• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Polisi Ingatkan Warga Karimun, Rayakan Final Piala Dunia Tanpa Vandalisme Dan Anarkisme.
Dibaca : 156 Kali
Terkait Isu Dugaan Terima Uang Gerenti Di Media Sosial, Petugas Pelabuhan Imigrasi Karimun" Tegaskan Itu Tidak Benar, Kami Tetap Berkomitmen Terhadap Integritas Dan Profesionalisme.
Dibaca : 350 Kali
Kolaborasi Global Eyeglass Ministry, GBI, Dan Pemkab Karimun, Gelar Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Dan Kaca Mata Gratis.
Dibaca : 193 Kali
Hidup Di Bumi Berazam, Waka DPC PBB Karimun Maszan.p.Sianturi, Ajak Masyarakat Ciptakan Iklim Investasi Yang Kondusif
Dibaca : 528 Kali
Atlet Renang Karimun Sabet Empat Medali Di Popda X Kepri 2026.
Dibaca : 431 Kali

  • Home
  • Peristiwa

8 Hal Janggal Terkait Penembakan Haji Permata di Inhil, Nomor 4 Miris

Redaksi

Sabtu, 16 Januari 2021 20:07:42 WIB
Cetak

Indragirione.com, - Pengusaha ternama di Batam dan seorang tokoh Bugis, Haji Permata meninggal dunia akibat ditembak oleh oknum petugas Bea dan Cukai (BC).

Haji Permata ditembak pada bagian dada sebanyak 3 kali, 1 pada bagian dada sebelah kiri atau jantung dan 2 peluru lainnya tepat pada bagian tengah. Peristiwa penembakan tersebut terjadi di Perairan Desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra, Kabupaten Inhil. 

Banyak kejanggalan pemaparan pihak BC atas peristiwa penembakan yang dilakukan terhadap Haji Permata, berikut diantaranya;

1. Haji Permata Dikatakan Melawan Petugas. 
Kronologis peristiwa penembakan hingga menghilangkan nyawa disebutkan oleh pihak BC karena melawan petugas.

"Anggota kami sudah dalam posisi terdesak dan pelaku sudah menyerang dengan mengayunkan senjata tajamnya ke badan petugas. Dalam keadaan terdesak dan keselamatan jiwanya terancam maka petugas melakukan pembelaan diri dan terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku yang menyerang petugas Bea Cukai,” kata Syarif, Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga. 
 
Haji Permata yang diperkirakan berumur 77 tahun itu disebutkan beberapa sumber tokoh Bugis di Batam dan Inhil sudah susah untuk bergerak dan berjalan sendirian.

"Haji Permata itu orangnya sudah tua, untuk berjalan saja beliau perlu ditopang, kok dikatakan menyerang," kata Edi Sindrang Ketua Paguyuban Bugis Pallapi Arona Ogie (PAO). 

2. Petugas BC Tidak Mengalami Luka-Luka. 
Petugas BC dikatakan Kepala BC Tembilahan Ari Wibawa Yusuf tidak ada mengalami luka-luka. 

"Tidak ada luka-luka, petugas BC tidak ada mengalami luka tembak," ujarnya. 

Padahal disebutkan dalam press release Dirjen BC, Haji Permata dan anak buahnya menyerang petugas BC. 

Mereka melempari kapal BC 10009, BC 15040, BC 15041, dan HSC yang dikuasai Bea Cukai dengan bom molotov, mercon, serta kembang api. Tembakan peringatan beberapa kali dilakukan Satgas patroli laut Bea Cukai.

Peringatan itu tidak dihiraukan justru massa yang berjumlah belasan tersebut malah secara brutal menyerang petugas dengan senjata tajam sambil berupaya untuk merangsek masuk ke HSC yang telah dikuasai Bea Cukai yang hanya dikawal oleh empat orang petugas. 

Pada satu kesempatan, kelompok penyerang tersebut berhasil menyandarkan kapal pancung mereka ke HSC yang dikuasai oleh petugas dan menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam dan menembakan mercon ke arah petugas. (Pres Release Dirjen BC). 

3. Penembakan Terukur oleh Petugas BC kepada Haji Permata.
Dikatakan Syarif dalam penembakan Haji Permata oleh BC dilakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku yang menyerang petugas Bea Cukai. 

Sementara Undang-Undang dalam Permenkeu RI tentang penggunaan senjata api Dinas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pasal 13 ayat (2) penggunaan senjata api sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diupayakan sedapat mungkin hanya untuk melumpuhkan. 
Ayat (1) a, berbunyi: tidak adanya alternatif lain untuk menghentikan tindakan orang, sekelompok orang dan atau awak sarana pengangkut yang mengancam keselamatan jiwa pejabat Bea dan Cukai dan atau kapal Patroli. 

Sementara dilaporkan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Haji Permata di tembak sebanyak 3 kali. 

“Penembakan nya itu jarak dekat tanpa adanya tembakan peringatan sesuai SOP. Sangat brutal. Dan terlihat pelaku mengincar Pak Haji Permata. Ditembak 3 kali di bagian dada,” ungkap Masrur Amin, Ketua KKSS Batam. 

4. Paska penembakan Haji Permata oleh BC tidak sesuai SOP ?. 
Ari Wibawa Yusuf mengatakan jenazah Haji Permata ditinggal setelah ditembak. 

"Yang membawa jenazah Haji Permata adalah bukan pihak BC, tetapi rekan atau keluarganya Haji Permata," katanya.

Sementara pada pasal 18 ayat (1) setelah melaksanakan tahapan penggunaan senjata api Bea dan Cukai wajib;
- Memberikan bantuan dan perawatan kepada siapapun yang terluka atau terkena dampak dari senjata api Dinas. 
- Memberitahu keluarga dari siapapun yang terluka atau terkena dampak penggunaan senjata api. 

5. BC Tembilahan dan BC Tanjung Balai Tidak Ada Memberikan Kejelasan Petugas Mana yang Melakukan Tembakan. 
Wartawan yang hadir pada press release di Kantor BC Tembilahan mempertanyakan terkait petugas mana yang melakukan tembakan. Pihak BC Tembilahan bungkam. 

"Mengenai hal tersebut, saat ini masih dilakukan pendalaman. Sekarang petugas patroli Bea Cukai Tembilahan saat ini masih berada di Bea Cukai Kepri,” jawab Ari Wibawa saat ditanyai awak media.

Sementara peristiwa penembakan sudah terjadi pada Jumat pagi (15/1) lalu. 

Begitu juga dalam press release Dirjen Bea Cukai yang mengatakan Patroli laut dilakukan oleh BC Tanjung Balai dan BC Tembilahan, namun tidak menyebutkan BC mana yang melakukan penembakan Haji Permata. 

6. Satu Rekan Haji Permata Dikatakan Melompat ke Sungai, Belum Ketemu? 
Dalam press release Dirjen BC dikatakan aksi pengejaran dilakukan namun ada 1 ABK Haji Permata yang melompat. 

"Kapal BC 10009 tetap melakukan pengejaran hingga akhirnya anak buah kapal satu dari empat HSC tersebut kabur dengan cara melompat ke air. Setelah situasi lebih kondusif, Satgas patroli laut bea cukai berupaya mencari dan menyelamatkan awak kapal HSC yang sebelumnya terjun ke air, namun tidak mendapatkan hasil," kata Syarif. 

Juga dikatakan BC Tembilahan, ABK tersebut hingga saat ini belum ditemukan. 

"Belum, kami belum menemukan," kata Ari, kepala BC Tembilahan. 

7. Adanya Batu Dan Kayu Yang Disiapkan Haji Permata
Masih dalam press release Dirjen BC mengatakan adanya batu dan kayu yang dipersiapkan Haji Permata dan ABK nya. 

"Yang mengejutkan, dalam pencacahan juga ditemukan dua karung berisi batu dan kayu yang sepertinya disiapkan untuk melakukan perlawanan atau penyerangan kepada petugas," (Pres release Dirjen BC)

Sementara juga masih dirilis yang sama dikatakan mereka (ABK) melempari kapal BC 10009, BC 15040, BC 15041, dan HSC yang dikuasai Bea Cukai dengan bom molotov, mercon, serta kembang api. 

Apalagi disebut saat Haji Permata melakukan penyerangan dengan senjata tajam, tidak ada disebutkan penyerangan dilakukan dengan batu dan kayu, padahal dikatakan ditemukan dua karung berisi batu dan kayu yang sepertinya disiapkan untuk melakukan perlawanan atau penyerangan kepada petugas. 

8. Paska Penembakan, Kaitan Haji Permata dengan Terduga Penyelundup Lainnya?. 
Pasca penembakan, saat press conference BC Tembilahan terkait penembakan Haji Permata, salah satu anak Haji Permata dan Simpatisannya hadir. Beberapa kali mereka meneriakkan nama Tongseng. 

"Tangkap penyelundup Tongseng, jangan hanya Haji Permata," teriak salah satu simpatisan. 

Wartawan menanyakan kepada BC Tembilahan mengenai siapa Tongseng? Ari menjawab tidak tahu menahu. 

"Kami tidak tahu," tukasnya.

Adapun jenis senjata yang digunakan oleh petugas BC dalam melakukan patroli adalah laras panjang dan Pistol. 




Berita Lainnya

  • +

Cari Nipah Warga Tanah Merah Digigit Buaya Hingga Dapat 50 Jahitan

Hujan Disertai Angin Kencang, Satu Unit Rumah di Desa Kuala Patah Parang Ambruk

Guru SMA Negeri 1 Tanah Merah Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal Dunia

Usai Cari Pucuk Nipah, Junaidi Warga Kecamatan Tanah Merah Disambar Buaya

Mual-Mual, 18 Murid SD di Inhil Diduga Keracunan Makanan Impor

Dinkes Inhil Dorong Skrining Hipotiroid Kongenital Pada Bayi Baru Lahir Terus Digalakkan

Lewat Momen Lebaran,Bibinsa Ajak Masyarakat Untuk Saling Membantu

Pelaku Penganiayaan di Enok Berhasil Dibekuk

Malu, Satpol PP Inhil Dapati Pegawai Negeri sedang 'Ngopi' di Jam Kerja

MICE Jadi Motor Penggerak Pariwisata Riau, TPK Hotel Melonjak

Warga Pelalawan Diterkam Harimau di Blok L PT SPA Wilayah Pelangiran

DP2KBP3A Inhil Turunkan Jumlah Stunting di seribu parit







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Gendong Sabu 5 Kg, Empat Warga Jambi Dituntut 18 Tahun dan Denda Rp 300 Juta
21 Juli 2026
Gandeng Pemko Pekanbaru, Plt Gubri Segera Tangani Persoalan Banjir di Jalan Sudirman
21 Juli 2026
Green Policing dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Digelar di SMPN 02 Tembilahan
21 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Desa Bekawan Siap Dukung Swasembada Pangan
21 Juli 2026
Persiapan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Mulai Dibahas
21 Juli 2026
Pemkab Inhu Gelar Pembekalan Lomba Video Literasi, Dorong Generasi Jadi Kreator
21 Juli 2026
Grand Final Joged Mande Jadi Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Inhil
21 Juli 2026
Masyarakat Pelika Rohil Menjerit Harga TBS ditingkat Penampung Mencekik Petani Sawit
21 Juli 2026
Satgas TMMD 129 Bojonegoro Hadirkan Senyum di Wajah Pak Kasiman
21 Juli 2026
TMMD 129 Bojonegoro Latih Pemuda Kesongo Mahir Public Speaking dan Mandiri Berwira Usaha
21 Juli 2026

Trending

  • +Indeks
Koramil Kabuh Gelar Nobar untuk Pererat Kebersamaan dan Silaturahmi
Dibaca : 204 Kali
Katerina Susanti Sosialisasikan Peran Posyandu yang Makin Meluas Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat
Dibaca : 274 Kali
Sidang Praperadilan Tersangka Karhutla di PN Bengkalis, Digelar Dua Hari Sampai Subuh
Dibaca : 268 Kali
Dandim 0814/Jombang Sambut Kedatangan Tim Pusterad
Dibaca : 335 Kali
Serka Endi Gembleng Pelajar Baru
Dibaca : 207 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media