Atribut BRI Peduli di Ruang Tunggu, Masyarakat Pertanyakan Netralitas PN Bengkalis
INDRAGIRIONE.COM, BENGKALIS – Pemasangan atribut bertuliskan BRI Peduli di area ruang tunggu Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis menjadi perhatian sejumlah pengunjung. Atribut tersebut berupa stiker di pintu masuk dan bingkai informasi di dalam ruangan bersanding dengan informasi milik pengadilan.
Keberadaan atribut tersebut memantik kecurigaan masyarakat yang menggugat perdata BRI di Pengadilan Negeri Bengkalis. Mereka mempertanyakan netralitas pengadilan.
“Kita jadi curiga dengan adanya iklan BRI Peduli tersebut. Kita khawatir pengadilan tidak netral,” kata seorang pengacara yang enggan disebutkan namanya.
Terhadap anggapan tersebut, juru bicara Pengadilan Negeri Bengkalis Manata Binsar Tua Samosir mengaku tidak mengetahui ada atribut BRI tersebut. Dia baru tahu ada atribut BRI Peduli dari media.
“Saya baru tahu ada iklan BRI Peduli di ruang tunggu pengunjung. Soalnya, saya memang jarang ke belakang ,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (15/9/2026).
Untuk itu, Binsar didampingi Jumari Sekretaris Pengadilan Negeri Bengkalis, akan meninjau ulang keberadaan atribut tersebut agar tidak muncul kesan konflik kepentingan.
Meski demikian, Binsar menegaskan bantuan tersebut tidak memiliki kaitan dengan proses penanganan perkara maupun putusan hakim di PN Bengkalis. Menurutnya, prinsip independensi dan netralitas pengadilan tetap menjadi pedoman dalam setiap penanganan perkara.
“Prinsip independensi dan netralitas tetap jadi pedoman dalam setiap penanganan perkara,” tegas Binsar.
Menurut Binsar, kaitan BRI dengan seluruh pegawai pengadilan hanya terkait transfer gaji melalui rekening BRI, dan itu merupakan keputusan pusat (Mahkamah Agung).
“Kalau gaji kami seluruh pegawai pengadilan memang melalui transfer BRI, dan itu keputusan pusat,” ujarnya.
Keberadaan atribut BRI Peduli berkaitan dengan bantuan CSR dari BRI kepada Pengadilan Negeri Bengkalis dalam bentuk bangunan yang kemudian dijadikan ruang tunggu pengunjung. Sebagai pihak yang memberi CSR, BRI kemudian menempelkan atribut dalam bentuk stiker dan di bagian dalam bentuk pigura yang dipaku ke dinding.
Untuk menghindari munculnya persepsi negatif di masyarakat, pihak PN Bengkalis berencana meninjau kembali keberadaan atribut BRI Peduli tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di lingkungan pengadilan. (Rudi)