Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Kunci Utama Tenaga Kerja Permanent Makeup

Wamenaker: Sertifikasi kompetensi kunci utama tenaga kerja permanent makeup.
Penulis: Indragirione
Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:14:04 WIB

Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi prasyarat utama bagi para pekerja di bidang permanent makeup agar kemampuan mereka dapat diukur dan diakui berdasarkan standar resmi.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan, penguatan kapasitas tenaga kerja harus berjalan beriringan dengan penerapan standar kerja, mutu layanan, etika profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

"Semakin berkembang sebuah profesi, semakin besar pula tuntutan terhadap kompetensi, standar kerja, kualitas pelayanan, etika profesi, serta keselamatan dan kesehatan kerja,” ujar Afriansyah saat memberikan sambutan pada peresmian Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Permanent Makeup Indonesia di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Afriansyah menilai hadirnya LSP Permanent Makeup Indonesia merupakan tonggak penting agar seluruh praktisi permanent makeup memiliki keterampilan yang teruji dan teregistrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga mengapresiasi berdirinya Perkumpulan Permanent Makeup Indonesia. Menurut dia, organisasi profesi berfungsi memperluas jejaring, mengembangkan kapasitas anggota, memperkuat pembinaan profesi, serta menjadi ruang untuk berbagi ilmu dan pengalaman.

“Ke depan, saya berharap perkumpulan ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para pelaku profesi, tetapi juga menjadi rumah bersama untuk meningkatkan kualitas SDM permanent makeup Indonesia,” ujarnya.

Ia pun berharap makin banyak pekerja permanent makeup yang mengikuti pelatihan dan menjalani sertifikasi kompetensi. Dengan meningkatnya kompetensi, diharapkan peluang kerja semakin terbuka sekaligus memberi kesempatan masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Afriansyah menambahkan, industri kecantikan tidak hanya menyangkut penampilan fisik, melainkan juga berhubungan dengan lapangan kerja, kewirausahaan, dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Di balik setiap profesi permanent makeup, ada keterampilan, kreativitas, ketelitian, dan keberanian untuk membangun usaha,” katanya.

Reporter: Indragirione