• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Pemkab Karimun Sukses Pertahankan WTP Pengelolaan Keuangan Tahun Anggaran 2025.
Dibaca : 195 Kali
Djunaidy PJ Sekda Karimun, Sambut Kedatangan 120 Jemaah Haji Adal Karimun.
Dibaca : 182 Kali
PJ Sekda Karimun Djunaidy, Sambut Kedatangan 120 Jemaah Haji Asal Karimun Tahun 2026
Dibaca : 194 Kali
Buka MTQ Selat Gelam, Pulau Tulang Jadi Pengembangan Wisata Berbasis Sejarah Dan Budaya Melayu.
Dibaca : 156 Kali
Bupati Karimun Iskandarsyah Hadiri Wisuda Santri TPQ XXI Se Kecamatan Kundur.
Dibaca : 154 Kali

  • Home
  • Nasional

BI: Negara Maju dan Berkembang Punya Kecepatan Pemulihan Ekonomi Berbeda

Indragirione

Kamis, 02 Desember 2021 11:42:27 WIB
Cetak

Indragirione.com, - Perekonomian dunia tengah berada dalam tren pemulihan. Berbagai negara sudah mulai menunjukan pertumbuhan ekonomi yang positif. Namun demikian, Bank Indonesia (BI) menilai, kecepatan pemulihan ekonomi di negara maju dan negara berkembang berada di level yang berbeda. “Kalau kita lihat, negara maju dan negara berkembang kecepatan pertumbuhan ekonomi berbeda,” ujar Asisten Gubernur BI, Aida S. Budiman, dalam gelaran Bank Indonesia Bersama Masyarakat (BIRAMA) 2021, Kamis (2/12/2021).

Aida yang telah mendapatkan restu dari DPR untuk menjadi Deputi Gubernur BI mengatakan, aspek pertama yang mempengaruhi kecepatan pemulihan ekonomi ialah kemampuan suatu negara dalam mengeluarkan stimulus terhadap perekonomian. “Ada perbedaan kemampuan negara untuk melakukan stimulus atau bantuan kepada perekonomian. Stimulus moneter, stimulus fiskal,” katanya. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Aspek penting lainnya ialah, kemampuan suatu negara dalam mendapatkan vaksin Covid-19.

Dengan semakin tingginya tingkat vaksinasi Covid-19, suatu negara akan lebih cepat melakukan pembukaan berbagai aktivitas perekonomian. “Negara maju mendapatkan vaksin lebih banyak dibanding negara berkembang. Sekarang rata-rata di negara maju tingkat vaksinasi mencapai 66 persen, dibandingkan negara berkembang di kisaran 30 persen,” tutur Aida.

“Maka sumber pertumbuhan ekonomi tadi lebih merata juga,” ujar Aida. Lebih lanjut Aida bilang, pada tahun ini pertumbuhan ekonomi global diprediksi dapat mencapai level 5,7 persen. Sementara untuk tahun 2022, pertumbuhan ekonomi diproyeksi sedikit melambat ke level 4,4 persen. “Bukan artinya 4,4 persen lebih rendah dari 5,7 persen. Karena 5,7 persen datang dari -3,1 persen. Sedangkan 4,4 persen datang pada proses normalisasi,” ucap dia dikutip dari laman kompas.com


Halaman :
  • 1
  • 2
  • >




Berita Lainnya

  • +

Terus Diakselerasi, Menkes: Cakupan Vaksinasi Kembali Tembus 500 Ribu Per Hari

Mantap, Kalapas Tembilahan Hadirkan Gerobak Pustaka Keliling Untuk Napi

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Asahan Dalam Acara Pengumuman Usulan Penetapan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Asahan

Tokoh Masyarakat Riau Apresiasi Ketegasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Tangani Kasus Duren Tiga

Sambu Group dan Brimob Polri Sosialisasi PKS Pengamanan OVNI di Jambi

Kemenag Akan Gelar Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri 1443 H Hari Ini

Kapolri Instruksikan Kapolda Pastikan Minyak Goreng Tersedia di Pasar Tradisional dan Modern

Mempererat Hubungan Silaturahmi, Kanit Intel Polres Inhil Sambangi Sekretariat GP ANSOR Inhil

Nomor Rekening Sudah Diminta, Karyawan Bakal Terima Bantuan Rp 600.000 dari BPJS

Kapolri: Perlu Langkah Extraordinary Cegah Covid-19 Terkait Kesiapan PON XX

Relawan Satgas Covid-19 Mundur Berjemaah, Begini Kata Doni Monardo

Kemenkumham Salurkan 46 Ribu Paket kepada Masyarakat Terdampak Covid-19







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
AKP Yosi Marlius: Polsek Keritang Monitoring Padi di Kotabaru Reteh untuk Ketahanan Pangan Keritang
07 Juni 2026
Tuntutan Upah Lembur sebagai Cerminan Lemahnya Pemenuhan Hak Pekerja di Indonesia
07 Juni 2026
Sekolah Porak-poranda Dihantam Angin, Ini Langkah Kadisdik Bengkalis!
07 Juni 2026
Serka Achmad Zainal Kebut Pembangunan Rumah Warga
07 Juni 2026
Dukung Kearifan Lokal, Babinsa Koramil Gudo Hadiri Acara Sedekah Dusun di Desa Japanan
07 Juni 2026
Serka Zainul Abidin Amankan Pengajian Muslimat di Desa Kedungotok
07 Juni 2026
Koptu Devy Bantu Bangun Rumah Warga Desa Marmoyo
07 Juni 2026
Serda Pipit Optimalkan Komsos
07 Juni 2026
Puting Beliung Disertai Hujan Menerjang Desa Api-api, Sejumlah Bangunan Rusak
07 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Kelurahan Khairiah Mandah Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
07 Juni 2026

Trending

  • +Indeks
Sempat Buron ke Inhil, Dua Pelaku Pengeroyokan Karyawan PT SBP Dibekuk Polres Inhu
Dibaca : 267 Kali
Bripka Erwin Sambangi Kebun Cabai Ibu Dewi di Desa Sencalang, Kawal Ketahanan Pangan
Dibaca : 259 Kali
Dorong Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Imbau Peternak Gunakan Manajemen Modern
Dibaca : 212 Kali
Panen Jagung di Desa Bente, Wujud Dukungan Program Asta Cita dan Ketahanan Pangan Nasional
Dibaca : 213 Kali
Dukung Swasembada Pangan, Bupati Inhu Panen Raya dan Serahkan Alsintan di Kuala Cenaku
Dibaca : 236 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media