• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Buka MTQ Selat Gelam, Pulau Tulang Jadi Pengembangan Wisata Berbasis Sejarah Dan Budaya Melayu.
Dibaca : 84 Kali
Bupati Karimun Iskandarsyah Hadiri Wisuda Santri TPQ XXI Se Kecamatan Kundur.
Dibaca : 79 Kali
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Iskandarsyah, Tingkatkan Nasionalisme, Cinta Tanah Air Dan Persatuan
Dibaca : 85 Kali
Membina Generasi Qur'ani, MDTA dan RA Fathur Rahman Tembilahan Gelar Harlah dan Akhirussanah ke 31
Dibaca : 231 Kali
Bupati Karimun Resmi Lantik Liza Bharlyantie Hilsya Sebagai Direktur Utama PT Pelabuhan Karimun.
Dibaca : 213 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Fadli Zon: Prabowo-Sandi Yakin 100 Persen Menang

Indragirione

Selasa, 05 Maret 2019 07:31:00 WIB
Cetak

Foto : 
Indragirione.com  – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi membantah ada upaya mendelegitimasi KPU sebagai penyelenggara Pemilu lewat aksi Apel Siaga Umat Forum Umat Islam (FUI)
pada Jumat (1/2) pekan lalu.


Tudingan itu dilontarkan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyusul aksi Apel Siaga Umat FUI yang juga dihadiri Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN), Fadli Zon membantah tudingan itu dan menyebut aksi di KPU itu semata-mata supaya ada pembenahan data pemilih.


“Ini tidak sepenuhnya salah KPU. Data KPU kan dari Kemendagri, itu dari dukcapil, itu datanya banyak sampahnya juga saya kira,” katanya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menepis aksi tersebut dianggap upaya membangun opini tidak percaya terhadap KPU karena elektabilitas Prabowo-Sandi rendah.

“Prabowo-Sandi yakin 100 persen menang. Maksudnya 100 persen keyakinan kami ya, bukan menang 100 persen,” imbuh Fadli.

Fadli menegaskan, selama ini pihaknya hanya meminta KPU bekerja profesional. Namun selama ini, masih ada yang perlu dikoreksi.


Sebagai contoh permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Yang terbaru terjadi kesalahan input oleh KPU, sehingga membuat Warga Negara Asing (WNA) berkebangsaan Tiongkok di Cianjur, Jawa Barat masuk dalam DPT.

“Kami ingin KPU nih bertindak profesional, jangan sampai ada kesan tidak dipercaya,”

“Salah satu masalah itu di data. Coba lihat masa ada WNA masuk di DPT. Ini menurut saya skandal besar,” jelasnya.

Kejadian semacam ini, lanjut Fadli, bisa membuat kepercayaan publik terhadap KPU berkurang dan memicu perdebatan atas hasil pemilu karena dianggap telah terjadi kecurangan.

“Masih ada waktu. (KPU) Jangan enggan mengecek masukan-masukan yang baik, seperti misal nama ganda atau nama bermasalah,” pungkasnya.

Pernyataan Amien Rais Berbahaya

Sekretaris Jenderal Partai Demorasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menyebut pernyataan pernyataan petinggi Amien Rais berbahya.

Apa yang disampaiknnya saat aksi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa waktu lalu, berupaya mendelegitimasi penyelenggara pemilihan umum (Pemilu).

“Bapak Amien Rais melakukan upaya yang menurut saya sangat berbahaya disampaikan,” ujar Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Senin (4/3).

Hasto menerangkan, sejak dulu PDIP konsisten agar Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu diperbaiki dan penyelenggara Pemilu tetap netral.

Sebab, menurut Hasto, PDIP memilki pengalaman buruk di masa lalu.

Terutama pada Pemilu 2004 dan 2009, yang merupakan era ketika PAN terlibat dengan kekuasaan era Presiden SBY.


Dia menekankan, situasi yang sama seperti 2004 dan 2009 itu takkan bakal terjadi pada Pemilu 2019.

“Karena itulah justru ketika kita berada dalam kekuasaan pemerintahan kita tidak ingin menggunakan kekuasaan dengan cara-cara yang tidak benar,” katanya.

Hasto memastikan ketika partainya merupakan partai penguasa, maka takkan mau menggunakan cara-cara kotor seperti di era Orde Baru yang dikritisinya.

Sebagai contoh, Orde Baru dikritik karena KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).



Maka PDIP memegang prinsip itu dengan tak membolehkan adanya nepotisme dalam pengelolaan daftar caleg-nya. Dibatasi maksimal hanya dua dari satu keluarga yang boleh menjadi caleg.

Itupun tak boleh dalam satu tingkatan di dapil yang sama.

“Ada yang mengaku tokoh reformasi, dulu getol bicara nepotisme, eh sekarang partainya empat anaknya itu menjadi caleg di partai tersebut,” kata Hasto.

sumber : pojok1




Berita Lainnya

  • +

Jelang Hari H Kampar Expo 2023, Kadis Kominfo Meminta Dukungan Masyarakat Sukseskan Acara

Marlis Syarif Beri Bantuan Mesin Pompa Pemadam Kebakaran

Abdul Wahid Menghadiri Peresmian BLK Komunitas Pondok Pesantren di Kampar

Warga Senang, Jembatan Di Desa Jatiarjo Sudah Diresmikan

Puskesmas Tembilahan Kota Lakukan Survei Mawas Diri

Begini Ketatnya Keamanan Debat Pilpres Keempat, Ada Alat Perekam Wajah Masuk ke Databes Polri

Tuduh Pacar Selingkuh, Remaja Bakar Kekasih Usai Berhubungan Badan

Bayi Dikubur Hidup-hidup Ayahnya, Sempat Nangis saat Ditimbun Tanah

Sepuluh Anak Ditemukan Tewas dengan Gigi dan Alat Kelamin Terpotong

Imigrasi Kelas II TPI Bagansiapiapi & Lapas Kelas II A Bagansiapiapi Laksanakan Bakti Sosial Donor Darah

Jemput Bola’Bupati Inhil Pimpin Jajaran Pemkab Inhil Audiensi Dengan Kemenkes RI

Berikut Nama Nama Korban Kebakaran Asrama Polisi







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Cenaku Sambangi Petani Jagung Manis di Teluk Keladi, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
02 Juni 2026
Sertu Supriadi Komsos dengan Warga Desa Kauman
02 Juni 2026
Babinsa Koramil Jogoroto Laksanakan Komsos di Pasar Kambing Desa Ngumpul
02 Juni 2026
Kodim Jombang Gelar Karya Bakti di Bantaran Sungai Kecamatan Perak
02 Juni 2026
Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Pipil di Lahan Fasilitas Desa Tanjung Sari
02 Juni 2026
Babinsa Koramil Kota Jombang Lakukan Komsos dengan Warga Desa Plandi
02 Juni 2026
Wujud Polisi Cinta Petani, Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Cenaku Sambangi Petani Padi di Teluk Sungkai
02 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Pantau Perkembangan Tanaman Mentimun di Desa Rotan Semelur
02 Juni 2026
Kapolres Indragiri Hilir Pimpin Gelar Upacara PTDH Terhadap Dua Personel
02 Juni 2026
Hasil Panen Jagung Kuartal II, Polsek Tembilahan Hulu dan Warga Pulau Palas Wujudkan Swasembada Pangan
02 Juni 2026

Trending

  • +Indeks
PON KC Piala Walikota Pekanbaru, Kontingen Wadokai Inhil Berhasil Raih 5 Emas, 4 Perak dan 6 Perunggu
Dibaca : 316 Kali
Membina Generasi Qur'ani, MDTA dan RA Fathur Rahman Tembilahan Gelar Harlah dan Akhirussanah ke 31
Dibaca : 231 Kali
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional
Dibaca : 208 Kali
Serka Suyanto Dukung Program P2L di Desa Keras
Dibaca : 208 Kali
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu 220,51 Gram di Mandah, Seorang Pria Diamankan
Dibaca : 410 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media