• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
Dibaca : 256 Kali
Ancam Peretasan Dan Tantang Duel, Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Resmi Dilaporkan Ke Polsek Tebing.
Dibaca : 274 Kali
Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Ancam Hack Media, Ketua IWO Karimun Rusdianto, Ini Bentuk Intimidasi Terhadap Kinerja Wartawan.
Dibaca : 315 Kali
Jalin Ukhuwah Islamiah, DPD Partai Golkar Karimun Gelar Halal Bihalal.
Dibaca : 210 Kali
Ridwan Resmi Jabat Kasi Pidum Kajari Karimun, Gantikan Jumieko Andra.
Dibaca : 332 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Debat: Serang Balik Jokowi Mematikan, Prabowo Hancur- Lebur

Indragirione

Jumat, 18 Januari 2019 06:54:00 WIB
Cetak

Jokowi Ma'ruf Amin
Indragirione.com - Saya Ari Candra mengikuti, mengamati dengan serius debat perdana Pilpres. Dari gelagat Prabowo-Sandi saat memasuki arena debat, terpercik kesombongan dan keangkuhan keduanya. Hal itu terlihat dari senyum percaya diri hebat disertai sinis dari bibir Prabowo.

Saya pun bertanya, apa gerangan yang membuat Prabowo-Sandi begitu sombong saat memasuki arena debat? Jawabannya terbongkar saat keduanya meluncurkan pertanyaan mematikan kepada Jokowi-Ma’ruf. Rupanya pertanyaan itulah yang menjadi senjata maut mereka.

Baik Prabowo maupun Sandiaga, telah yakin benar pertanyaan mematikan mereka. Ketika senjata mustika itu dikeluarkan, maka Jokowi langsung KO. Lalu apa senjata maut berupa pertanyaan maut yang dikantongi Prabowo-Sandi itu?

Hanya satu, yakni soal kepala daerah, gubernur, bupati jika mendukung Jokowi, maka kasusnya menguap. Sementara jika berlawanan dengan Jokowi, maka mereka dikejar-kejar aparat. Ada Kades yang karena tidak mendukung pasangan nomor 01 tetapi mendukung pasangan nomor 02, ditangkap.

Pertanyaan Prabowo-Sandi ini sepintas lalu mematikan Jokowi. Mengapa? Karena narasi selama ini memang telah dibangun demikian oleh kubu Prabowo-Sandi. Opini kubu Prabowo pun termakan narasi itu dan menganggap hal itu fakta. Lalu apa tangkisan Jokowi?

Jokowi to the point. “Jangan menuduh Pak Prabowo”, tegas Jokowi. “Kalau ada bukti, sampaikan kepada aparat. Laporkan. Jangan langsung grasa-grusu, menuduh sana-sini, melakukan konferensi pers tentang seseorang wanita yang mukanya bengkak-bengkak lalu dibilang telah dianiaya. Padahal orang itu ternyata operasi plastik”, balas Jokowi telak.

Jawaban Jokowi ini sangat telak, langsung mematikan Prabowo-Sandi. Ini serangan balik bagaikan rudal nuklir. Langsung membungkam kubu Prabowo. Saya lihat pendukung-pendukung Prabowo yang ada di belakangnya, diam dan tak berkutik. Saat itu sebenarnya debat sudah selesai, Jokowi menang telak.

Mengapa Prabowo pingsan mendengar tangkisan Jokowi itu? Karena serangan menohok begitu runtut Jokowi adalah fakta yang tak terbantahkan. Masyarakat sudah tahu betul bagaimana Prabowo langsung melakukan konferensi pers tentang muka bonyok Ratna Sarumpaet, tetapi ternyata hoax.

Setelah serangan balik mematikan Jokowi ini, saya lihat Prabowo kembali membangun serangan, tetapi sudah lunglai. Tenaganya sudah hilang 60 persen. Serangan balik pertama Jokowi itu langsung menghancur-leburkan Prabowo. Ketika Prabowo kembali bangun dengan titik darah penghabisan, Jokowi kembali menyerang dengan senjata maut lainnya.

Saat Prabowo membangun narasi bahwa dia akan mengikis habis korupsi dan memenjarakan langsung kadernya yang korup, Jokowi langsung melancarkan serangan maut lainnya. Jokowi bertanya: “Ada 6 mantan narapidana dari kader Partai Gerinda yang menjadi caleg. Nama pengajuan mereka ditanda-tandangani oleh Ketua Umum, yakni Pak Prabowo sendiri. Lalu mengapa keenam calon itu yang sudah terbukti korupsi disetujui menjadi caleg?” tanya Jokowi menggelegar.

Prabowo menjawab linglung. Pertama ia tidak tahu data itu. Bahkan ia lagi-lagi menuduh pihak lain bahwa itu hanya tuduhan. Tetapi ketika ditunjukkan bahwa itu bukan tuduhan tetapi fakta, Prabowo akhirnya pasrah.

“Ya kalau mereka masih mau dipilih oleh masyarakat dan hukum mengijinkan mereka, ya silahkan maju sebagai caleg. Namun ingat korupsi mereka mungkin kecil-kecil dan tidak seberapa”, tangkis Prabowo mengharukan. Jelas inkonsistensi dari pernyataan melawan korupsi. Jelas jawaban Prabowo ini semakin membuatnya hancur-lebur.

Dan moment puncak kehancuran Prabowo ketika Jokowi memberikan pesan pamungkas yang menjadi bencana bagi Prabowo.

“Kami, Joko Widodo dan Ma’aruf Amin, tidak punya beban masa lalu. Kami tidak punya jejak sebagai penculik, kami tidak punya jejak sebagai koruptor, kami tidak punya jejak sebagai pelanggar HAM, kami akan sekuat tenaga memajukan bangsa Indonesia ini, menjadi bangsa yang maju”, tegas Jokowi membahana.

Pesan pamungkas ini jelas menghantam telak ulu hati Prabowo. Jejak hitam Prabowo sebagai penculik, pelanggar HAM, jelas tersayat oleh pesan Jokowi itu. Dan ketika Prabowo mendapat giliran menyampaikan pesan, idenya sudah tidak lagi bergairah, mati suri.

Dengan sisa-sisa nafasnya, Prabowo mencoba mengulang retorika bocor dan bocor. Ia berjanji akan mensejahterakan rakyat, menaikkan gaji pegawai besar-besaran dan berkali-kali lipat dengan meningkatkan 16 persen ratio pajak. Mimpi.

Saya melihat di akhir debat, para pendukung Prabowo hanya bisa menggigit jari. Wajah mereka pucat-pasi. Wajah Amin Rais terlihat semakin berkerut. Debat yang diharapkan dimenangkan oleh Prabowo, ternyata justru kalah telak akibat hoax yang selama ini dilancarkannya. Ternyata mereka memanen karma."(***)




Berita Lainnya

  • +

Jamban Su’eb Hampir Selesai, Kerja Keras Satgas TMMD Ke-106

Lagi, MR ditangkap atas Kasus Sabu

Meski Ditutup, Ternyata Keberadaan Satgas TMMD Masih Melekat di Hati Masyarakat

Gubri: Percepatan Digitalisasi Tingkatkan PAD

Kapolda Iqbal Kunjungan Silaturahmi ke Pimpinan DPRD Riau

BBKSDA Pastikan Berita Soal Harimau Sumatera Berkeliaran di Bengkalis Itu Hoaks

BPS Provinsi Riau Kunjungi Wakil Bupati Inhil dalam Program Kerja Sensus Penduduk 2020

Diskusi dengan Jajaran KPID Riau, Pemkot Pekanbaru Ajak Warganya Sukseskan Migrasi TV Analog ke Digital

Persit Yonarmed 12/Divif-2/Kostrad , Menjahit Merajut Masa Depan

Pelantikan Jokowi-Ma’ruf, Semua Mantan Wapres Hadir, Kecuali Tokoh Ini

Diancam Dibunuh Saat Mengatur Lalu Lintas, Dishub Laporkan Pengendara Motor

Jambanisasi Di Rumah Ibu Juariyah Telah Selesai Dikerjakan







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Pimpin Apel Pagi, Kakanim Bengkalis Ingatkan Empat Fungsi Imigrasi
20 April 2026
Polres Inhil Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Tembilahan Hulu
20 April 2026
Refleksi Hari Kartini, Srikandi PLN NP UP Tenayan Nyalakan Harapan Lewat Aksi Pemberdayaan, Kemanusiaan, dan Pendidikan
20 April 2026
Polres Indragiri Hilir Ungkap Kasus Pengeroyokan di Tembilahan
20 April 2026
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
20 April 2026
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
20 April 2026
Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
20 April 2026
Peringati Hari Kartini, PKK Desa Sekayan Gelar Lomba Fashion Show dan Karaoke Tema Orang Tua
20 April 2026
Satresnarkoba Polres Inhu Ringkus Pengedar Sabu di Belilas, Tujuh Paket Sabu Disita
20 April 2026
Bangun Generasi Peduli, RA Khalifa Tekankan Pentingnya Empati Anak
19 April 2026

Trending

  • +Indeks
Bangun Generasi Peduli, RA Khalifa Tekankan Pentingnya Empati Anak
Dibaca : 309 Kali
Polres Inhil Ungkap Kasus Perjudian Togel di Pasar Dayang Suri, Satu Pelaku Diamankan
Dibaca : 485 Kali
Polres Inhil Sidak dan Tes Urine Seluruh Personil Polsek Pulau Kijang
Dibaca : 388 Kali
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
Dibaca : 256 Kali
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
Dibaca : 210 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media