• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Terkait Isu Dugaan Terima Uang Gerenti Di Media Sosial, Petugas Pelabuhan Imigrasi Karimun" Tegaskan Itu Tidak Benar, Kami Tetap Berkomitmen Terhadap Integritas Dan Profesionalisme.
Dibaca : 281 Kali
Kolaborasi Global Eyeglass Ministry, GBI, Dan Pemkab Karimun, Gelar Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Dan Kaca Mata Gratis.
Dibaca : 168 Kali
Hidup Di Bumi Berazam, Waka DPC PBB Karimun Maszan.p.Sianturi, Ajak Masyarakat Ciptakan Iklim Investasi Yang Kondusif
Dibaca : 460 Kali
Atlet Renang Karimun Sabet Empat Medali Di Popda X Kepri 2026.
Dibaca : 402 Kali
Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, Pimpin Sertijab Pejabat Utama Polres Karimun.
Dibaca : 441 Kali

  • Home
  • Riau

Apresiasi Kolaborasi Melayu Merindu, Gubri Harapkan Bisa Memajukan Industri Kreatif dan Fesyen di Riau

Indragirione

Senin, 28 Maret 2022 20:59:01 WIB
Cetak

INDRAGIRIONE.COM, PEKANBARU - Program kolaborasi antara Wiyasa The Fashion Ecosystem and Accelerator dan Badan Perwakilan Daerah Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API BPD) Riau bersama pengrajin dan pelaku fesyen startup kota se-Riau dilaunching, Senin (28/3/2022). 

Launching program kolaborasi ini mendapat apresiasi dan respon positif dari sejumlah pihak. Diantaranya mendapatkan dukungan dari Asia Pacific Rayon (APR), Tokopedia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI), dan Pemerintah Provinsi Provinsi (Pemprov) Riau.

Kolaborasi yang dinamakan Melayu Merindu diharapkan dapat menjadi semangat baru untuk memajukan industri kreatif dan fesyen di Provinsi Riau. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar. Gubri mengatakan bahwa Riau memiliki kebudayaan melayu yang luhur, termasuk wastra atau kain tradisional yang sarat akan makna budaya yang harus dilestarikan oleh generasi muda.

"Wastra harus dilestarikan oleh generasi muda. Untuk itu, kami atas nama Pemerintah Provinsi Riau sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh API BPD Riau yang telah menggagas Melayu Merindu untuk mengangkat kembali wastra Riau dan memberdayakan UMKM Riau, khususnya di bidang tekstil dan fesyen," kata Gubri.

Oleh karenanya, orang nomor satu di Riau ini pun mengajak seluruh masyarakat Riau untuk mendukung program Melayu Merindu ini.

"Masyarakat dapat mendukung program ini dengan berbelanja karya lokal anak Riau. Dan saya berharap, program ini bisa jadi percontohan program sejenis untuk daerah lain," kata Gubri.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno mengatakan bahwa inovasi perlu terus dilakukan untuk menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang positif menuju era ekonomi baru.

"Industri kreatif wastra nusantara harus terus dikembangkan karena punya pangsa pasar besar sebagai daya tarik wisata yang juga menjadi penopang ekonomi bangsa," kata Menteri Sandi.

Ia juga menyatakan sangat mengapresiasi peluncuran Melayu Merindu tersebut. "Dengan peluncuran Melayu Merindu sebagai upaya mempromosikan UKM lokal, sub sektor fesyen, khususnya wastra hasil karya para pengrajin dan pelaku fashion startup Riau. Saya berharap produk wastra lokal melayu dapat berjaya dan bertransformasi menjadi salah satu kebanggaan Indonesia," harap Sandi.

Sementara itu, Ketua BPD API Riau, Basrie Kamba mengatakan, program Melayu Merindu memiliki mimpi yang sangat sederhana untuk membangkitkan kembali industri tekstil, fesyen, pengrajin lokal dan UMKM di Riau.

"Target API Riau bukan Paris atau kota-kota fashion lainnya, tapi semata-mata pasar di Riau," kata Basrie yang juga Direktur PT APR, pabrik rayon viskosa yang berlokasi di Pangkalan Kerinci, Riau tersebut.

Saat ini, kata Basrie, pasar sudah berubah, jadi produsen harus berubah juga untuk bisa menggapai market millenial dan gen-Z, yang jadi sasaran terbesar dalam pasar fashion saat ini.

"Harus open minded. Harapan kami, program ini dapat menjadi daya dorong membangkitkan kembali wastra melayu, sekaligus menaikkan daya jual dan menarik investor," sebutnya.

PT APR sendiri sangat mendukung program Melayu Merindu sejak awal. Karena sejalan dengan komitmen keberlanjutan satu dekade APR2030, yakni mengembangkan sentra tekstil di Riau.

"Kami selalu mendukung upaya dan aspirasi memajukan UKM di bidang tekstil dan fashion. Terutama kepada generasi muda. Kami melihat ini sebagai kesempatan bagi industri tekstil Riau untuk berkembang dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia," tukasnya. (Adv)




Berita Lainnya

  • +

Jalan Agus Salim Pekanbaru akan Jadi Sentra Kuliner Street

Setahun Kepemimpinan Azis Zaenal, Kampar Pertama Sekali Raih Adipura

Demi Vernita Syabilla, Richie Five Minutes Sempat Minta Pisah Room di Karaoke

Alasan Persib Bandung Wajib Juara Musim Ini

Gubri Syamsuar Sampaikan Tujuh Roadmap Pengembangan SMK di Riau

Sedang Berboncengan dengan Wanita, Warga Pasir Penyu Dipukuli Begal Pakai Linggis. Yang Bikin Kaget, Pelakunya Ternyata...

Kurang Dari 24 Jam, Polsek Singingi Polres Kuansing Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Dalam Sumur

Angau Pengusaha Inhil Mengakui Parfum di Toko Inhil Parfum Berkualitas dan Harga Terjangkau

Kapolsek Bersama Personilnya Rutin Beri Bantuan Kepada Lansia dan Masyarakat Kurang Mampu

Ketika Foto Brigadir Polisi Dewi ke Komisaris Polisi Beralih Ke Napi Pembunuh Berujung Pemecatan

Ketua FKWI Inhil Gandeng LPK8 Yan Ekhsan Tembuskan 4 Pasar Komoditi Kelapa Berskala Ekspor

Permainan Tradisional Membantu Perkembangan Anak Usia Dini







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Katerina Susanti Sosialisasikan Peran Posyandu yang Makin Meluas Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat
17 Juli 2026
Wisuda XXX STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, Momentum Lahirnya Generasi Unggul untuk Kemajuan Daerah
17 Juli 2026
Bupati Herman Apresiasi Tim Penyusunan LKPD, WTP Ke-10 Jadi Bukti Tata Kelola Keuangan Inhil
17 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Polres Inhu Dampingi Warga Kembangkan Pekarangan Produktif di Seberida dan Pasir Penyu
17 Juli 2026
Medan Naik Turun Tak Surutkan Semangat Satgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0708 Purworejo
17 Juli 2026
Kebersamaan Satgas TMMD dan Warga, Ringankan Pengerjaan Jalan Penghubung Watuduwur-Kalibawang
17 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Belaras Ajak Warga Dukung Program Ketahanan Pangan
17 Juli 2026
Ciptakan Lingkungan Belajar yang Layak, TMMD 129 Bojonegoro Rehab Ruang Kelas SD Kesongo
17 Juli 2026
Komiten Persit Sukseskan TMMD 129 Bojonegoro di Kesongo
17 Juli 2026
TMMD 129 Bojonegoro Permudah Masyarakat Dapatkan Layanan Adminduk
17 Juli 2026

Trending

  • +Indeks
Sidang Praperadilan Tersangka Karhutla di PN Bengkalis, Digelar Dua Hari Sampai Subuh
Dibaca : 228 Kali
Dandim 0814/Jombang Sambut Kedatangan Tim Pusterad
Dibaca : 235 Kali
Terkait Isu Dugaan Terima Uang Gerenti Di Media Sosial, Petugas Pelabuhan Imigrasi Karimun" Tegaskan Itu Tidak Benar, Kami Tetap Berkomitmen Terhadap Integritas Dan Profesionalisme.
Dibaca : 281 Kali
Dibangun Tahun 90-an, Jembatan Gantung Kemuning Muda Rutin Diperbaiki Secara Swadaya
Dibaca : 239 Kali
Penyaluran BLT DD Tahap 4-6 Tahun 2026 di Desa Kemuning Muda Berjalan Lancar
Dibaca : 221 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media