Pencarian

Jhonlin Baratama Kuasai 30,25% Saham BYAN, Transaksi Rp 2.588 Per Saham

Selasa, 13 Oktober 2026 • 06:21:01 WIB
Jhonlin Baratama Kuasai 30,25% Saham BYAN, Transaksi Rp 2.588 Per Saham
PT Jhonlin Baratama resmi menguasai 30,25% saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

INDRAGIRIONE.COM — PT Jhonlin Baratama resmi mengantongi 30,25% saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) setelah transaksi jual beli saham dengan Dato' Low Tuck Kwong dan Elaine Low rampung. Harga transaksi tercatat Rp 2.588 per saham, jauh di atas harga pasar saat penutupan kesepakatan. Masuknya entitas milik Haji Isam itu menandai peralihan kepemilikan signifikan di emiten batu bara berkapitalisasi jumbo tersebut.

Manajemen BYAN mengungkapkan penyelesaian transaksi itu melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Jhonlin Baratama kini memegang saham yang mewakili 30,25% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Transaksi dilakukan lewat Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBS) antara Low Tuck Kwong dan Elaine Low selaku penjual dengan Jhonlin Baratama selaku pembeli.

"Berdasarkan Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka No. LK/08102026/0008/1 dan No. LK/08102026/0006/1 tertanggal 8 Oktober 2026, kami mencatat bahwa harga transaksi yang dilaporkan adalah sebesar Rp 2.588 per saham," tulis manajemen BYAN.

Selisih Harga Transaksi dengan Pasar Jadi Sorotan

Harga Rp 2.588 per saham tercatat pada tanggal 8 Oktober 2026 dan berada jauh dari harga pasar saat itu. Selisih ini menjadi perhatian pelaku pasar karena nilai transaksi tidak mengikuti pergerakan harga saham di bursa.

Manajemen tidak memberikan penjelasan tambahan mengenai dasar penetapan harga tersebut. Bursa juga tidak mengungkap alasan di balik perbedaan itu dalam laporan yang dipublikasikan.

Pelepasan Saham Berlangsung Tiga Tahap

Pelepasan kepemilikan oleh Low Tuck Kwong dan Elaine Low dilakukan secara bertahap sepanjang periode 14 September hingga 8 Oktober 2026. Tercatat tiga transaksi terpisah dalam rentang waktu tersebut.

  • Low Tuck Kwong selaku Direktur Utama melepas 33.333.335 saham pada 6 Oktober 2026
  • Elaine Low selaku Pemegang Saham Utama melepas 16.666.667 saham pada 7 Oktober 2026
  • Low Tuck Kwong kembali melepas 10.067.421.703 saham pada 7 Oktober 2026

Total ketiga transaksi mencapai 10.117.421.705 saham. Angka itu berbeda tipis dari 10.117.621.705 saham yang dikutip BEI, tanpa penjelasan resmi atas selisih tersebut.

Bisnis Inti dan Belanja Modal Tidak Berubah

Manajemen BYAN menegaskan tidak ada perubahan terhadap rencana perusahaan dalam mengembangkan kegiatan usaha. Perseroan tetap berfokus pada keberlangsungan dan pengembangan usaha utama sesuai strategi dan rencana bisnis yang telah ditetapkan.

Anak perusahaan perseroan yang bergerak di bidang pertambangan telah menerima persetujuan perubahan RKAB. Operasional berjalan dan perseroan berupaya mencapai target produksi sebagaimana tercantum dalam RKAB tersebut.

Hingga saat ini, belum terdapat perubahan atas rencana belanja modal, investasi, ekspansi, diversifikasi usaha, dan kerja sama strategis perseroan.

Belum Ada Pembahasan Sinergi dengan Jhonlin

Manajemen memastikan belum ada pembicaraan antara perseroan dan Jhonlin Baratama soal potensi sinergi. Hal ini disampaikan merespons munculnya spekulasi mengenai arah kerja sama kedua pihak pasca-transaksi.

"Hingga saat ini, belum terdapat pembahasan antara Perseroan dan PT Jhonlin Baratama sehubungan dengan potensi sinergi antara Perseroan dengan PT Jhonlin Baratama," sebut manajemen.

Bagi investor, kepemilikan 30,25% oleh Jhonlin Baratama menempatkan entitas Haji Isam sebagai pemegang saham signifikan di BYAN. Pasar akan mencermati apakah posisi itu berlanjut ke keterlibatan di level strategis atau sekadar investasi portofolio jangka panjang.

Sumber: cnbcindonesia.com

Follow www.indragirione.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks