• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
Dibaca : 200 Kali
Ancam Peretasan Dan Tantang Duel, Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Resmi Dilaporkan Ke Polsek Tebing.
Dibaca : 257 Kali
Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Ancam Hack Media, Ketua IWO Karimun Rusdianto, Ini Bentuk Intimidasi Terhadap Kinerja Wartawan.
Dibaca : 307 Kali
Jalin Ukhuwah Islamiah, DPD Partai Golkar Karimun Gelar Halal Bihalal.
Dibaca : 201 Kali
Ridwan Resmi Jabat Kasi Pidum Kajari Karimun, Gantikan Jumieko Andra.
Dibaca : 321 Kali

  • Home
  • Fokus Inhil

Direktur CV Kelapa Gading Bantah Progres Pekerjaan MPP Inhil Hanya 33.3 Persen

Indragirione.com

Kamis, 24 November 2022 13:08:23 WIB
Cetak
Foto pengerjaan proyek

INHIL, - Direktur CV Kelapa Gading, Imran Chaniago membantah informasi progres pelaksanaan pekerjaan Mall Pelayanan Publik (MPP) hanya mencapai 33.3 persen.

Imran Chaniago, SH menyebutkan pekerjaan yang memiliki anggaran Rp 12.322. 173. 437,18 tersebut progresnya sudah mencapai 38 persen dan pihaknya terus melakukan pekerjaan di lokasi.

"Bukan 33.3 persen, tapi sudah mencapai 38 persen. Yang mengetahui jalan dan tidaknya pekerjaan adalah kami di lapangan, dan kami selalu melakukan rapat evaluasi serta koordinasi dengan dinas. Jadi kami membantah informasi tersebut dan pihak kami terus kebut pekerjaan di lokasi sampai sekarang," ujarnya, Kamis (24/11/2022).

Imran Chaniago juga menerangkan, mengenai durasi waktu pekerjaan tidak begitu signifikan dalam permasalahan pembangunan, karena menurutnya Addendum waktu bisa dilakukan jika pada pelaksanaan awal tidak terkejar.

"Untuk waktu pelaksanaan kita buru terus hingga akhir tahun, jika memang tidak terkejar pada Desember ini tentu kita minta addendum waktu sesuai dengan  Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Perpres 16/2018 jo. Perpres 12/2021)," terangnya.

Dengan adanya informasi yang tersiar di pemberitaan terkait progres pekerjaan, menurut Imran  Chaniago hal tersebut tidak menghalangi pihaknya untuk terus bekerja dan pihaknya dengan tegas membantah pernyataan tersebut. 

Imran juga menyebutkan Ia beserta dinas terkait sudah melakukan pertemuan membahas tentang ini, dan mereka sepakat untuk tetap fokus melaksanakan kegiatan sesuai petunjuk dan teknis.

"Tidak ada masalah terkait informasi dari pernyataan berita tersiar di media, kami tetap terus bekerja sesuai juknis, mengenai informasi yang telah dimuat di media terkait progres tersebut tetap kami bantah karena fakta di lapangan tidak seperti itu," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, dikutip dari media Arrayyan.co yang telah memberitakan bahwa dari pantauannya di lapangan Senin, 21 November 2022, hanya bagian lantai yang pengerjaan sudah agak lumayan, itupun baru seminisasi dan belum dipasang porselin. Sementara untuk dinding lantai dasar, belum sama sekali, masih pengerjaan pancang pilar untuk bangunan lantai dua di atasnya.

Selain itu, tidak terlihat aktivitas luar biasa dari para pekerja, sebagaimana lazimnya orang ngebut ingin segera menyelesaikan pekerjaan, karena dikejar waktu mepet sesuai perjanjian kerja. Yang terlihar  para pekerja di proyek tersebut sedikit dan terkesan santai. Padahal waktu pengerjaan hanya tinggal sekitar 1 bulan lebih.

"Informasi yang saya dapat, pengerjaan baru sekitar 30 persen. Dengan sisa waktu yang ada, saya pastikan bangunan itu tidak akan selesai. Makanya sudah beredar akan diberikan addendum kepada pihak rekanan," ujar sumber media ini yang tidak mau namanya disebutkan.




Berita Lainnya

  • +

PJ Bupati Inhil Herman Tinjau Pembangunan Kantor Camat Teluk Belengkong

PJ Bupati Inhil Erisman Yahya Tinjau Pembangunan Jalan Pekan Tua-Pengalihan

BBKSDA Riau Turun Cek Lokasi Warga Inhil Tewas Diterkam Harimau

Seekor Tapir di Reteh Mati Setelah Dievakuasi Warga

Masyarakat Diminta Mampu Jaga Kode etik Pemilu

Kabid SD Disdik Inhil: SDN 002 Selensen Taat Administrasi dan Terukur dalam Penggunaan Dana BOS

Berikut Tips Menjaga Kebugaran Lansia Agar Tetap Tetap Produktif

Panitia Milad Inhil ke 58 Minta Maaf Kelalaian Logo

Bupati Inhil Menghadiri Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Besar Darul Hikmah Tembilahan

Hanya 54 Peserta yang Mendaftar PSP, Bupati Inhil Harapkan Disdik Lakukan Hal Ini

Kapolres Inhil Hadiri Rakor Anev Penanggulangan Karhutla

Virus Corona Bisa Menyebar di Udara, IDI Inhil Ajak Masyarakat Inhil Selalu Menggunakan Masker







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
18 April 2026
Wakapolres Inhil: Jangan Takut Lapor Jika Ada Indikasi Penggunaan Narkoba
18 April 2026
Polres Inhil Ungkap Kasus Perjudian Togel di Pasar Dayang Suri, Satu Pelaku Diamankan
18 April 2026
Polres Inhil Sidak dan Tes Urine Seluruh Personil Polsek Pulau Kijang
18 April 2026
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
17 April 2026
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
17 April 2026
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
17 April 2026
Terkait Tunda Bayar Proyek 2025, Inspektorat Menyebut Hasil Review Sudah di BPKAD
17 April 2026
Kades Lubuk Besar Hadiri Sosialisasi Pengolahan Kebun Kelapa Sawit
16 April 2026
Sebanyak 48,39 Ton Pangan Ilegal Dibakar di Tembilahan
16 April 2026

Trending

  • +Indeks
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
Dibaca : 200 Kali
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
Dibaca : 204 Kali
Kades Lubuk Besar Hadiri Sosialisasi Pengolahan Kebun Kelapa Sawit
Dibaca : 244 Kali
Sebanyak 48,39 Ton Pangan Ilegal Dibakar di Tembilahan
Dibaca : 208 Kali
Tepis Aduan Sepihak Oknum, Kades Sekayan Apresiasi Langkah Profesional Dinas PMD Terkait Pemberhentian Kadus Semaram.
Dibaca : 391 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media