• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
Dibaca : 95 Kali
Ancam Peretasan Dan Tantang Duel, Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Resmi Dilaporkan Ke Polsek Tebing.
Dibaca : 237 Kali
Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Ancam Hack Media, Ketua IWO Karimun Rusdianto, Ini Bentuk Intimidasi Terhadap Kinerja Wartawan.
Dibaca : 297 Kali
Jalin Ukhuwah Islamiah, DPD Partai Golkar Karimun Gelar Halal Bihalal.
Dibaca : 190 Kali
Ridwan Resmi Jabat Kasi Pidum Kajari Karimun, Gantikan Jumieko Andra.
Dibaca : 315 Kali

  • Home
  • Riau

PJ Sekda Riau Sebut Provinsi Riau Berpotensi Mengalami Defisit 3,5 Triliun, Begini Penjelasannya

Indragirione

Senin, 24 Maret 2025 12:53:07 WIB
Cetak

INDRAGIRIONE.COM,INHIL - Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Riau Taufik Oesman Hamid yang juga merupakan ketua tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Provinsi riau mengatakan provinsi riau berpotensi mengalami defisit mencapai angka 3,5 Triliun.

Hal itu ia sampaikan sela kegiatan kunjungan mengecek ketersediaan sembako jelang lebaran di komplek pergudangan bulog Jalan sudirman pekanbaru, senin (24/3/25)

Taufik OH menjelaskan angka itu diperkirakan berdasarkan kalkulasi ulang setelah memperhatikan kondisi realisasi pendapatan tahun 2024 yang berdapampak terjadinya tunda bayar

"Memperhatikan kondisi realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2024 yang hanya mencapai 85,38 % (hasil LRA per 31 Desember 2024),  terdapat potensi pendapatan yang tidak tercapai sebesar 1.6 Triliun lebih, sehingga berdampak terjadinya tunda bayar atas kegiatan pada Tahun 2024. Untuk itu, perlu dilakukan kalkulasi kembali terhadap APBD Provinsi Riau Tahun 2025" jelas Plt Sekda ini
Lebih lanjut ketua TAPD Provinsi Riau ini mengatakan Bapenda Provinsi Riau diminta melakukan exercise dengan memperhatikan realisasi pendapatan pada dua bulan terakhir.
"Hasilnya diperkirakan terjadi penyesuaian potensi Pendapatan Daerah Tahun 2025 yang diyakini akan berkurang lebih dari 1.3 T sehingga maksimal pendapatan tahun 2025 ini hanya lebih kurang  8.2 Triliun" Ungkap Taufiq lagi

"Potensi berkurangnya pendapatan itu diantaranya ada di PAD  yang diyakini berkurang sebesar 1.1 Triliun lebih, Pendapatan Transfer diperkirakan berkurang sebesar 190 M lebih, potensi Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah diperkirakan berkurang  80 jt lebih serta  penyesuaian Pendapatan Pembiayaan Daerah yang berkurang 100 M lebih " lanjut Pj. Sekda ini
Sementara itu Pj. Sekda mengungkapkan dari sisi Rencana Belanja Daerah justru akan terjadi penambahan mengingat adanya tunda bayar kegiatan 2024. belanja eksisting dalam APBD Tahun 2025 sebesar  sebesar 9,5 T ditambah tunda bayar 916 M lebih, tunda salur bagi hasil kab/kota sebesar 550 M lebih, dan beban pajak (PFK) 39 M lebih, ditambah lagi belanja pegawai yang belum teranggarkan sebesar 705 M pada tahun 2025

"Sehingga kalau di kalkulasikan perkiraan belanja tahun 2025 ini menjadi sebesar  11,7 Triliun lebih, jika disandingkan dengan perkiraan potensi pendapatan yang hanya 8.2 Triliun, maka ada selisih 3,5 Triliun yang masih defisit" ungkap taufik OH

Karna hal itulah menurut Taufiq Pemerintah Provinsi Riau akan melakukan berbagai upaya efisiensi Belanja Daerah secara besar-besaran namun tetap berupaya agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

"Bapak Gubernur sudah perintahkan agar melakukan efisiensi secara ketat, dengan tetap memaksimalkan sektor pelayanan publik, pendidikan, kesehatan dan pemeliharaan infrastruktur jalan" terang Pj. sekda ini

Saat disinggung terkait adanya pemberitaan Defisit yang dialami pemerintah provinsi riau hanya 132 Milyar, Taufiq OH tidak membantahnya, karna angka itu selisih antara pendapatan dan  belanja yang tertera dalam buku APBD Murni tahun 2025.

“Terkait dengan defisit 132 M, itu tidak salah karena besaran defisit tersebut sesuai dengan besaran yang tertuang dalam buku APBD 2025 yang rencananya akan ditutupi dari potensi Pembiayaan dalam bentuk SiLPA. Kita tunggu hasil audit BPK nanti berapa riil SiLPA yang akan kita catatkan di Perubahan APBD 2025. Sekarang, yang perlu kita waspadai sebetulnya adalah kondisi riil APBD tahun 2025 akibat tidak tercapainya realisasi pendapatan tahun 2024 yang memberikan efek domino ke tahun 2025 seperti yang saya sebutkan tadi” tutup taufiq OH




Berita Lainnya

  • +

Lantik 141 Orang Pejabat Fungsional, Pj Bupati Kampar: Bekerja Sesuai Tugas Pokok

Pikat Banyak Wanita, Anggota Reskrim Gadungan Ditangkap Polisi

Rokok Ilegal Sebanyak 445 Dus Berhasil Amankan di Pulau Kijang

Satgas TMMD Ke-106 Lakukan Pengecatan Rumah Milik Ibu Suwarni

Bupati Inhil Melepas Keberangkatan JCH Kloter 3 Menuju Embarkasi Antara Riau

Pemkab Inhil Dinobatkan Sebagai Badan Publik “Cukup Informatif”, Bupati Wardan Terima KI Riau Award 2019

Warga Pekanbaru Temukan Jasad Bayi di Sungai

PWI Inhil Agendakan Pelantikan Akhir Desember 2019

Sandiaga Uno Sumbang Dana Kampanye Terbesar ke Kubu Prabowo, Segini Nilainya

Di Hari Special, Kapolda Riau Dan Rombongan Berikan Kejutan Bagi TNI

Infrastruktur Jalan Tembilahan Memprihatinkan, Bupati Inhil, Itu Tetap Jadi Prioritas

Kenapa Ada Rp25 Juta dan Rp80 Juta? Begini Cara Menentukan Tarif Artis Prostitusi







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
17 April 2026
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
17 April 2026
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
17 April 2026
Terkait Tunda Bayar Proyek 2025, Inspektorat Menyebut Hasil Review Sudah di BPKAD
17 April 2026
Kades Lubuk Besar Hadiri Sosialisasi Pengolahan Kebun Kelapa Sawit
16 April 2026
Sebanyak 48,39 Ton Pangan Ilegal Dibakar di Tembilahan
16 April 2026
Pemkab Inhil Komitmen Dukung Upaya Penataan Kawasan Hutan
16 April 2026
Tepis Aduan Sepihak Oknum, Kades Sekayan Apresiasi Langkah Profesional Dinas PMD Terkait Pemberhentian Kadus Semaram.
16 April 2026
Ibu Ibu Antusias Ikuti Posyandu Balita Desa Sekayan
16 April 2026
Pemkab Inhil Respons Aksi Massa soal BBM, Tegaskan Solusi Humanis dan Subsidi Tepat Sasaran
16 April 2026

Trending

  • +Indeks
Tepis Aduan Sepihak Oknum, Kades Sekayan Apresiasi Langkah Profesional Dinas PMD Terkait Pemberhentian Kadus Semaram.
Dibaca : 340 Kali
Ketua IMO Rohil Minta Kejati & Polda Riau Usut Tuntas Kasus Kerjasama Investasi Mitra PT.SPRH
Dibaca : 577 Kali
Polsek Rengat Barat Ringkus Dua Tersangka Narkoba di Rumah Kontrakan
Dibaca : 206 Kali
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pengedar Shabu Diamankan di Enok
Dibaca : 221 Kali
Proses Hukum SPPD Fiktif Dinsos Bengkalis Diduga Mangkrak, 16 Bulan Penyidikan Belum Ada Tersangka
Dibaca : 263 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media