BYD Great Seagull Siap Meluncur di China, Pesaing Baru di Segmen Hatchback EV

BYD Great Seagull dipamerkan di Pameran Otomotif Chengdu sebagai pesaing baru di segmen hatchback listrik China.
Penulis: Ragil
Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:02:01 WIB

INDRAGIRIONE.COM — Kabar ini disampaikan langsung oleh manajer umum divisi penjualan jaringan Ocean BYD, Zhang Zhuo, dalam Pameran Otomotif Chengdu. Kehadiran Great Seagull akan melengkapi seri Dynasty yang sudah lebih dulu menggunakan awalan "Great", seperti Great Tang (Da Tang) dan Great Han (Da Han).

Dengan dimensi yang lebih panjang 425 milimeter dari Seagull standar, Great Seagull hanya terpaut 65 milimeter lebih pendek dari Dolphin. Artinya, mobil ini dirancang untuk mengisi celah pasar di antara keduanya dan menjadi alternatif yang lebih terjangkau dibandingkan Dolphin.

Spesifikasi Motor Listrik dan Jangkauan Jarak Tempuh

Great Seagull ditenagai satu motor listrik dengan daya puncak 95 kW (sekitar 127 hp). Sumber tenaganya berasal dari baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) buatan FinDreams, anak perusahaan BYD yang khusus memproduksi baterai.

Tersedia dua pilihan kapasitas baterai untuk konsumen, yaitu 30 kWh dan 39,2 kWh. Berdasarkan siklus pengujian CLTC, varian baterai tersebut sanggup menempuh jarak sekitar 320 hingga 420 kilometer dalam sekali pengisian daya. Kecepatan maksimumnya sendiri dibatasi hingga 150 km/jam.

Sebagai gambaran, BYD Dolphin yang saat ini beredar menawarkan tiga varian powertrain dengan daya berbeda, mulai dari 70 kW (94 hp), 130 kW (174 hp), hingga varian tertinggi 150 kW (201 hp). Kehadiran Great Seagull dengan spesifikasi yang lebih sederhana ini mengindikasikan bahwa BYD kemungkinan besar akan menghentikan versi entry-level Dolphin yang menggunakan motor listrik kurang bertenaga.

Posisi Pasar dan Persaingan di Segmen Hatchback Listrik

Dari sisi bobot, Great Seagull tercatat memiliki berat kosong antara 1.180 hingga 1.255 kilogram. Mobil ini juga menggunakan velg 16 inci dengan ban berukuran 205/60 yang memberikan kenyamanan berkendara optimal di perkotaan.

Dengan spesifikasi yang ditawarkan, Great Seagull diposisikan sebagai pesaing langsung bagi Geely Xingyuan (dikenal juga sebagai E2/EX2) dan GAC Aion UT di pasar China. Persaingan di segmen hatchback listrik kompak ini dipastikan akan semakin ketat.

Data dari China EV DataTracker menunjukkan bahwa pada Juli 2026, BYD Seagull berhasil mengirimkan 8.879 unit ke konsumen dalam negeri. Sementara itu, BYD Dolphin mencatatkan pengiriman lebih tinggi dengan total 13.910 unit pada periode yang sama. Angka ini menunjukkan besarnya minat pasar terhadap kendaraan listrik kompak di China.

Belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan kehadiran Great Seagull di pasar Indonesia. Namun, mengingat tren elektrifikasi yang berkembang pesat di Tanah Air dan agresivitas BYD dalam memperkenalkan produk barunya, bukan tidak mungkin model ini akan segera menyusul ke pasar global dalam beberapa tahun ke depan.

Reporter: Ragil