• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Terkait Isu Dugaan Terima Uang Gerenti Di Media Sosial, Petugas Pelabuhan Imigrasi Karimun" Tegaskan Itu Tidak Benar, Kami Tetap Berkomitmen Terhadap Integritas Dan Profesionalisme.
Dibaca : 278 Kali
Kolaborasi Global Eyeglass Ministry, GBI, Dan Pemkab Karimun, Gelar Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Dan Kaca Mata Gratis.
Dibaca : 166 Kali
Hidup Di Bumi Berazam, Waka DPC PBB Karimun Maszan.p.Sianturi, Ajak Masyarakat Ciptakan Iklim Investasi Yang Kondusif
Dibaca : 459 Kali
Atlet Renang Karimun Sabet Empat Medali Di Popda X Kepri 2026.
Dibaca : 401 Kali
Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, Pimpin Sertijab Pejabat Utama Polres Karimun.
Dibaca : 437 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Dikira Mau OTT, Ketua DPR Papua: Ini Sejarah, Pertama Kali Orang KPK Kami Bawa ke Polisi

Indragirione

Senin, 04 Februari 2019 08:04:00 WIB
Cetak

Foto : 
Indragirione.com - Polda Metro Jaya sedang menghimpun keterangan saksi, korban serta mengumpulkan alat bukti terkait kasus pemukulan dua pegawai KPK di Hotel Borobudur, Jakarta.

“Yang dipukul ialah Penyelidik KPK, satu orang. Bukan Penyidik KPK, tapi penyelidik,” ujar Argo ketika dikonfirmasi, (3/1).

Argo menyatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan atas laporan dari pihak KPK dengan mengumpulkan keterangan saksi, korban serta mengumpulkan alat bukti. “Saat ini masih kami selidiki pelakunya,” kata dia.

Menurut Argo, kemarin malam Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif menjemput penyelidik tersebut usai diinterogasi oleh kepolisian. Ia belum mau memberitahukan identitas penyelidik tersebut.

“Hasil interogasi sementara, bukan gubernur Papua yang memukul, ada seseorang yang memukul,” sambung Argo.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, penyelidik KPK itu mengalami luka parah di wajahnya. Ada yang robek, dan bahkan tulang hidungnya patah. Keduanya kini sedang menjalani perwatan dan akan dilakukan tindakan operasi di Rumah Sakit.

Sebelumnya, ada beberapa penyelidik KPK yang ditugaskan untuk melakukan pengecekan di lapangan terhadap informasi masyarakat tentang adanya indikasi korupsi di Hotel Borobudur. Namun, mereka diserang oleh oknum rombongan pejabat yang sedang diintainya hingga akhirnya luka parah.

“Mereka mendapat tindakan yang tidak pantas dan dianiaya hingga menyebabkan kerusakan pada bagian tubuh,” ucapnya.

Padahal, lanjut Febri, kedua penyidik KPK yang menjadi korban tersebut, telah memperlihatkan identitas sebagai penyidik KPK. “Meskipun telah diperlihatkan identitas KPK namun pemukulan tetap dilakukan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Febri juga menyesalkan tindakan main hakim sendiri yang dilakukan pelaku terhadap dua penyidik KPK. Terlebih, keduanya sedang diberi tugas untuk memberantas korupsi.

“Apapun alasannya, tidak dibenarkan bagi siapapun untuk melakukan tindakan main hakim sendiri, apalagi ketika ditanya, Penyidik KPK telah menyampaikan bahwa mereka menjalankan tugas resmi,” ucap Febri.

“Sehingga kami memandang penganiayaan yang dilakukan terhadap dua pegawai KPK dan perampasan barang-barang yang ada pada pegawai tersebut merupakan tindakan serangan terhadap penegak hukum yang sedang menjalankan tugas,” tambahnya.

Oleh karenanya, Febri berharap aparat kepolisian dapat meringkus pelaku penganiayaan terhadap dua penyidiknya.

“Semoga segera diproses pelaku penganiayaan tersebut. Semoga hal yang sama tidak terjadi pada penegak hukum lain yang bertugas, baik KPK, Kejaksaan ataupun Polri,” pungkasnya.

Sementara itu, kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Yunus Wonda menuturkan, kejadian dini hari di Hotel Borobudur terjadi karena pihaknya merasa tidak nyaman dintai dan difoto-foto oleh orang yang ternyata penyelidik KPK itu.

Rombongannya langsung menghampiri dua penyelidik KPK itu dan menanyakan soal keperluan memotret rombongannya, termasuk hadir Gubernur Papua Lukas Enembe berkali-kali.

Dua penyelidik KPK memotret para pejabat dari Papua usai melakukan pertemuan dengan pihak Kemendagri untuk membahas RAPBD. Karena jadwalnya harus dikonsultasikan lebih dulu.

“Acara sudah selesai dan kami akan pulang. Tapi di loby hotel kami lihat kok ada orang foto-foto terus dan kami curiga jadi langsung kami pegang orang itu dan tanya,” kata Yunus sebagaimana dilansir dari Cepos Online (JawaPos grup).

Setelah diperiksa ternyata betul, dalam percakapan WhatsApp pria tersebut berisi foto dan keterangan yang langsung dikirim ke pimpinannya.

“Pak Gubernur juga melihat isi WhatsApp nya dan ada sebutan Lukas (Lukas Enembe), YW (Yunus Wonda) dan aktivitas yang kami lakukan. Saat itu juga Pak Gubernur perintahkan bawa ke polisi. Itu terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari,” bebernya.

Yunus menyebut bahwa awalnya ada tiga orang, namun salah satunya pergi lebih dulu. Setelah sampai di Polda Metro Jaya dan diperiksa ternyata betul, dua pria tersebut adalah penyidik dari KPK.

“Pihak kepolisian sudah konforirmasi ke kami bahwa mereka memang dari KPK, kami paham tugas mereka, tapi kami tidak nyaman. Kami akan berikan keterangan pers soal ini. Mungkin ini sejarah karena baru pertama kali orang KPK yang justru kami bawa ke Polisi,” imbuhnya.

Menurut Yunus, kemungkinan KPK sedang merencanakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dirinya dan Gubernur Papua. Namun Yunus menegaskan bahwa pihaknya tidak main mata dengan siapa pun.

“Kami pikir mereka sebenarnya mau lakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kami, tapi saya tegaskan bahwa kami kerja tak ada deal-deal dengan pihak manapun. Semua sesuai aturan, tapi kami seperti dicurigai,” tegasnya.




Berita Lainnya

  • +

Pj Bupati Kampar Dampingi Tim Penilai KPK RI di Desa Pulau Gadang

Lurah Berserta Stap Kelurahan Enok Ucapkan Selamat Hut Bhayangkara ke 73

Pj Wako Dampingi Gubernur Riau Lepas Gema Pawai Takbir

Sekaligus Pantau Pembangunan, Wabup Inhil Safari Ramadan ke Kecamatan Kateman

41 Personel Berprestasi Mendapatkan Penghargaan Kapolda Riau

Kepala Staf Resimen Armed 1/PY/2 Kostrad Hadir Dalam Pembukaan Lomba Menembak Senapan Angin Metal Silhouette

Wakil Jaksa Agung Tinjau MPP Pekanbaru, Pj Wako Harapkan Popularitasnya Jadi Konsumsi Nasional

Begini Cara Guru di MTs Jami'atul Jariyah Tembilahan Hulu Peringati Hari Guru Nasional

Patroli Di Wisma, Tempat Karaoke, Polres Temukan Temukan Remaja Status Pelajar

Dandim 0314 Inhil Inf Imir Faisal Tinjau Langsung Karhutla di Batang Tuaka

Cek Lokasi Rumah Mainem, Dansatgas Terima Ucapan Terima Kasih

Polteknas Jalin Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Riau







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Ruko di Simpang Kota Medan Kelayang Digrebek, Polisi Sita Belasan Paket Sabu
17 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Lirik Sambangi Kelompok Tani di Desa Seluti
17 Juli 2026
Polbeng Jadi Tuan Rumah Kontes KKI ke-13, Diikuti 64 Perguruan Tinggi se-Indonesia
17 Juli 2026
Bupati Inhil Hadiri Pisah Sambut Kapolres, Tegaskan Pentingnya Sinergi Menjaga Kamtibmas
17 Juli 2026
Sapa Hangat Satgas TMMD 129 Bojonegoro, Siswa SDN Kesongo Antusias Sambut Personel TNI
16 Juli 2026
Harga Sembako Murah, Cek Kesehatan Gratis, TMMD 129 Bojonegoro Jadi Magnet Warga
16 Juli 2026
Tari Api Kayangan Bikin Pembukaan TMMD 129 Bojonegoro Spektakuler
16 Juli 2026
Komandan SSK Satgas, Lettu Purnomo, Paparkan Program TMMD 129 Kodim Bojonegoro
16 Juli 2026
TMMD 129 Bojonegoro, Harapan Baru Warga Kesongo Kedungadem
16 Juli 2026
Mahasiswa KKNTK Unigoro Siap Bersinergi Sukseskan TMMD ke-129 di Desa Kesongo
16 Juli 2026

Trending

  • +Indeks
Sidang Praperadilan Tersangka Karhutla di PN Bengkalis, Digelar Dua Hari Sampai Subuh
Dibaca : 226 Kali
Dandim 0814/Jombang Sambut Kedatangan Tim Pusterad
Dibaca : 227 Kali
Terkait Isu Dugaan Terima Uang Gerenti Di Media Sosial, Petugas Pelabuhan Imigrasi Karimun" Tegaskan Itu Tidak Benar, Kami Tetap Berkomitmen Terhadap Integritas Dan Profesionalisme.
Dibaca : 278 Kali
Dibangun Tahun 90-an, Jembatan Gantung Kemuning Muda Rutin Diperbaiki Secara Swadaya
Dibaca : 237 Kali
Penyaluran BLT DD Tahap 4-6 Tahun 2026 di Desa Kemuning Muda Berjalan Lancar
Dibaca : 221 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media