• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 216 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 222 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 175 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 228 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 349 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

Lamaran Pacar Ditolak Gara Gara Uang Panai Tak Cukup, Sia AKhiri Hidup Dengan Minum Racun

Indragirione

Selasa, 09 Juli 2019 15:26:00 WIB
Cetak

Indragirione.com,– Tragedi uang panaik berujung bunuh diri terjadi di Jenoponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).


Sia alias Cia (31), gadis asal Dusun Karama, Desa Banrimanurung, Kacamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulsel nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun serangga karena lamaran pacarnya, Ramli (37) ditolak.

Keluarga Cia menolak lamaran Ramli karena uang panaiknya hanya Rp 10 juta. Padahal, keluarga Ica meminta Rp15 juta.

Setelah lamaran ditolak, Ramli dan Cia akhirnya memilih kabur. Cia kemudian meninggal akibat minum racun pada Senin (8/7/2019).

Dikutip Pojoksulsel.com dari laman Fajar, kejadian bermula saat Ramli dan keluarganya datang melamar Cia sebelum Ramadan. Tatapi kemampuan uang belanja atau uang panaik Ramli hanya Rp10 juta.

Keluarga Cia menolak. Mereka ingin uang panaik sebesar Rp15 juta.

“Karena kemampuan saya hanya Rp10 juta, jadi saya tidak datang lagi,” kata Ramli.

Ramli dan Cia yang saling jatuh cinta memilih kawin lari.

Saat pelarian itulah, Ramli menikahi Cia. Selanjutnya, mereka pulang dan tinggal bersama di rumah Ramli, di Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Jeneponto.



Setelah itu, Ramli mengaku kembali ke rumah Cia untuk minta restu atau nikah baik-baik. Tapi lagi-lagi ditolak karena persoalan jumlah uang panaik itu.

Cia kecewa berat. Akhirnya dia minun racun serangga. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit Takalar dan dirawat selama tiga hari.

Tetapi karena terkendala biaya, Cia terpaksa dipulangkan hingga akhirnya mengembuskan nafas terakhir di rumah Ramli.

“Mungkin komplikasi dari racun itu,” kata Ramli.

Menurut keterangan pihak Polsek Bangkala, keluarga almarhumah tak ingin Cia diautopsi.

Kepergian Cia membuat keluarganya berduka. Mereka pun hanya bisa meratapi kepergian Cia.

“Saya tidak pernah menduga adik saya pergi dengan cara seperti ini,” ucap Hamid, kakak kandung Cia.

sumber : pojoksulsel




Berita Lainnya

  • +

APBD Inhu Tahun 2026 sebesar Rp1,3 Triliun Disahkan

Bacaan Surat Yasin, Menyelimuti Masjid Baitulrahman Jember

Ini Pesan Irjen Iqbal sebagai keynote speaker dalam Seminar Bersama Media dan komponen Masyarakat Riau

Dikunjungi Kapolres Bengkalis, Guru yang Alami Stroke Ini Menangis Haru Bercampur Rasa Syukur

Pemkab Kampar Komitmen Dukung Literasi Digital

Polsek Singingi Berhasil Ringkus Pelaku Tindak Pidana Narkotika Di Desa Kebun Lado

Ketua FLP Inhil : Apresiasi Pak Said Memberikan Dorongan Kuat Kemajuan Berkomunitas di Indragiri Hilir

Jokowi: Kegembiraan Rakyat Adalah Kunci Kebahagiaan Saya

Dewantara PLN Nusantara Power UP Tenayan Buka Peluang Kerja dan Perkuat Ekonomi Masyarakat Okura

Gubernur Syamsuar Pertama Kunker ke Inhil, Ini yang dilakukan

Gubri dan Wagubri Kompak Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Jami Ar Rahim

Nunggak 300 Juta, PLN Putus Aliran Listrik Ke PDAM, Dua Hari Air PDAM Tidak Mengalir







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
TP PKK Inhil Perkuat Peran Posyandu, Layanan 6 Bidang SPM Mulai Menyentuh Masyarakat Hingga Desa
20 Mei 2026
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Cek Persiapan Lahan Jagung di PT RSA untuk Dukung Ketahanan Pangan
20 Mei 2026
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Batang Tuaka Capai 40 Persen
20 Mei 2026
Putusan PHI, Hakim Minta Perusahaan Bayar Hak Karyawan Rp 191 Juta
20 Mei 2026
Serda Bambang Komsos dengan Warga Desa Sawiji
20 Mei 2026
Serma Iwan Bersama Warga Gotong-Royong Bangun RTLH di Desa Tembelang
20 Mei 2026
Babinsa Koramil Plandaan Kawal Pendistribusian Makan Bergizi Gratis untuk Pelajar
20 Mei 2026
Tumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Cinta Tanah Air, Babinsa Koramil Mojowarno Bekali Wasbang
20 Mei 2026
Koramil Kabuh Bersama Warga Lakukan Gotong-Royong Pembangunan Rumah di Wilayah Teritorial
20 Mei 2026
Babinsa Koramil Jombang Dampingi Penyaluran 600 Paket Sembako untuk Warga Kelurahan Kaliwungu
20 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Tak Ada Data, Masyarakat Cegat PT Agrinas Pasang Plang di Desa Lubuk Besar
Dibaca : 216 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 561 Kali
Pengerjaan Pavingisasi di Dusun Klagin Menuju 500 Meter
Dibaca : 211 Kali
Pembangunan Tembok Penahan Tanah Titik Akhir Hampir Rampung
Dibaca : 210 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 435 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media