• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Pemkab Karimun Sukses Pertahankan WTP Pengelolaan Keuangan Tahun Anggaran 2025.
Dibaca : 145 Kali
Djunaidy PJ Sekda Karimun, Sambut Kedatangan 120 Jemaah Haji Adal Karimun.
Dibaca : 122 Kali
PJ Sekda Karimun Djunaidy, Sambut Kedatangan 120 Jemaah Haji Asal Karimun Tahun 2026
Dibaca : 135 Kali
Buka MTQ Selat Gelam, Pulau Tulang Jadi Pengembangan Wisata Berbasis Sejarah Dan Budaya Melayu.
Dibaca : 136 Kali
Bupati Karimun Iskandarsyah Hadiri Wisuda Santri TPQ XXI Se Kecamatan Kundur.
Dibaca : 134 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Debat: Serang Balik Jokowi Mematikan, Prabowo Hancur- Lebur

Indragirione

Jumat, 18 Januari 2019 06:54:00 WIB
Cetak

Jokowi Ma'ruf Amin
Indragirione.com - Saya Ari Candra mengikuti, mengamati dengan serius debat perdana Pilpres. Dari gelagat Prabowo-Sandi saat memasuki arena debat, terpercik kesombongan dan keangkuhan keduanya. Hal itu terlihat dari senyum percaya diri hebat disertai sinis dari bibir Prabowo.

Saya pun bertanya, apa gerangan yang membuat Prabowo-Sandi begitu sombong saat memasuki arena debat? Jawabannya terbongkar saat keduanya meluncurkan pertanyaan mematikan kepada Jokowi-Ma’ruf. Rupanya pertanyaan itulah yang menjadi senjata maut mereka.

Baik Prabowo maupun Sandiaga, telah yakin benar pertanyaan mematikan mereka. Ketika senjata mustika itu dikeluarkan, maka Jokowi langsung KO. Lalu apa senjata maut berupa pertanyaan maut yang dikantongi Prabowo-Sandi itu?

Hanya satu, yakni soal kepala daerah, gubernur, bupati jika mendukung Jokowi, maka kasusnya menguap. Sementara jika berlawanan dengan Jokowi, maka mereka dikejar-kejar aparat. Ada Kades yang karena tidak mendukung pasangan nomor 01 tetapi mendukung pasangan nomor 02, ditangkap.

Pertanyaan Prabowo-Sandi ini sepintas lalu mematikan Jokowi. Mengapa? Karena narasi selama ini memang telah dibangun demikian oleh kubu Prabowo-Sandi. Opini kubu Prabowo pun termakan narasi itu dan menganggap hal itu fakta. Lalu apa tangkisan Jokowi?

Jokowi to the point. “Jangan menuduh Pak Prabowo”, tegas Jokowi. “Kalau ada bukti, sampaikan kepada aparat. Laporkan. Jangan langsung grasa-grusu, menuduh sana-sini, melakukan konferensi pers tentang seseorang wanita yang mukanya bengkak-bengkak lalu dibilang telah dianiaya. Padahal orang itu ternyata operasi plastik”, balas Jokowi telak.

Jawaban Jokowi ini sangat telak, langsung mematikan Prabowo-Sandi. Ini serangan balik bagaikan rudal nuklir. Langsung membungkam kubu Prabowo. Saya lihat pendukung-pendukung Prabowo yang ada di belakangnya, diam dan tak berkutik. Saat itu sebenarnya debat sudah selesai, Jokowi menang telak.

Mengapa Prabowo pingsan mendengar tangkisan Jokowi itu? Karena serangan menohok begitu runtut Jokowi adalah fakta yang tak terbantahkan. Masyarakat sudah tahu betul bagaimana Prabowo langsung melakukan konferensi pers tentang muka bonyok Ratna Sarumpaet, tetapi ternyata hoax.

Setelah serangan balik mematikan Jokowi ini, saya lihat Prabowo kembali membangun serangan, tetapi sudah lunglai. Tenaganya sudah hilang 60 persen. Serangan balik pertama Jokowi itu langsung menghancur-leburkan Prabowo. Ketika Prabowo kembali bangun dengan titik darah penghabisan, Jokowi kembali menyerang dengan senjata maut lainnya.

Saat Prabowo membangun narasi bahwa dia akan mengikis habis korupsi dan memenjarakan langsung kadernya yang korup, Jokowi langsung melancarkan serangan maut lainnya. Jokowi bertanya: “Ada 6 mantan narapidana dari kader Partai Gerinda yang menjadi caleg. Nama pengajuan mereka ditanda-tandangani oleh Ketua Umum, yakni Pak Prabowo sendiri. Lalu mengapa keenam calon itu yang sudah terbukti korupsi disetujui menjadi caleg?” tanya Jokowi menggelegar.

Prabowo menjawab linglung. Pertama ia tidak tahu data itu. Bahkan ia lagi-lagi menuduh pihak lain bahwa itu hanya tuduhan. Tetapi ketika ditunjukkan bahwa itu bukan tuduhan tetapi fakta, Prabowo akhirnya pasrah.

“Ya kalau mereka masih mau dipilih oleh masyarakat dan hukum mengijinkan mereka, ya silahkan maju sebagai caleg. Namun ingat korupsi mereka mungkin kecil-kecil dan tidak seberapa”, tangkis Prabowo mengharukan. Jelas inkonsistensi dari pernyataan melawan korupsi. Jelas jawaban Prabowo ini semakin membuatnya hancur-lebur.

Dan moment puncak kehancuran Prabowo ketika Jokowi memberikan pesan pamungkas yang menjadi bencana bagi Prabowo.

“Kami, Joko Widodo dan Ma’aruf Amin, tidak punya beban masa lalu. Kami tidak punya jejak sebagai penculik, kami tidak punya jejak sebagai koruptor, kami tidak punya jejak sebagai pelanggar HAM, kami akan sekuat tenaga memajukan bangsa Indonesia ini, menjadi bangsa yang maju”, tegas Jokowi membahana.

Pesan pamungkas ini jelas menghantam telak ulu hati Prabowo. Jejak hitam Prabowo sebagai penculik, pelanggar HAM, jelas tersayat oleh pesan Jokowi itu. Dan ketika Prabowo mendapat giliran menyampaikan pesan, idenya sudah tidak lagi bergairah, mati suri.

Dengan sisa-sisa nafasnya, Prabowo mencoba mengulang retorika bocor dan bocor. Ia berjanji akan mensejahterakan rakyat, menaikkan gaji pegawai besar-besaran dan berkali-kali lipat dengan meningkatkan 16 persen ratio pajak. Mimpi.

Saya melihat di akhir debat, para pendukung Prabowo hanya bisa menggigit jari. Wajah mereka pucat-pasi. Wajah Amin Rais terlihat semakin berkerut. Debat yang diharapkan dimenangkan oleh Prabowo, ternyata justru kalah telak akibat hoax yang selama ini dilancarkannya. Ternyata mereka memanen karma."(***)




Berita Lainnya

  • +

Pemkab Rohil Dapat Kucuran DBH Sawit 27 Milyar untuk Pembangunan Jalan Kecamatan Kubu

Nola Yuvisha : Sanggar Seni Tiga Dara, Siap Menampung Bakat Kalangan Generasi Muda

PLN NP UP Tenayan Menunjukkan Komitmennya Dalam Mendukung Peran Perempuan

Sensasi Berkemah Sembari Berwisata Alam di Air Terjun Batu Tilam Kampar

Sekali Celup Rp80 Juta, Politikus Demokrat Sebut Tanda Ekonomi Indonesia Sehat

Himpunan Mahasiswa Manajemen Unisi Menggelar Seminar Kewirausahaan

156 Hektare Lahan Terbakar di Rohil Sepanjang Tahun 2019

Momen HUT Kampar ke-74, Hambali Dinobatkan sebagai Payung Panji Adat Datuk Rajo Limbago

Bupati Inhil Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2018

Terang-terangan Dukung Gay, Nikita Mirzani Tak Perduli Dihujat

Dompet Dhuafa Riau Bangun Masjid dan Sekolah di Pedalaman Dusun Talang Tanjung, Indragiri Hulu

Lelaki Tua Asal Meranti ini Kumpulkan Uang untuk Umroh







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Panen Jagung di Desa Bente, Wujud Dukungan Program Asta Cita dan Ketahanan Pangan Nasional
04 Juni 2026
Dukung Swasembada Pangan, Bupati Inhu Panen Raya dan Serahkan Alsintan di Kuala Cenaku
04 Juni 2026
Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Brigif dan Yonif TP di Kecamatan Mojowarno
04 Juni 2026
Wujud Kepedulian PLN NP UP Tenayan Salurkan 22 Ekor Hewan Kurban untuk Warga Ring 1 Tenayan
04 Juni 2026
Wujud Kepedulian Sosial, Serka Soli Lakukan Takziah ke Rumah Warga Berduka
04 Juni 2026
Babinsa Koramil Kesamben Hadiri Pembentukan Desa Tangguh Bencana di Desa Carangrejo
04 Juni 2026
Koptu Khoirul Bantu Warga Pengecoran Jalan Demi Tingkatkan Akses Transportasi
04 Juni 2026
Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Polres Inhu Gelar Apel Satgas Anti Narkoba 2026
04 Juni 2026
Polsek Tempuling Cek Ketahanan Pangan, Dukung Program Swasembada Pangan Polda Riau
04 Juni 2026
Polres Inhu Ungkap 9 Kg Sabu dan 19 Ribu Ekstasi, Terbesar Sepanjang Sejarah Satresnarkoba
04 Juni 2026

Trending

  • +Indeks
Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Brigif dan Yonif TP di Kecamatan Mojowarno
Dibaca : 277 Kali
Prabowo Subianto Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional
Dibaca : 256 Kali
Dandim 0814/Jombang Tinjau Penyiapan Lokasi Yonif Teritorial Pembangunan
Dibaca : 404 Kali
PON KC Piala Walikota Pekanbaru, Kontingen Wadokai Inhil Berhasil Raih 5 Emas, 4 Perak dan 6 Perunggu
Dibaca : 384 Kali
Anggota Koramil Kota Jombang Latih PBB Remaja Binaan PSBR
Dibaca : 217 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media