Tingkatkan Kemandirian, Lomba Masak Tradisional Pramuka Tanah Merah Olah Singkong dan Pisang

Tim Juri Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) dari TP-PKK Kecamatan Tanah Merah
Penulis: BUDI SANTOSO
Kamis, 17 September 2026 | 12:12:09 WIB

INDRAIRIONE.COM -  Lomba Memasak Tradisional digelar di Pendopo Bumi Perkemahan (Buper) Kutak Umar Kuala Enok, Kamis, 17 September 2026, pukul 16.00–17.00 WIB. Setiap pangkalan mengirimkan tiga orang peserta terbaiknya.

Para peserta mengenakan seragam Pramuka lengkap dan mengolah bahan masakan menggunakan perlengkapan yang dibawa secara mandiri. Peserta ditantang mengkreasikan makanan ringan berbahan dasar lokal, yaitu singkong atau pisang. Setiap pangkalan menyiapkan satu porsi hidangan istimewa beserta satu jenis minuman pendamping.

Pengurus Kwarran Tanah Merah, H. M. Syamsi Spd, mengatakan ajang ini bukan sekadar unjuk kebolehan meracik resep. "Ajang ini bukan sekadar unjuk kebolehan meracik resep, melainkan juga wadah nyata untuk menanamkan nilai-nilai luhur Dasadarma Pramuka," ujarnya.

Di setiap stasiun masak, peserta diminta saling mendukung, bekerja sama, dan menjunjung tinggi sportivitas. Kepada seluruh peserta yang bertanding.

H. M. Syamsi berpesan, "ingatlah bahwa kemenangan sejati bukan hanya tentang siapa yang membawa pulang piala, melainkan tentang keberanian untuk mencoba, kejujuran dalam berproses, dan semangat untuk memberikan yang terbaik."

Penilaian dilakukan tim juri B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) dari TP-PKK Kecamatan Tanah Merah yang dipimpin Kak Nursiah Sitompul bersama dua orang rekan. Dewan juri menilai hasil olahan peserta berdasarkan empat kriteria utama, yakni rasa, tekstur masakan, kematangan, dan sajian.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat jiwa muda Pramuka terus berkobar. Kegiatan ini tidak hanya mengasah keterampilan memasak dan kemandirian, tetapi juga memupuk rasa bangga terhadap kuliner tradisional serta membentuk karakter generasi muda yang jujur, kreatif, dan bersemangat tinggi.

Reporter: BUDI SANTOSO