• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
Dibaca : 265 Kali
Ancam Peretasan Dan Tantang Duel, Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Resmi Dilaporkan Ke Polsek Tebing.
Dibaca : 276 Kali
Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Ancam Hack Media, Ketua IWO Karimun Rusdianto, Ini Bentuk Intimidasi Terhadap Kinerja Wartawan.
Dibaca : 316 Kali
Jalin Ukhuwah Islamiah, DPD Partai Golkar Karimun Gelar Halal Bihalal.
Dibaca : 212 Kali
Ridwan Resmi Jabat Kasi Pidum Kajari Karimun, Gantikan Jumieko Andra.
Dibaca : 332 Kali

  • Home
  • Nasional

Dari Desa Pesisir Riau, Kampanye “Jangan Tunggu Rusak Baru Pulih” Menggema Bersama Maskot RAJALESA d

Kampanye Cinta Mangrove Lewat Edukasi, Budaya, dan Anak Muda

Indragirione

Jumat, 01 Agustus 2025 13:19:15 WIB
Cetak

Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2025 menjadi momentum penting dan penuh makna bagi masyarakat pesisir Riau, khususnya di Desa Belaras Barat, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir. Dengan semangat kolaborasi, kegiatan ini digerakkan oleh Yayasan BDPN bersama Pemerintah Desa Belaras Barat, mahasiswa pencinta alam GREENOMOS, BEM UNISI, dan HMI Cabang Tembilahan, Indonesia Youth Epicentrum.

Di tengah semarak budaya dan semangat edukasi, rangkaian kegiatan berlangsung semarak: susur hutan mangrove, penanaman 1.000 bibit mangrove, pentas seni anak-anak, dan peluncuran maskot edukatif RAJALESA (Rajawali Penjaga dan Pelestari Ekosistem Mangrove dan Pesisir).

"Jangan tunggu ekosistem rusak baru kita bergerak. Memulihkan butuh biaya mahal dan waktu panjang. Maka kampanye Hari Mangrove ini bukan hanya bicara pemulihan, tapi juga penjagaan dan pelestarian yang dimulai dari pendidikan anak-anak,” ujar Zainal Arifin Hussein, Direktur Yayasan BDPN dan inisiator Pesantren Ekologi


DI SINILAH CERITA BERMULA : ATAN HERMAN DAN LAHIRNYA PESANTREN EKOLOGI

Salah satu tonggak penting dari peringatan ini adalah lahirnya gagasan besar yang akan mengubah wajah pendidikan di pesisir. Gagasan itu bermula dari pertemuan dua tokoh : Atan Herman dan Zainal Arifin Hussein.

Atan Herman, Kepala Desa Belaras Barat, adalah sosok yang selama bertahun-tahun berjuang mendirikan SMP Islam Terpadu dan SMA Islam Terpadu Al-Furqan. Perjuangannya bukan sekadar membangun fisik sekolah, tetapi menjawab keresahan anak-anak kurang mampu di desa pesisir sering tertinggal dalam akses pendidikan yang bermutu.

Zainal Arifin Hussein membawa konsep pesantren ekologi, yakni pendidikan Islam yang memadukan nilai spiritual, tradisi lokal, dan kepedulian lingkungan melalui pendekatan berbasis pengalaman langsung.

Dari pertemuan kedua tokoh inilah lahir gagasan Pondok Pesantren Ekologi Al-Furqan, yang akan mewadahi SMP dan SMA Islam Terpadu sebagai pusat pembelajaran terpadu yang bukan hanya mencerdaskan, tapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan.

“Kami ingin anak-anak di sini tidak hanya pandai mengaji dan belajar, tapi juga cinta pada tanahnya, pada lautnya, dan bertanggung jawab terhadap alam sejak kecil,” tutur Atan Herman dengan penuh haru.

RAJALESA : MASKOT RAMAH ANAK UNTUK CINTA LINGKUNGAN

Maskot RAJALESA diperkenalkan sebagai media kampanye kreatif dan edukatif untuk anak-anak. Rajawali gagah dengan ikat kepala merah putih dan perisai “Save Mangrove” ini menjadi inspirasi di setiap sesi menggambar, membaca cerita, dan simulasi penyelamatan lingkungan.

Dengan pendekatan yang menyenangkan, anak-anak pesisir diajak mencintai alamnya, mengenal ekosistem mangrove, dan memahami pentingnya menjaga hutan sejak dini.


MAHASISWA : DARI TOUR MENJADI PENJAGA

Kegiatan ini menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa. Dari kegiatan ecotour, camping, dan tadabbur alam, mereka terlibat langsung dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan.

“Kami merasa dipercaya, dan itu membuat kami tergerak. Ini bukan sekadar jalan-jalan ke alam, tapi proses pembelajaran yang membuka mata kami tentang pentingnya menjaga ekosistem,” ujar Naufal Faskal Rifai, Presiden BEM UNISI yang juga dipercayakan sebagai Ketua Pelaksana (OC).


BUDAYA MELAYU DAN KEBANGKITAN PESISIR

Hari Mangrove 2025 juga menyatukan warisan budaya dan semangat pelestarian. Anak-anak menampilkan tari pesisir, pantun ekologis, dan produk olahan lokal dari hasil ekosistem mangrove berkelanjutan.

Di akhir acara, digelar Ikrar Anak Pesisir untuk Mangrove Lestari, di halaman pondok pesantren yang masih sederhana tapi sarat makna. menjadi saksi lahirnya semangat baru dari desa.


HARAPAN DARI RIAU : SUARA UNTUK DUNIA

Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengambil langkah strategis dengan membuka peluang investasi kredit karbon melalui kolaborasi dengan ART TREES, lembaga terkemuka di bidang metodologi pengukuran karbon. Ini adalah langkah berani yang membawa suara Riau ke tingkat global, menjadikan hutan dan mangrove bukan hanya dilestarikan, tapi juga bernilai ekonomi dunia.

Namun, masyarakat berharap agar hasil dari perdagangan karbon ini benar-benar kembali ke desa-desa, untuk meningkatkan kesejahteraan mereka yang selama ini menjaga dan merawat mangrove, bukan dinikmati oleh para pihak yang dikabarkan telah mengantongi izin PBPH dan menebar ketidaknyamanan bagi masyarakat dan nelayan pesisir.


APRESIASI UNTUK GREEN POLICING DAN KOMITMEN PEMDA

Visi Green Policing yang dicanangkan oleh Kapolda Riau patut diapresiasi. Pendekatan ini memadukan penegakan hukum dan kepedulian lingkungan, menandai bahwa perlindungan hutan dan pesisir adalah kerja bersama antara masyarakat, negara, dan penegak hukum.

Sementara itu, Bupati Indragiri Hilir menunjukkan komitmen untuk membatasi penggunaan kayu hutan mangrove untuk pembangunan. Beliau menegaskan bahwa regulasi ke depan akan diarahkan pada solusi yang menjaga kelestarian lingkungan, tanpa menghentikan pembangunan.


SERUAN AKHIR : JANGAN TUNGGU RUSAK BARU PULIH

Peringatan ini bukan akhir, tapi awal dari gerakan panjang. Semua pihak menyerukan pesan yang kuat :

"Mangrove bukan hanya pohon, tapi nafas desa kami. Menjaganya adalah menjaga kehidupan. Jangan tunggu rusak baru pulih, jangan tunggu musibah baru bergerak."




Berita Lainnya

  • +

Virus Game Online Kembali Mewabah di Kalangan Anak Muda Inhil

Rangking Timnas Indonesia di FIFA Turun

Inilah Lima Prioritas Riset Nasional untuk Energi Baru Terbarukan

Sebanyak 27.303 Formasi PPPK untuk Guru Agama Tahun 2021

Sambu Grup Berbagi Kara dengan Tenaga Medis

Karimun Raih Apresiasi Nasional Dari BRIN, Bukti Keseriusan Perkuat Daya Saing Daerah

Sampaikan Amanah Gus Ami, Ketua DPC PKB Inhil Mendistribusikan Sembako Ke Kantor PCNU

Apel Kebangsaan, Gus Yaqut: Tindak Pencoleng Agama Mengatasnamakan Islam!

Perkembangan Pemain Baseball Remaja Tahun Sekarang

Berkat Perjuangan Abdul Wahid PKB, Ruas Jalan Nasional di Inhil Mendapat Kucuran dana Rp. 155, 3 Milyar

Ketua dan Anggota PWI Inhil Ikuti UKW di Siak

Yasonna Mendengar, Dorong Anak Muda Sadari Pentingnya Melindungi Kekayaan Intelektual







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Rakor Pengendalian Inflasi 2026 Dipimpin Tomsi Tohir, Bupati Inhil Ikuti Secara Virtual
20 April 2026
Unjuk Rasa, GMNI Desak Kejari Bengkalis Periksa Direktur BLJ
20 April 2026
Pimpin Apel Pagi, Kakanim Bengkalis Ingatkan Empat Fungsi Imigrasi
20 April 2026
Polres Inhil Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Tembilahan Hulu
20 April 2026
Refleksi Hari Kartini, Srikandi PLN NP UP Tenayan Nyalakan Harapan Lewat Aksi Pemberdayaan, Kemanusiaan, dan Pendidikan
20 April 2026
Polres Indragiri Hilir Ungkap Kasus Pengeroyokan di Tembilahan
20 April 2026
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
20 April 2026
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
20 April 2026
Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
20 April 2026
Peringati Hari Kartini, PKK Desa Sekayan Gelar Lomba Fashion Show dan Karaoke Tema Orang Tua
20 April 2026

Trending

  • +Indeks
Bangun Generasi Peduli, RA Khalifa Tekankan Pentingnya Empati Anak
Dibaca : 321 Kali
Polres Inhil Ungkap Kasus Perjudian Togel di Pasar Dayang Suri, Satu Pelaku Diamankan
Dibaca : 537 Kali
Polres Inhil Sidak dan Tes Urine Seluruh Personil Polsek Pulau Kijang
Dibaca : 402 Kali
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
Dibaca : 265 Kali
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
Dibaca : 217 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media