Sandisk Rilis SSD NAS 800 dengan Ketahanan 14.000 TBW, Bisa Ditulis Penuh Setiap Hari Selama Lima Tahun

Sandisk memperkenalkan SSD NAS 800 berformat M.2 2280 dengan ketahanan tulis hingga 14.000 TBW untuk varian 7,68 TB.
Penulis: Saiful
Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:23:01 WIB

Di tengah kelangkaan pasokan storage global, Sandisk justru agresif memperbarui jajaran produknya. Setelah merilis SSD SATA seri 320 dan 520, kini vendor penyimpanan asal Amerika Serikat itu menyasar pasar perangkat NAS (Network Attached Storage) dengan dua lini baru: NAS 600 dan NAS 800.

Kedua seri ini hadir dengan form factor berbeda. NAS 600 memakai bodi konvensional 2,5 inci dengan antarmuka SATA III, sedangkan NAS 800 mengusung format M.2 2280 dengan koneksi PCIe 4.0. Target pasarnya jelas: pengguna prosumer, profesional, hingga bisnis yang mengandalkan NAS untuk penyimpanan data 24/7.

Ketahanan Tulis yang Melampaui SSD Konsumen Biasa

Fitur utama yang diunggulkan dari lini NAS 800 adalah daya tahan menulisnya yang luar biasa. Sandisk memberi rating 14.000 TBW untuk varian 7,68 TB. Sebagai perbandingan, SSD konsumen kelas atas umumnya hanya mentok di angka 2.500 TBW, dan SSD NAS premium biasanya berada di kisaran 5.000 TBW.

Rating setinggi itu menempatkan SSD ini setara dengan produk enterprise yang memang dirancang untuk beban kerja berat. Sebagai gambaran, Seagate IronWolf 525 untuk kapasitas 2 TB hanya punya endurance 2.800 TBW. Padahal, Sandisk NAS 800 versi 1,92 TB sudah menawarkan 3.500 TBW — 25 persen lebih tinggi dari kompetitornya itu.

Angka 14.000 TBW berarti pengguna bisa menulis data 7,67 TB per hari selama lima tahun masa garansi. Secara teknis, ini setara dengan 1 Drive Write Per Day (DWPD), atau kemampuan menulis ulang seluruh kapasitas drive setiap hari dalam lima tahun.

Mengapa Sandisk Bisa Mencapai Angka Setinggi Itu?

Sandisk belum membeberkan detail pengontrol (controller) dan jenis NAND yang dipakai di kedua seri ini. Namun, dari spesifikasi yang dirilis, ada indikasi kuat bahwa Sandisk mengandalkan cadangan kapasitas ekstra untuk menjaga performa dan umur drive.

Dengan kapasitas fisik NAND sekitar 8 TiB untuk varian 7,68 TB, over-provisioning (OP) yang tersedia mencapai 14,5 persen. Ini jauh lebih besar dibanding SSD konsumen yang biasanya hanya 7-10 persen. Jika memakai NAND TLC 3D dengan rating 1.800-2.000 siklus Program/Erase (P/E), angka endurance tersebut bisa dicapai dengan Write Amplification Factor (WAF) mendekati 1,16X.

Performa dan Harga yang Sebanding

Dari sisi kecepatan, NAS 800 mampu mencapai kecepatan baca berurutan hingga 14.900 MB/s dan tulis 13.200 MB/s. Sementara itu, NAS 600 yang berbasis SATA III mentok di angka 560 MB/s untuk baca dan 520 MB/s untuk tulis. Firmware pada kedua lini ini diduga telah dioptimalkan khusus untuk beban kerja NAS.

Soal harga, Sandisk membanderol NAS 600 mulai dari USD 179,99 (sekitar Rp 2,8 juta) untuk kapasitas 500 GB hingga USD 999,99 (sekitar Rp 16 juta) untuk versi 4 TB. Adapun NAS 800 dibuka dari USD 309,99 (sekitar Rp 4,9 juta) untuk 960 GB dan memuncak di USD 2.199,99 (sekitar Rp 35 juta) untuk 7,68 TB.

Kedua seri SSD ini hadir dengan garansi terbatas lima tahun dan dijadwalkan tersedia di pasaran mulai September mendatang.

Reporter: Saiful