• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 196 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 208 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 163 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 221 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 333 Kali

  • Home
  • Riau
  • Inhil

1604 Titik Api Telah Padam, Bupati Inhil Sampaikan Dirapat Forkopimda

Indragirione

Selasa, 22 Oktober 2019 11:43:00 WIB
Cetak

Indragirione.com, - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih menjadi perihal yang butuh perhatian lebih hingga saat ini di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah dan unsur Forkopimda Inhil untuk menanggulangi masalah karhutla.

Untuk itu, Pemkab Inhil menggelar rapat koordinasi pejabat pemerintah daerah dan forkopimda dalam rangka karhutla dan isu-isu aktual lainnya.

Bertempat di aula lantai V kantor bupati Inhil, rapat dipimpin oleh bupati Inhil Drs HM Wardan MP didampingi wakil bupati Inhil H Syamsuddin Uti, Selasa (22/10/2019) petang.

Bupati Inhil HM.Wardan  mengatakan, akibat karhutla, menjadikan Provinsi Riau terkenal akan asapnya. Bahkan terjadi penundaan keberangkatan pesawat akibat karhutla.  Karhutla terjadi di Inhil sejak bulan Januari 2019 sampai sekarang.

"Kemarin kita melakukan pantauan melalui udara lagi, itu berdasarkan pantauan satelit banyak titik api, tapi setelah kita melihat langsung ternyata tidak ada titik api hanya sisa sisa asapnya. Kebakaran terparah terjadi di bulan amAgustus-Oktober dengan titik api 157. Paling parah di bulan September terdapat 1604 titik," terang Bupati.

Beberapa waktu lalu, inbuhnya, Gubernur bersama Bupati/ Walikota dan Unsur Forkipimda daerah rawan karhutla diundang ke Istana Negara oleh Presiden RI.

"Salah satu penekanan beliau adalah masalah karhutla. Malahan beliau mengatakan akan mencopot pangdam, kapolres, bahkan bupati dan gubernur kalau bisa dicopot, tapi gubernur dan bupati dipilih oleh rakyat," paparnya.

Bupati menyebutkan pada intinya kebakaran tahun ini terjadi akibat kelalaian, dan untuk ke depannya harus dilakukan antisipasi, melalui instansi terkait ia menginstruksikan agar menyusun program untuk penanggulangan karhutla.

"Ada usulan dari DMIJ untuk membuat posko. Lebih baik sedia payung sebelum hujan. Kita antisipasi, jangan terjadi kelalaian lagi," tegasnya.

Kepala BPBD Inhil mengaku karhutla tahun ini adalah yang terluas dengan jangka waktu terpanjang.

"Gubernur Riau telah menetapkan SK siaga darurat yabg diinstruksikan kepada seluruh kabupaten/ kota se-Provinsi Riau, dan kita telah melaksanakan instruksi tersebut" tuturnya.

Diutarakannya ada tahun 2018 hanya 10 kecamatan dianggap rawan karhutla di Kabupaten Inhil, tapi di tahun 2019, 20 kecamatan ditetapkan sebagai daerah rawan karhutla.

"Malahan di Tembilahan Kota saja selama seminggu mengalami kebakaran hutan. Sebabnya masyarakat yang membakar kadang sudah menunggu dan memadamkan, tapi malam hari kena angin akhirnya api membesar lagi. Kemudian sistem peringatan dini yang mengandalkan satelit kurang akurat, kadang sudah besar baru terdeteksi," urai Kepala BPBD Inhil.

Selain itu, penyebab karhutla yangbkian parah adalah sumber air yang jauh dan sulit diakses, pemilik kebun berdomisili di luar Inhil, serta kurangnya kesadaran masyarakat untuk melapor ketika ada titik api.

Beberapa upaya yang dilakukan Pemkab di antaranya:
1. Melakukan sosialisasi karhutla kepada masyarakat dan perusahaan
2. Pemasangan baleho himbauan waspada bencana karhutla
3. Patroli udara
4. Surat edaran dari Bupati kepada seluruh Kecamatan dan Desa/ Kelurahan untuk waspada karhutla
5. Pemkab Inhil telah menyediakan sarana dan prasarana pemadaman karhutla

Sementara itu, Wakil Bupati Inhil mengungkapkan akan memanggil seluruh Camat dalam waktu dekat untuk membahas tentang peralatan BPBD di kecamatan-kecamatan.

Selain karhutla, dalam rapat juga dibahas tentang kelanjutan pembangunan perpustakaan yang terbengkalai, dan kelangkaan BBM yang menjadi isu aktual di Inhil dewasa ini.

Di akhir pertemuan, dilakukan penandatanganan berita acara pembahasan kedudukan pengembangan gedung perpustakaan Kabupaten Inhil antara Pihak Instansi terkait dengan Bupati, Wakil Bupati, serta Unsur Forkopimda.




Berita Lainnya

  • +

Bupati Inhil; Repolusi Mental Perlu Dikuti Seluruh Pihak

Penegasan Kapolda Riau Irjen Iqbal Pada Apel Ops Zebra: Jangan Ada Perilaku Arogan

Penanganan Corona di Riau Berbeda dengan Provinsi Lain

Kemenag Riau Pastikan Visa JCH Sudah Tuntas Sebelum 30 April 2024

Diduga Karena Penyakit Ayan, Atan Terjatuh di Sungai Indragiri, Kapolsek Tembilahan Hulu Bersama Tim BPBD Melakukan Pencarian

Puskesmas Gajah Mada Adakan Kegiatan Rutin Pemulihan Gizi di Rumah Pemulihan Gizi

Resmi! Kemenag-DPR RI Sepakati Biaya Haji Rp35 Juta

Kapolres Inhil Sambut Baik Program JMSI, Media Profesional Menuju Indonesia Emas

Fahrina Yustiasari Liriwati Dosen STAI Auliaurrasyidin Tembilahan Berhasil Pertahankan Disertasi Ujian Doktoral

Berani Coba Rendang Yang Otentik, Ini Dia Resep Rendang Padang Asli Minang

Masyarakat Antusias Ikuti Sosialisasi DMIJ Plus Terintegrasi di Desa Terusan Kempas

Dinas Kesehatan Inhil Sampaikan 5 Himbauan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
Danramil Plandaan Dampingi Kapolres Jombang Panen Raya Jagung di Desa Plandaan
19 Mei 2026
Sertu Choiri Syaifudin Lakukan Komsos dengan Petani Kangkung
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Megaluh Selesaikan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Serda Sumanto Komsos dengan Perangkat Desa Alang-Alang Caruban
19 Mei 2026
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Serka Soli Gelar Karya Bakti Pasang Paving Block
19 Mei 2026
Serka Khoirul Anam Dampingi Pemakaman Warga Desa Sentul
19 Mei 2026
Babinsa Koramil Kabuh Komsos dengan Perangkat Desa Kedungjati
19 Mei 2026
Koramil Jombang dan Warga Gotong-Royong Bangun Rumah Tidak Layak Huni
19 Mei 2026
Dandim Jombang Sambut Kedatangan Bhikkhu Indonesia Walk for Peace 2026
19 Mei 2026
Dandim 0814/Jombang dan Ketua Persit Kodim Jombang Hadiri Peringatan HKG PKK ke-54
19 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Modal Nekat Kangkangi Berita Acara DPRD, PT Agrinas & KSO Terobos Kebun Masyarakat Berujung Diusir Massa!
Dibaca : 227 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 526 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 417 Kali
Permohonan Ditolak, Gugatan Praperadilan Warga Selatpanjang Kandas
Dibaca : 262 Kali
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
Dibaca : 438 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media