Jangan katakan Maulid Nabi itu bid'ah, pesan Habib Adib Al Jufri di hadapan jamaah yang memenuhi Surau Al Maghfirah Tembilahan

Maulid Nabi wujud cinta Rasulullah, jangan disebut bid'ah, kata Habib Adib.
Penulis: Indragirione
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:53:00 WIB

Tembilahan – Ratusan jamaah dari beragam elemen masyarakat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Surau Al Maghfirah, Jalan H. Chalid, Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, pada Sabtu malam (22/8/2026). Kegiatan berlangsung khidmat.

Mengusung tema "Dengan Semangat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Perkuat Aqidah Ahlussunnah Wal Jama'ah dan Ukhuwah Islamiyah sebagai Benteng Generasi Umat," acara ini menghadirkan penceramah Habib Adib Al Jufri. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan pandangan mengenai pentingnya menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memelihara keyakinan Ahlussunnah Wal Jama'ah di tengah tantangan zaman.

Habib Adib Al Jufri mengingatkan umat agar tidak gampang menuding amalan yang telah menjadi bagian dari tradisi cinta kepada Nabi sebagai perbuatan yang keliru. Beliau menekankan bahwa memperingati Maulid merupakan wujud nyata kecintaan kepada Rasulullah SAW.

"Jangan katakan Maulid Nabi itu bid'ah," pesan Habib Adib Al Jufri di hadapan jamaah yang memenuhi Surau Al Maghfirah.

Rangkaian acara berjalan semakin khusyuk dengan pembacaan shalawat, doa bersama, dan penyampaian tausiyah yang menekankan pentingnya persatuan serta penguatan nilai-nilai Islam. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian dengan penuh kekhidmatan.

Sejumlah pihak turut hadir, antara lain perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, Kantor Urusan Agama (KUA) Tembilahan, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tembilahan. Selain itu, tampak pula tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para jamaah yang hadir memenuhi surau.

Pengurus Surau Al Maghfirah berharap peringatan ini mampu menumbuhkan semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW di tengah masyarakat. Mereka juga berharap ukhuwah Islamiyah semakin erat sehingga menjadi benteng bagi generasi umat di masa yang akan datang.

Reporter: Indragirione