• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
Dibaca : 94 Kali
Ancam Peretasan Dan Tantang Duel, Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Resmi Dilaporkan Ke Polsek Tebing.
Dibaca : 237 Kali
Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Ancam Hack Media, Ketua IWO Karimun Rusdianto, Ini Bentuk Intimidasi Terhadap Kinerja Wartawan.
Dibaca : 297 Kali
Jalin Ukhuwah Islamiah, DPD Partai Golkar Karimun Gelar Halal Bihalal.
Dibaca : 190 Kali
Ridwan Resmi Jabat Kasi Pidum Kajari Karimun, Gantikan Jumieko Andra.
Dibaca : 315 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Ciptakan Regenerasi Petani, Program Santri Tani Milenial untuk Cetak Eksportir Milenial

Indragirione

Sabtu, 24 Agustus 2019 13:39:00 WIB
Cetak

Indragirione.com, - Generasi Muda biasa sekarang diidentikkan dengan generasi milenial sebagai harapan dan tulang punggung dalam menunjang pembangunan di Indonesia khususnya pertanian. Potensi untuk regenerasi petani dari Pondok Pesantren sangat dimungkinkan, terlebih saat ini banyak orang tua mempercayakan pendidikan di Pondok Pesantren Modern atau Boardingschool.


Terkait peluang di era ekonomi digital saat ini, Kementerian Pertanian melihat adanya potensi besar yang bisa dikembangkan di lingkungan pondok pesantren. Seluruh sumber daya termasuk para santri ini harus dilatih semaksimal mungkin agar sasaran-sasaran tersebut bisa tercapai.

“Pesantren menjadi potensi untuk menciptakan regenerasi petani, melaui program Santri Tani Milenial. Kita dorong generasi santri untuk terjun ke pertanian. Sekarang pertanian sudah canggih, alat-alat pertanian sudah banyak tersebar seperti alat mengolah, menanam dan panen, ” ungkap Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Pertanian Prof. Dr. Dedi Nursyamsi, kemarin, Jum’at (23/8).

Dedi menyampaikan bahwa santri-santri ini selain medapat pendidikan utama di pesantren, nantinya santri-santri kita akan berikan pembekalan ilmu dan pendampingan yang komprehensif, termasuk kegiatan budidaya, teknologi pertanian, pasca panen dan pemasaran. Kita akan dorong mereka bertani dengan teknologi digital, karena era milenial dikenal sebagai era yang serba digital, serba cepat, dan mudah diakses.

“Kita kan sudah berjalan dari awal tahun 2019 program ini, yaitu dengan Kelompok Tani Santri Milenial (KSTM). Para santri ini nantinya setelah keluar dari pondok memiliki lifeskil dan sukur-sukur bisa menjadi job seeker dan job creator hingga jadi eksportir milenial, ” tutur Dedi.

Dedi meyakini bahwa eksportir milenial bisa saja munculnya dari jebolan Pondok Pesantren, hal ini dikarenakan penanaman kepribadian, agama, dan kemandirian dibina sejak dini sehingga akan mengantarkan jiwa siap untuk mengembangkan potensi. Lingkungan dan ekosistem di pesantren sangat mendukung. Di beberapa pondok yang memiliki lahan yang luas, sudah banyak santrinya dibekali untuk berternak, jadi lebih mudah untuk membimbing dan membinanya.

“Nanti santri-santri itu akan kita kelompokkan, kemudian kita arahkan minatnya. Apa ke ternak, budidaya tanaman, pengolahan hasil atau pemasaran produk pertanian. Kita memiliki Balai-balai pelatihan dan pakar-pakar pertanian pun kita cukup lengkap ditambah teknologi yang siap diterapkan dimasyarakat. Kita akan dampingi para santri tersebut melalui kelompok, kita arahkan ke beberapa komoditas semisal berternak ayam, domba/kambing dan berkebun, ” tutur Dedi.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa meresmikan One Pesantren One Product (OPOP) Training Center di Universitas NU Surabaya (Unusa) bersama Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis) Prof Mohammad Nuh DEA dan perwakilan International Council for Small Business (ICSB) di Kampus Unusa Surabaya Jalan Jemursari Surabaya, Kamis (22/8).

Khofifah juga melihat potensi pesantren di Jatim yang cukup besar. Tinggal bagaimana membangun jejaringnya agar produk dari pesantren bisa dikenal publik. Selain itu Khofifah menyampaikan, produk dari pesantren bisa dibenahi kualitasnya dan ditingkatkan kuantitasnya.

“Karena di Jawa Timur jumlah pesantrennya banyak ada lebih dari 6 ribu pesantren. Cuma banyak di antara mereka yang tidak mendapat pendampingan secara komprehensif. Artinya kualitasnya, jejaring marketnya kalau bahasa saya mungkin ada yang memang belum punya GPS. Jadi kalau ada produk-produk yang memiliki kemiripan harus disiapkan RnD jadi tidak bisa hari ini kita berbicara daya saing tanpa disupport oleh research and development,” ungkap Khofifah.

“RnD ini mahal tetapi kalau bersambung dengan perguruan tinggi yang memang punya lembaga riset dan lembaga pengembangan, maka Training Center OPOP ini memang harus di perguruan tinggi, maka kita bisa memberikan pelatihan, pendampingan sampai kemudian membangunkan jejaring,” lanjut Khofifah.

Khofifah berharap hal ini bisa memandirikan pesantren hingga santri. Di mana, jika lulus nanti para santri bisa hidup mandiri. Nantinya setelah lulus dari pesantren mereka lebih siap untuk mandiri lewat sektor apapun. Memandirikan warga itu menjadi penting apalagi yang mandiri kemudian bisa membuka lapangan kerja.

Mantan Menteri Pendidikan dan Budaya (Mendikbud) Prof Mohammad Nuh DEA yang saat menjabat Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis)  menyampaikan, untuk menjadi seorang pengusaha, ada yang memang telah memiliki keahlian. Namun ada juga yang perlu disiapkan melalui sekolah dan pelatihan.

“Kenapa kita harus membangun yang namanya OPOP Training Center, karena kita punya keyakinan bahwa jika dilatih, didampingi terus diberi kesempatan itu insya Allah bisa,” tutup Nuh.

(pojoksatu)




Berita Lainnya

  • +

Realisasi Belanja APBD Riau Hanya Berkisar 79,66 Persen

Kronologi Tokoh PA 212 Tipu Jamaah Haji, 136.500 Dolar Uang Jamaah Raib

Speed Boad Tujuan Pulau Kijang – Tanjung Pinang Terbakar

Hari Santri, Dompet Dhuafa Riau Gelar Silaturrahim Pegiat Zakat dan Bedah Buku

Pemprov Riau dan Kabupaten/Kota Sepakat Optimalkan Pemungutan Pajak Daerah

Fraksi PKB Dukung Cak Imin Pimpin PSSI

Satgas Masih Lakukan Pemetaan Sebaran Wabah Covid

Salut, Baru Dua Hari Menjabat, Kapolres Inhu Langsung Turun Padamkan Karhutla di Desa Payarumbai

Dampak Virus Corona, Ribuan Karyawan Hotel di Riau Dirumahkan

Hati Hati Penipuan Mengatasnamakan Anggota DPRD Provinsi Riau, H Dani M Nursalam

Wabup Inhu Sampaikan LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025

Pak Mentrans Tolong kami, Konflik lahan HPL Transmigrasi 1500 H dengan PT. Jatim Jaya Perkasa tuntas di Tahun 2026







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
17 April 2026
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
17 April 2026
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
17 April 2026
Terkait Tunda Bayar Proyek 2025, Inspektorat Menyebut Hasil Review Sudah di BPKAD
17 April 2026
Kades Lubuk Besar Hadiri Sosialisasi Pengolahan Kebun Kelapa Sawit
16 April 2026
Sebanyak 48,39 Ton Pangan Ilegal Dibakar di Tembilahan
16 April 2026
Pemkab Inhil Komitmen Dukung Upaya Penataan Kawasan Hutan
16 April 2026
Tepis Aduan Sepihak Oknum, Kades Sekayan Apresiasi Langkah Profesional Dinas PMD Terkait Pemberhentian Kadus Semaram.
16 April 2026
Ibu Ibu Antusias Ikuti Posyandu Balita Desa Sekayan
16 April 2026
Pemkab Inhil Respons Aksi Massa soal BBM, Tegaskan Solusi Humanis dan Subsidi Tepat Sasaran
16 April 2026

Trending

  • +Indeks
Tepis Aduan Sepihak Oknum, Kades Sekayan Apresiasi Langkah Profesional Dinas PMD Terkait Pemberhentian Kadus Semaram.
Dibaca : 338 Kali
Ketua IMO Rohil Minta Kejati & Polda Riau Usut Tuntas Kasus Kerjasama Investasi Mitra PT.SPRH
Dibaca : 576 Kali
Polsek Rengat Barat Ringkus Dua Tersangka Narkoba di Rumah Kontrakan
Dibaca : 205 Kali
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pengedar Shabu Diamankan di Enok
Dibaca : 219 Kali
Proses Hukum SPPD Fiktif Dinsos Bengkalis Diduga Mangkrak, 16 Bulan Penyidikan Belum Ada Tersangka
Dibaca : 262 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media