mak Tena Digigit Buaya, Buayapun Mati Dibunuh Warga Desa Sungai Raya

BNPB Bakal Lakukan Teknologi Modifikasi Cuaca di Riau Cegah Karhutla







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Gandeng Pemko Pekanbaru, Plt Gubri Segera Tangani Persoalan Banjir di Jalan Sudirman
21 Juli 2026
Green Policing dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Digelar di SMPN 02 Tembilahan
21 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Desa Bekawan Siap Dukung Swasembada Pangan
21 Juli 2026
Persiapan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Mulai Dibahas
21 Juli 2026
Pemkab Inhu Gelar Pembekalan Lomba Video Literasi, Dorong Generasi Jadi Kreator
21 Juli 2026
Grand Final Joged Mande Jadi Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Inhil
21 Juli 2026
Masyarakat Pelika Rohil Menjerit Harga TBS ditingkat Penampung Mencekik Petani Sawit
21 Juli 2026
Satgas TMMD 129 Bojonegoro Hadirkan Senyum di Wajah Pak Kasiman
21 Juli 2026
TMMD 129 Bojonegoro Latih Pemuda Kesongo Mahir Public Speaking dan Mandiri Berwira Usaha
21 Juli 2026
TNI Kedungadem Menyapa Warga, Sosialisasikan Program TMMD 129 Bojonegoro
21 Juli 2026

Trending

  • +Indeks
Katerina Susanti Sosialisasikan Peran Posyandu yang Makin Meluas Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat
Dibaca : 269 Kali
Sidang Praperadilan Tersangka Karhutla di PN Bengkalis, Digelar Dua Hari Sampai Subuh
Dibaca : 257 Kali
Dandim 0814/Jombang Sambut Kedatangan Tim Pusterad
Dibaca : 325 Kali
Pelajar Baru di SMPN 2 Mojowarno Dapat Pembekalan dari Babinsa
Dibaca : 209 Kali
Koptu Devy Bantu Giling Jagung Milik Petani Desa Marmoyo
Dibaca : 205 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media