129 Tim dari 52 Kampus Siap Bertarung di KKI 2026, Polbeng Lolos 6 Sub Kategori
INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS – Sebanyak 129 tim dari 52 kampus siap bersaing dalam final Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 yang akan digelar pada 14–17 September 2026 di Kampus Politeknik Negeri Bengkalis. KKI merupakan ajang unjuk inovasi teknologi maritim terbesar di Indonesia. Selaku tuan rumah Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) telah mempersiapkan segala sesuatunya agar kompetisi tersebut berjalan lancar.
Tahun ini, panitia penyelenggara menetapkan dua kategori besar yang dibagi menjadi enam sub kategori, yaitu Autonomous Surface Vessel (ASV), Electric Remote Control (ERC), Fuel Engine Remote Control (FERC), Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK), Inovasi Sistem Permesinan dan Kelistrikan (ISPK), serta satu sub kategori baru yang diperkenalkan tahun ini, yaitu Remotely Operated Vehicle (ROV) atau robot bawah air, yang merepresentasikan dimensi bawah laut dari operasi coast guard modern.
Sebanyak 129 tim keluar sebagai finalis dari 52 kampus. Tim-tim tersebut sebelumnya telah melalui dua tahapan seleksi, yakni tahap pertama berupa seleksi proposal, dan tahap kedua penilaian laporan kemajuan serta video.
Dari proses seleksi tersebut, terjaring 52 perguruan tinggi yang terdiri atas 7 politeknik, 5 institut, dan 40 universitas, dengan total 129 tim yang akan berlaga di Bengkalis.
Hebatnya, dari 52 kampus, Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) satu-satunya yang berhasil masuk final di semua sub kategori (SK). Sementara juara umum KKI dua tahun berturut-turut (2024 dan 2025), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, hanya meloloskan lima SK.
Selain ITS, perguruan tinggi ternama lain yang juga lolos ke lima SK, diantaranya Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Indonesia, dan Universitas Negeri Malang.
Beberapa nama-nama besar perguruan tinggi juga ikut ambil bagian, seperti Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, hingga Universitas Sumatera Utara, turut meramaikan persaingan di berbagai sub kategori.
Sementara itu, panitia pelaksana sendiri menetapkan Juara Umum KKI 2026 berdasarkan akumulasi bobot medali yang diraih oleh masing-masing perguruan tinggi di seluruh sub kategori. Perguruan tinggi dengan total bobot medali tertinggi akan ditetapkan sebagai Juara Umum KKI 2026.
Berikut 52 perguruan tinggi finalis KKI 2026 beserta jumlah sub kategori yang diikuti: Politeknik Negeri Bengkalis (6), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (5), Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (5), Universitas Andalas (5), Universitas Brawijaya (5), Universitas Diponegoro (5), Universitas Indonesia (5), Universitas Negeri Malang (5).
Selanjutnya, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (4), Universitas Gadjah Mada (4), Universitas Muhammadiyah Malang (4), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (4), Universitas Negeri Yogyakarta (4), Institut Teknologi Kalimantan (3), Universitas Maritim Raja Ali Haji atau UMRAH (3), Universitas Negeri Semarang (3), Universitas Negeri Surabaya (3), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (3), Universitas Riau (3), dan Universitas Sebelas Maret (3).
Kemudian, Politeknik Negeri Batam (2), Politeknik Negeri Ujung Pandang (2), Universitas Airlangga (2), Universitas Hasanuddin (2), Universitas Jember (2), Universitas Lampung (2), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (2), Universitas Muhammadiyah Surabaya (2), Universitas Multi Data Palembang (2), Universitas Negeri Jakarta (2), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (2), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (2), Universitas Sriwijaya (2), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (2), dan Universitas Telkom (2).
Lalu, Institut Teknologi Bandung (1), Institut Teknologi Nasional Bandung (1), Institut Teknologi Sumatera (1), Politeknik Artificial Intelligence Budi Mulia Dua (1), Politeknik Negeri Banyuwangi (1), Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (1), Universitas Islam Malang (1), Universitas Lambung Mangkurat (1), Universitas Malikussaleh (1), Universitas Muhammadiyah Gresik (1), Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (1), Universitas Muhammadiyah Surakarta (1), Universitas Negeri Padang (1), Universitas Sumatera Utara (1), Universitas Tanjungpura (1), Universitas Teknokrat Indonesia (1), dan Universitas Trunojoyo Madura (1). (Rudi)