Tesla hingga Xiaomi Kena Recall 4,3 Juta Unit di China, Gagang Pintu Darurat Sulit Ditemukan

Penarikan 4,3 juta unit kendaraan di China melibatkan Tesla, Xiaomi, Leapmotor, XPeng, dan Zeekr karena mekanisme pembuka pintu darurat yang sulit ditemukan.
Penulis: Sutomo
Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:03:01 WIB

INDRAGIRIONE.COM — Penarikan massal ini diumumkan lewat pengajuan recall ke regulator China dan melibatkan merek-merek besar seperti Tesla, Xiaomi, Leapmotor, XPeng, hingga Zeekr. Masalah utamanya bukan pada mesin atau kelistrikan utama, melainkan pada mekanisme pembuka pintu mekanis darurat yang desainnya menyatu dengan trim interior sehingga sulit ditemukan saat kondisi darurat.

Ketika kecelakaan terjadi dan sistem kelistrikan tegangan rendah gagal berfungsi, penumpang bisa panik dan tidak menemukan tuas pembuka pintu cadangan. Hal yang sama juga menyulitkan petugas penyelamat dari luar kendaraan saat hendak mengevakuasi korban.

Tesla Dominasi Recall dengan 3 Juta Unit Lebih

Dari total keseluruhan, Tesla menyumbang angka terbesar dengan 3.021.951 unit yang terbagi dalam dua pengajuan recall. Mayoritasnya adalah Model 3 dan Model Y produksi dalam negeri China sebanyak 2.975.910 unit, sisanya 46.041 unit merupakan Model S, Model X, dan Model 3 impor.

Untuk kendaraan produksi lokal, Tesla akan memasang label penanda lokasi mekanisme pembuka pintu darurat. Pabrikan asal Amerika Serikat itu juga menyiapkan pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) yang memungkinkan kaca jendela turun otomatis pasca-kecelakaan dalam kondisi tertentu, memberi jalur keluar tambahan bagi penumpang.

Xiaomi SU7 dan Leapmotor Ikut Ditarik

Xiaomi menarik 390.435 unit SU7 model tahun 2024. Leapmotor menyusul dengan 371.200 unit untuk model C01 dan C11. XPeng melakukan recall terhadap 264.842 unit yang mencakup G6, P7+, dan X9.

Produsen lain yang terkena imbas adalah Zeekr dengan 92.658 unit (007 dan X), Chery 64.488 unit (iCar 03 dan Fulwin X3), serta Dongfeng 53.452 unit (Nammi 06, Aeolus L8, e? 007, e? 008). BAIC BluePark menarik 46.860 unit ArcFox Kaola dan FAW Hongqi 4.035 unit EH7 serta Tiangong 08.

Perbaikan dengan Penanda Lebih Jelas

Selain Tesla, sebagian besar produsen lain disebut akan melakukan perbaikan dengan memberikan penanda yang lebih kontras pada tuas pembuka pintu darurat. Langkah ini dinilai lebih efektif daripada mengubah total desain interior yang sudah terlanjur diproduksi massal.

China Larang Gagang Pintu Tersembunyi Mulai 2027

Recall besar ini mendorong regulator China memperketat aturan desain gagang pintu. Gagang elektronik yang rata dengan bodi atau retractable memang populer karena terlihat futuristis dan membantu aerodinamika, tetapi punya kelemahan fatal saat daya listrik hilang.

China berencana melarang penggunaan gagang pintu elektronik tersembunyi pada kendaraan baru berbobot di bawah 3,5 ton mulai 2027. Kebijakan ini menjadi sinyal keras bahwa fitur gaya tidak boleh mengorbankan aspek keselamatan dasar, khususnya akses keluar darurat bagi penumpang.

Reporter: Sutomo