• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
Dibaca : 95 Kali
Ancam Peretasan Dan Tantang Duel, Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Resmi Dilaporkan Ke Polsek Tebing.
Dibaca : 237 Kali
Oknum Pegawai BPR Tuah Karimun Ancam Hack Media, Ketua IWO Karimun Rusdianto, Ini Bentuk Intimidasi Terhadap Kinerja Wartawan.
Dibaca : 297 Kali
Jalin Ukhuwah Islamiah, DPD Partai Golkar Karimun Gelar Halal Bihalal.
Dibaca : 190 Kali
Ridwan Resmi Jabat Kasi Pidum Kajari Karimun, Gantikan Jumieko Andra.
Dibaca : 315 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Jejak Prostitusi Online di Bali, Cewek Bandung dan Manado Paling Laris

Indragirione

Senin, 28 Januari 2019 06:54:00 WIB
Cetak

Foto : 
Indragirione.com – Dunia esek-esek atau prostitusi sudah ada sejak zaman bahula. Pola penjualannya saja yang beda. Namun “barang” yang dijual tetap sama. Jual beli lendir, menjadi perhatian publik ketika terbongkar ada praktik prostitusi artis yang dipasarkan secara online. Ternyata di Bali juga ada, pola prostitusi online. Seperti apa?


TIM BALI EXPRESS

PUBLIK negeri ini tercengang ketika kepolisian mengungkap prostitusi online yang menjual artis. Dua artis yang tambah terkenal setelah terciduk itu adalah Vannesa Angel dan Avriellya Shaqila.

Kasak-kusuk terkait jual beli artis ini, juga heboh di Bali. Dalam obrolan itu, muncul juga cerita bahwa di Bali juga ada pola online untuk bisa order “selimut yang bisa kentut” itu.



“Di Bali juga banyak, dan ini bukan cara baru. Sekarang lebih mudah setelah ada WA (whatsapp),” ujar salah satu sumber yang memang jagoan urusan gituan.

Koran ini mendalami cerita-cerita dari sumber ini. Dia mengatakan pola penjualan dengan sistem online ini sudah ramai sejak adanya BBM (Blackberry Massanger). Jadi kumpulan foto–foto “ayam” yang akan dijual, dibagikan ke beberapa pelanggan.

“Polanya tidak langsung di-share ke publik, atau ke orang sembarang. Namun orang–orang tertentu, pemasaran macam ini akan sangat gampang, nanti konsumen yang mencari konsumen baru lagi, di lingkungannya,” ujar pria dengan rambut klimis ini.



Sehingga akan cepat sekali beredar. Satu orang yang dipastikan konsumen “aman” bukan dari petugas kepolisian atau yang bisa membahayakan bisnis mereka, punya teman, temannya juga punya teman. “Jadi polanya berantai, ini yang membuat sangat cepat laku,” sambungnya.

Ketika pola jejaring dengan WA, lebih cepat lagi, fotonya lebih gampang di-share. Bahkan kadang sudah ada spesifikasi barang jualan. “Misalnya, asal, kemudian tinggi, putih, umur lengkap dengan harga dan kelebihannya. Misalnya disebut servicenya luar biasa,” kata dia.

Konsumen juga beda-beda, misalnya ada yang tertarik dengan asal dan umur. Wanita ssal Bandung, Menado dan Bali yang paling diminati.

Ini yang biasanya diincar. Kalau Bandung kulitnya putih, gaya bicaranya halus dan rata–rata cantik. Kemudian kalau Manado, tinggi, putih cantik. Sedangkan Bali kerap dengan alasan, ingin tahu yang sama-sama orang Bali.

“Kalau ada orang luar juga, ingin tahu yang asli Bali. Kadang kalau Manado, dianggap kelemahanya gaya bicaranya tidak halus seperti Bandung,” imbuhnya.

Koran ini berusaha mencari lebih detail. Beberapa jaringan diberikan, dan diberikan sejenis password. Misalnya ada password Dek Ten, nama mucikarinya harus dengan sebutan itu. Akan lebih mudah dan langsung akrab, ini password bahwa konsumen ini aman.

Ada juga dengan istilah-istilah lain aneh, seperti “juice timun” dan lainnya. “Agar mereka merasa nyaman, ada yang pakai password,” urainya.

Salah satu Dek Ten ketika dihubungi kemudian dengan sigap memang langsung mengirim foto. Dan langsung memberikan beberapa spesifikasi.

“Ini Bandung, umur 26, baru sampai Bali. Dulu sempat kerja di Bali, tapi akhirnya berhenti. Baru balik di Bali,” urai Dek Ten dalam pesan WA.

Kemudian dia juga menawarkan yang lain. Setelah ditelusuri, memang benar. Markasnya di daerah Denpasar Selatan. Sebenarnya sudah menyiapkan tempat eksekusi, namun jika memang mau diajak keluar juga bisa.

Dari segi umur, ini termasuk yang menengah, dikategorikan hampir dewasa. Dek Ten membrandrol harga Rp 750 ribu juga di lokasi yang sudah disiapkan.

“Kalau diajak keluar, harganya Rp 1 juta. Tapi bisa sampai 3 jam. Kalau di sini, hanya 1,5 jam,” urainya.

Dara asal Bandung ini dipanggil Ina. Sosok cantik asal Kota Kembang ini, termasuk pujaan banyak laki – laki pemuburu nikmat sesaat. Dia masuk kategori Dewasa.

Dari jaringan lain, didapatkan sosok tante-tante. Umurnya sudah 37 tahun, dipanggil Indri. Dia ternyata jebolan salah satu pusat hiburan malam. Walaupun berumur, dari segi penampilan masih bagus.

“Capek mabuk, dan sudah tidak laku. Jadilah kayak gini,” urainya saat Tim Koran ini menemui di tempat lain.

Yang unik, adalah ABG. Malah rata – rata umurnya, 17 tahun, 18 tahun atau di bawah 20 tahun. Cara pemasarannya sangat rahasia. Karena termasuk berbahaya ketika tertangkap bisa kena Undang–undang perlindungan anak.

“Salah salah, mau dapat kue laklak, bisa kena undang – undang anak,” ujar sumber yang memberikan referensi. (bersambung)

(one/pojoksatu)




Berita Lainnya

  • +

Wanita di Inhhil Sembunyikan 15 Paket Diduga Shabu Didalam Kotak Bedak

Sah, Indra Resmi Dilantik Jadi Pj Sekdaprov Riau

Turut Berduka, Anggota Polisi Angkatan 1999/2000 Berikan Bantuan Kepada AIPDA Heriyanto Tampubolon Korban Kebakaran

10 Foto Ai Munawaroh, Janda Cantik Calon Istri Bos Tekstil yang Dimutilasi

BP2MI Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau

BBKSDA Riau Evakuasi Satu Ekor Harimau Sumatera di Pelangiran ke Sumbar

Apel Gelar Pasukan Kesiapan TNI-POLRI dan Komponen Bangsa Lainnya Dalam Rangka Pileg Dan Pilpres

Bupati Inhil Hadiri Peringatan HUT BPR - BPRS Nasional Tahun 2019

Riau Cetak Rekor Dunia, Tari Zapin Meskom Hadirkan 6000 Peserta

Satgas TMMD ke-106 Kodim 0314/Inhil Berikan latihan Peraturan Baris Berbaris kepada siswa-siswi SMP

Sebanyak 5.964 Botol Miras Impor Dimusnahkan Bea Cukai

Saya Terima Amplop Dari Pak Jonan Melalui Stafnya







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
AIT Lapor Balik Pelapor Dugaan Penipuan Setelah Terima SP2Lid Polres
17 April 2026
Bukan Sekadar Urus Gizi, Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
17 April 2026
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
17 April 2026
Terkait Tunda Bayar Proyek 2025, Inspektorat Menyebut Hasil Review Sudah di BPKAD
17 April 2026
Kades Lubuk Besar Hadiri Sosialisasi Pengolahan Kebun Kelapa Sawit
16 April 2026
Sebanyak 48,39 Ton Pangan Ilegal Dibakar di Tembilahan
16 April 2026
Pemkab Inhil Komitmen Dukung Upaya Penataan Kawasan Hutan
16 April 2026
Tepis Aduan Sepihak Oknum, Kades Sekayan Apresiasi Langkah Profesional Dinas PMD Terkait Pemberhentian Kadus Semaram.
16 April 2026
Ibu Ibu Antusias Ikuti Posyandu Balita Desa Sekayan
16 April 2026
Pemkab Inhil Respons Aksi Massa soal BBM, Tegaskan Solusi Humanis dan Subsidi Tepat Sasaran
16 April 2026

Trending

  • +Indeks
Tepis Aduan Sepihak Oknum, Kades Sekayan Apresiasi Langkah Profesional Dinas PMD Terkait Pemberhentian Kadus Semaram.
Dibaca : 340 Kali
Ketua IMO Rohil Minta Kejati & Polda Riau Usut Tuntas Kasus Kerjasama Investasi Mitra PT.SPRH
Dibaca : 577 Kali
Polsek Rengat Barat Ringkus Dua Tersangka Narkoba di Rumah Kontrakan
Dibaca : 206 Kali
Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pengedar Shabu Diamankan di Enok
Dibaca : 221 Kali
Proses Hukum SPPD Fiktif Dinsos Bengkalis Diduga Mangkrak, 16 Bulan Penyidikan Belum Ada Tersangka
Dibaca : 263 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media