Pencarian

Bantuan Pangan 2026 Cair Oktober-Desember, 33,2 Juta Warga Dapat 30 Kg Beras

Kamis, 08 Oktober 2026 • 11:21:01 WIB
Bantuan Pangan 2026 Cair Oktober-Desember, 33,2 Juta Warga Dapat 30 Kg Beras
Pemerintah menyiapkan satu juta ton beras untuk bantuan pangan periode Oktober-Desember 2026.

INDRAGIRIONE.COM — Pemerintah menyiapkan satu juta ton beras untuk 33,2 juta penerima bantuan pangan pada periode Oktober-Desember 2026, dengan jatah 30 kilogram per penerima yang disalurkan sekaligus. Bantuan menyasar rumah tangga desil 1-4, kelompok berpendapatan terendah yang tercatat dalam data penerima pemerintah. Penyaluran ditargetkan mulai pekan depan setelah surat pelaksanaan diterbitkan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan bantuan pangan tiga bulan terakhir 2026 telah mendapat persetujuan Presiden. Penyaluran sedang disiapkan dan ditargetkan mulai dibagikan pekan depan.

Bantuan ini menyasar 33,2 juta penerima yang masuk kategori desil 1 sampai 4, atau rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah. Total beras yang disiapkan mencapai satu juta ton.

"Atas persetujuan Bapak Presiden, disiapkan satu juta ton beras untuk 33,2 juta penerima pada desil 1 sampai 4. Bantuan untuk Oktober, November, dan Desember diberikan sekaligus, 30 kilogram per penerima. Prosesnya sedang berjalan dan kami berharap pekan depan bantuan mulai dibagikan," ujar Zulhas dalam keterangan tertulis, Kamis (8/10/2026).

Besaran Bantuan per Penerima

Setiap penerima mendapat 30 kilogram beras untuk periode Oktober-Desember 2026. Jatah tiga bulan ini diberikan sekaligus, bukan dicicil per bulan.

Pemerintah menyiapkan total satu juta ton beras untuk seluruh penerima. Penyaluran dilakukan setelah persetujuan Presiden dan surat pelaksanaan diterbitkan.

Siapa yang Berhak Menerima

Bantuan menyasar rumah tangga yang masuk desil 1-4, yaitu kelompok dengan pendapatan terendah dalam data penerima pemerintah. Penerima di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, difokuskan pada warga yang pada periode sebelumnya belum memperoleh bantuan karena kendala pengambilan atau administrasi.

Pada penyerahan simbolis di Kendari, Selasa (6/10), bantuan diserahkan kepada 750 penerima dari delapan kelurahan. Setiap penerima mendapat lima kilogram beras premium dalam kegiatan tersebut.

Pada periode Juli-September 2026, Sulawesi Tenggara tercatat memiliki 324.272 penerima bantuan pangan dengan realisasi penyaluran 97,42 persen. Di Kota Kendari, jumlah penerima mencapai 27.660 orang dengan realisasi 97,31 persen.

Cara Cek Status Penerima

Masyarakat yang ingin memastikan status penerima dapat mengecek melalui kanal resmi pemerintah. Informasi lengkap mengenai jadwal dan lokasi pengambilan dapat diakses melalui kelurahan setempat atau pendamping bantuan pangan di wilayah masing-masing.

Penerima yang pada periode sebelumnya terkendala pengambilan atau administrasi diminta segera menuntaskan data di kelurahan agar tidak kembali terlewat pada penyaluran kali ini.

Jadwal Pencairan

Penyaluran ditargetkan mulai pekan depan setelah surat pelaksanaan diterbitkan. Bantuan mencakup periode Oktober, November, dan Desember 2026 yang diberikan sekaligus.

Zulhas menyampaikan hal tersebut saat menghadiri penyerahan bantuan pangan secara simbolis di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Pemerintah meminta masyarakat desil 1-4 tetap tenang karena bantuan tiga bulan ke depan telah disetujui dan prosesnya berlangsung.

Program Pendamping: Beras SPHP Rp12.500 per Kg

Selain bantuan pangan, pemerintah menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Beras SPHP dijual Rp12.500 per kilogram dengan tambahan alokasi satu juta ton hingga Maret 2027.

Pemerintah juga menambah SPHP jagung pakan sebanyak 150 ribu ton hingga Desember 2026. Kebijakan ini untuk menjaga pasokan sekaligus mengantisipasi potensi kemarau kering dan paceklik.

"Beras SPHP dengan harga Rp12.500 per kilogram juga sudah disetujui dan programnya berjalan. Selisih Rp2.500 mungkin terlihat kecil, tetapi sangat berarti bagi keluarga. Kenaikan harga Rp500 saja bisa terasa berat bagi ibu-ibu," jelas Zulkifli.

Di Kendari, Gerakan Pangan Murah digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kota Kendari bersama Perum BULOG di lokasi kegiatan. Kegiatan ini menyediakan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Koordinasi dilakukan Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama pemerintah daerah, Badan Pangan Nasional, BULOG, dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menjaga daya beli masyarakat.

Waspada Penipuan

Penerima bantuan tidak dipungut biaya apa pun. Masyarakat diminta waspada terhadap pihak yang menjanjikan kelancaran pencairan dengan imbalan uang.

Keluhan atau pertanyaan seputar bantuan pangan dapat disampaikan melalui kelurahan, pendamping wilayah, atau kanal pengaduan resmi Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Badan Pangan Nasional.

Sumber: finance.detik.com

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks