• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
Dibaca : 259 Kali
Ancam Peretasan Dan Tantang Duel, Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Resmi Dilaporkan Ke Polsek Tebing.
Dibaca : 274 Kali
Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Ancam Hack Media, Ketua IWO Karimun Rusdianto, Ini Bentuk Intimidasi Terhadap Kinerja Wartawan.
Dibaca : 315 Kali
Jalin Ukhuwah Islamiah, DPD Partai Golkar Karimun Gelar Halal Bihalal.
Dibaca : 210 Kali
Ridwan Resmi Jabat Kasi Pidum Kajari Karimun, Gantikan Jumieko Andra.
Dibaca : 332 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Pembunuh Siswi SMK Andriana Noven Ternyata Sakit Hati

Indragirione

Kamis, 10 Januari 2019 03:55:00 WIB
Cetak

Foto : 
Indragirione.com  – Terduga pembunuh siswi SMK Baranangsiang Kota Bogor, Andriana Yubelia Noven Cahya akhirnya ditangkap di Bandung tadi malam, 9 Januari 2019. Terduga pelaku berinisial S (18).


Kaporesta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan, dugaan sementara motif pelaku adalah dendam dan sakit hati.

Namun dia belum bisa memastikan hubungan antara pelaku dengan korban. Apakah teman, kekasih atau mantan kekasih. “Belum diketahui hubungannya apa,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Saat ini kepolisian kata Hendri masih terus melakukan penyelidikan. Beberapa barang hingga kamar korban di Kost Putri Jalan Riau No 44 juga telah diamankan.

Beberapa orang terdekat korban juga telah dimintai keterangan. Meski sudah mengantongi identitas pelaku, Hendri belum bisa berbicara banyak lantaran hingga tadi malam pelaku belum tiba di Bogor.

“Sementara ada tujuh orang yang sudah diperiksa sebagai saksi,” ungkapnya.

Pantauan Radar Bogor di Mapolresta Bogor Kota hingga tadi malam belum ada tanda-tanda kehadiran pelaku. Sejumlah polisi yang berada di lokasi juga enggan bicara banyak. Kondisi yang sama juga di Mapolsek Bogor Timur.

“Maaf belum bisa beri informasi,” ucap Kapolsek Bogor Timur Kompol Mashudi Widodo ketika ditemui di lokasi.


Seperti diketahui, Yubelia Noven Cahya Rejeki yang akrab disapa Noven ditemukan bersimbah darah oleh warga dengan pisau yang masih mencap di dada kirinya di tangga gang dekat Masjid Raya, Jalan Riau, Kelurahan Baranangsiang sekitar pukul 15.55 WIB, Selasa (8/1).

Dalam rekaman CCTV di sekitar lokasi, memperlihatkan detik-detik pelaku menghabisi siswi SMK asal Cimenyan Bandung tersebut. Pelaku awalnya berdiri di ujung gang tangga masjid dan bersandar ke dinding, terlihat dia sedang menunggu.

Seorang pelajar laki-laki kemudian muncul dalam video berdurasi tiga menit itu. Lalu pelaku bergerak ke arah atas, di saat korban sedang menuruni tangga jalan menuju ke Jalan Riau yang tak jauh dari tempat indekosnya.

Pelaku yang menggunakan baju biru hitam itu kemudian menghampiri korban yang mencoba menghindar ke sisi pinggir jalan arah tembok.

Pelaku menusuk korban tepat di badian dada. Korban terjatuh. Dia kabur, melarikan diri ke arah datangnya korban.

Korban yang terkena tusukan badik di bagian dada mencoba berdiri, lalu tumbang. Korban terlihat seperti menahan sakit, masih terbaring di undakan tangga. Badik masih menancap di dadanya.

Tidak ada barang korban yang hilang. Di kantong rok korban masih tersimpan telepon genggam. Ia masih mengenakan seragam sekolah.

Triono (46), paman korban menjelaskan Noven sempat dibawa orangtuanya ke Bandung untuk SD tapi tak lama, kemudian saat SMK baru tinggal di Bogor.

“Dia sudah saya anggap seperti anak sendiri. Saya harap kasus ini bisa cepat selesai,” tuturnya.

Disemayamkan di Cianjur

Sementara itu, kemarin (9/1) jenazah Noven akhirnya tiba di Gedung Santo Yosep, Kabupaten Cianjur. Keluarga yang menunggu sejak Selasa (8/1) malam langsung tenggelam dalam rasa duka. Rencananya setelah disemayamkan di Cianjur akan dibawa ke Bandung.

Yohanes Bosco Wijanarko ayah Noven menyebutkan, komunikasi terakhir dengan putri sulungnya itu terjalin beberapa waktu lalu, saat itu Noven bercerita telah memutuskan hubungan dengan kekasihnya.

“Dia ingin fokus belajar, kabar terakhir dia memutuskan hubungan dengan pacarnya,” ucap Yohanes.

Pihak keluarga pun ingin pelaku segera tertangkap dan diproses hukum. Keluarga juga sudah mendapat kabar ciri-ciri dan identitas pelaku yang diketahui polisi melalui rekaman CCTV di tempat kejadian perkara.

“Kami berharap pelaku bisa segera ditangkap dan mendapat proses hukum,” tegasnya.

Model Fashion

Sementara itu, kejadian tewasnya Noven tidak sama sekali tidak menganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMK Baranangsiang, kemarin. Proses belajar siswa tetap berjala normal. Terlihat sejumlah karangan bunga dan ungkapan duka di halaman sekolah

Wali Kelas Busana SMK Baranangsiang, Endang Tri Astuti mengatakan, korban kesehariannya di sekolah kerap dijadikan model fashion praktikum. Sebagai wali kelas dia juga kerap dijadikan sebagai tempat curhat.

Namun Endang tak pernah mendengar cerita soal orang-orang yang memusuhi Noven. Selama ini, Noven hanya bercerita bahwa hanya ingin fokus untuk belajar.

“Dia tidak pernah cerita atau curhat soal punya musuh atau ada yang sirik,” katanya.


Memang beberapa waktu lalu Endang sempat melihat foto Noven dengan seorang pria. Menurut Endang, pria yang difoto bersamanya itu bukan siswa dari SMK Baranangsiang Bogor.

“Beberapa kali saya lihat postingannya di Instagram sama cowok. Saya enggak kenal karena bukan dari sekolah yang sama. Kalau saya tanya Noven, bilangnya teman dekat saja dan ia tidak ingin berpacaran dulu,” ucapnya.

Senada diungkapkan Guru Sejarah dan Seni Budaya SMK Baranangsiang Joko Riyono. Noven menurut dia, siswi yang sangat aktif. Dia kerap bertanya di kelas. Bahkan menjadi ikon model untuk kelas busana.

“Dia (Noven) juga orang yang ceria, periang dan selalu menyapa guru dan teman,” bebernya.

Joko pun ingin meluruskan banyaknya miss informasi yang beredar di sosial media dan masyarakat. Apalagi, banyak pihak yang tidak mengetahui muasal kasus tersebut, tiba-tiba saja memvonis jika pelaku berasal dari SMK Baranangsiang.

“Polisi saja masih menyelidiki siapa pelakunya,” ungkap Joko.

Pihak sekolah kata dia, sangat menyesali atas kejadian ini. Ia juga mengimbau kepada seluruh siswa-siswanya, agar hati-hati saat pergi maupun pulang sekolah. Jangan sampai berjalan sendirian, apalagi melintasi jalan-jalan atau lorong yang dianggap rawan kejahatan.

(gal/dka/rp2/radarbogor)




Berita Lainnya

  • +

Gubernur Yakini Sekolah Negeri Taat Prokes

Kisah Narkoba Takpernah Habis, Kini Dua IRT, Satu Pria Diringkus Polisi di Tembilahan

Ditemukan Meninggal, Trio Darmas Dibawa ke Puskesmas Teluk Pinang Untuk di Visum

Digerebek Selingkuh dengan Dosennya, Mahasiswi: Pilih Saya atau Istri Sah

Gubri Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMAN 3 Kemuning

Satgas TMMD Kejar Target Selesaikan Jembatan

Babinsa Pengalihan Bagikan Masker Kepada Masyarakat

Piala Panglima Tni, Kodam V/Brawijaya Lepas Atlet Karate

10 Pelajar dilarikan di Rumah Sakit RSUD Puri Husada Diduga Sesak Nafas Karena Asap Karhutla

6 Personel Polda Riau Raih Penghargaan Medali PBB

Mahasiswa Kukerta Unri Bagikan Masker Gratis Kepada Masyarakat Tembilahan

Pj Bupati Kampar Terima Penghargaan Atas Komitmennya Membangun dan Majukan Desa







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Pimpin Apel Pagi, Kakanim Bengkalis Ingatkan Empat Fungsi Imigrasi
20 April 2026
Polres Inhil Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Tembilahan Hulu
20 April 2026
Refleksi Hari Kartini, Srikandi PLN NP UP Tenayan Nyalakan Harapan Lewat Aksi Pemberdayaan, Kemanusiaan, dan Pendidikan
20 April 2026
Polres Indragiri Hilir Ungkap Kasus Pengeroyokan di Tembilahan
20 April 2026
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
20 April 2026
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
20 April 2026
Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
20 April 2026
Peringati Hari Kartini, PKK Desa Sekayan Gelar Lomba Fashion Show dan Karaoke Tema Orang Tua
20 April 2026
Satresnarkoba Polres Inhu Ringkus Pengedar Sabu di Belilas, Tujuh Paket Sabu Disita
20 April 2026
Bangun Generasi Peduli, RA Khalifa Tekankan Pentingnya Empati Anak
19 April 2026

Trending

  • +Indeks
Bangun Generasi Peduli, RA Khalifa Tekankan Pentingnya Empati Anak
Dibaca : 313 Kali
Polres Inhil Ungkap Kasus Perjudian Togel di Pasar Dayang Suri, Satu Pelaku Diamankan
Dibaca : 492 Kali
Polres Inhil Sidak dan Tes Urine Seluruh Personil Polsek Pulau Kijang
Dibaca : 389 Kali
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
Dibaca : 259 Kali
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
Dibaca : 211 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media