• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Karimun
    • Karimun
  • Lifestyle
  • Fokus Inhil
  • Peristiwa
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Desa
  • More
    • Mitra TNI
    • Mitra Polri
    • Advertorial
    • Nasional
    • Dunia
    • Opini
    • Sosbud
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks

Pilihan

  • +
Kantor Imigrasi Karimun, Gelar Sosialisasi TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 210 Kali
Imigrasi Karimun Gelar Sosialisasi Pencegahan TPPO Ke Masyarakat Desa Pangke.
Dibaca : 221 Kali
Antisipasi Kerawanan Kamtibmas Samapta Polres Karimun Gelar Patroli Perintis Presisi
Dibaca : 175 Kali
DLH Karimun Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Jasa Layanan Kebersihan Non Tunai.
Dibaca : 228 Kali
Bupati Iskandarsyah Sebut Inflasi Karimun Terentah Di Kepri
Dibaca : 348 Kali

  • Home
  • Riau

Kapolda Riau Irjen Iqbal Pada Seminar GMKI : Jaga Persatuan Dan Kesatuan Ditengah Keberagaman

Indragirione.com

Sabtu, 13 Agustus 2022 11:36:51 WIB
Cetak
Foto istimewa

PEKANBARU,- Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, menekankan tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan ditengah keberagaman.

Menurut Irjen Iqbal, ini merupakan kunci untuk tetap menjaga serta mempertahankan keutuhan bangsa dan negara.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Riau saat menjadi Keynote Speaker dalam seminar yang diselenggarakan Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) wilayah XIII (Sumbar, Riau dan Kepri), bertempat di aula Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pekanbaru, Jumat (12/8/2022) kemarin.

Seminar yang digelar ini bertajuk 'Membumikan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menangkal Politik Identitas Dan Penyebaran Hoax'.

Menurut Irjen Iqbal, perbedaan baik suku, agama, warna kulit, ras, dan lain-lain, tak menjadi halangan bagi bangsa Indonesia untuk bersatu. Bahkan dulu, dengan kekuatan kolaborasi dan sinergi, bangsa Indonesia bisa bersatu melawan penjajah hingga berhasil merebut kemerdekaan.

"Jadi semboyan Bhineka Tunggal Ika itu adalah sesuatu yang sangat luar biasa sekali. Negeri kita ini sangat kaya alamnya, jumlah penduduknya, juga wilayahnya," jelas mantan Kadiv Humas Polri ini.

"3 hal itu adalah prasyarat utama untuk menjadi bangsa yang mendunia, bangsa yang besar dari segala aspek, suku bangsa, tarian, agama, bahkan kuliner juga sangat luar biasa. Keberagaman yang tidak didapati oleh semua negara di belahan dunia ini, namun ada pada negara kita Indonesia. Ini adalah anugerah yang besar tetapi sekaligus tantangan apabila kita tidak dapat mengelolanya," urai Irjen Iqbal bagi.

Diungkapkan Irjen, ada negara di belahan dunia lain yang hanya memiliki unsur perbedaan dan keberagaan yang sedikit, namun tak mampu mengelolanya hingga memicu perang antar saudara.

Hal ini menyebabkan mudahnya pihak asing untuk masuk dan melakukan intervensi ke negara tersebut.

Jenderal bintang dua ini mengungkapkan, sampai hari ini, memasuki usia kemerdekaan ke-77 tahun, Indonesia mampu mempertahan rasa persatuan dan kesatuan.

Disebutkannya, Pancasila sebagai ideologi bangsa, juga menjadi rujukan banyak negara di dunia. Terlebih dalam penerapan sistem negara demokrasi.

"Artinya kedaulatan berada di tangan rakyat. Semua harus mengarah kepada kepentingan rakyat," ucap Irjen Iqbal.

Dirinya menerangkan, sejumlah negara khususnya di Asia, juga sudah terbuka matanya melihat kemajuan Indonesia saat ini. Perekonomian Indonesia terus tumbuh.

"Ini karena rakyat seluas-luasnya, mengontrol semua institusi, rakyat itu siapa? dominasinya oleh pemuda. Jadi semua harus fokus pada kepentingan publik, tidak terkecuali Polri. Kalau Polri tidak dapat mempertahankan kepentingan publik, bisa saja kewenangan akan dikurangi dan lain sebagainya, termasuk juga pemerintah daerah atau institusi lain," terangnya.

Irjen Iqbal memaparkan, demokratisasi hari ini, juga berjalan beriringan dengan kemajuan di bidang teknologi dan informasi. 

Maka dalam hal ini, terdapat upaya untuk membelah integrasi bangsa lewat berita dan informasi hoax.

Irjen Iqbal berpesan, masyarakat harus mampu memfilter dan mengelola teknologi dan informasi.

"Karena hoax hari ini menjadi senjata dari kelompok-kelompok tertentu yang tidak ingin Indonesia besar atau katakanlah ingin mengambil kekuasaan secara politik dengan menghalalkan segala cara yaitu salah satunya hoax, ini harus kita berantas bersama," ujar Irjen Iqbal.

Lanjut Irjen Iqbal, untuk mahasiswa dan para pemuda selaku agen perubahan dan penjaga moral bangsa, harus ikut berkontribusi membangun Indonesia untuk menjadi negara yang lebih besar lagi.

Ia menekan 2 hal penting yang harus dimiliki. Diantaranya karakter kinerja dan juga karakter iman.

"Kalian harus punya karakter kinerja yang bagus, harus rajin membaca, scanning lingkungan, fighting spirit-nya harus bagus, berorganisasinya juga, wawasannya harus mantap," bebernya.

"Tetapi ingat, karakter satunya harus seimbang, yaitu karakter iman. Ingat bahwa adik-adik adalah manusia yang punya Tuhan. Jangan hanya berwawasan hebat, pintar, jago berorganisasi, orator sejati. Tetapi secara iman dan akhlak dia minus, fitnah orang, zalim dan pasti dia akan tumbang pada suatu saat. Begitu juga sebaliknya, hanya memiliki karakter iman, rajin beribadah, tapi tidak punya wawasan, ini juga kurang maksimal," imbuh mantan Kapolda NTB ini.

Irjen Iqbal berujar, dalam era demokrasi ini, berpendapat di muka umum adalah hak konstitusi sebagai warga negara. Kendati begitu, dalam pelaksanaannya harus tetap memperhatikan koridor hukum yang ada.

"Apalagi ingat bahwa adik-adik adalah simbol akademika, simbol intelektual, simbol perubahan sosial, simbol karakter kerja dan karakter moral. Saya harapkan nanti bisa lahir sebuah ide yang strategis yang akan membawa Indonesia lebih maju ke depan," tuturnya.

Kapolda Riau menambahkan, sebentar lagi di Indonesia juga akan memasuki tahun politik. Irjen Iqbal mengajak semua pihak termasuk pemuda dan mahasiswa, untuk dapat bersama-sama memelihara keamanan dan ketertiban.

Karena dijelaskannya, Polri tidak bisa menjaga keamanan, persatuan dan kesatuan tanpa ada peran serta masyarakat.

"Dalam hal ini kita harus menciptakan cooling system-nya supaya sistem tidak overheating. Jangan sampai terpecah belah. Kita semua harus berkolaborasi, memahami bahwa bangsa ini lahir karena keberagaman, bangsa ini lahir karena kebersamaan. Maka mari kita jaga sampai kita menutup mata," pesan Irjen Iqbal.

Dalam kegiatan seminar ini, turut hadir Kepala Kesbangpol Riau sebagai perwakilan dari Gubernur Riau, Kadis Kominfo Riau, Ketua Bawaslu Riau, Ketua Umum dan Sekretaris Umum PP GMKI Jefri Gultom & Michael Anggi, Korwil XIII GMKI Hermanto Romora, Pendeta Ricky Nelson Tampubolon serta mahasiswa mahasiswi Kristen Indonesia dari Sumbar, Riau, Kepri.




Berita Lainnya

  • +

Kampung Berseri Astra, Bupati Wardan Optimis Buka Peluang Peningkatan Ekonomi Petani Kelapa di Inhil

Wanita Disabilitas Lemas Tanpa Busana di Semak-semak, Diperkosa Pak Guru Honorer

Apel Kesiapsiagaan Bencana, Kepala BNPB Kumpulkan TNI, Polri dan BPBD di Kota Malang

Satgas TMMD Ke 106 Kodim 0314/Inhil Masyarakat Terus Bersemangat Menyelesaikan Pekerjaan Pembuatan Jembatan Beton

Pj Bupati Kampar Hadiri Sertijab Ketua BPK RI Perwakilan Riau

Dalam Rangka Hardiknas, Sukacita Murid SD 143 dan SD 77 Dikunjungi Kapolda dan Danrem

Fahrina Yustiasari Liriwati Dosen STAI Auliaurrasyidin Tembilahan Berhasil Pertahankan Disertasi Ujian Doktoral

Polsek Enok Kawal Pendistribusian Logistik Pilkades Serentak

Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Upacara Hut Damkar ke 100

Babinsa 08/Mandah Patroli dan Sosialisasi Bahaya Karlahut di Desa Bakau Aceh

Sukseskan Program Bupati, Kukerta Stai Auliurrasyidin Gelar Program Magrib Mengaji

Ketua KPU : 16 Partai Politik di Kabupaten Indragiri Hilir dinyatakan Sah Ikut Pemilu Tahun 2019







Tulis Komentar



Terkini

  • +Indeks
TP PKK Inhil Perkuat Peran Posyandu, Layanan 6 Bidang SPM Mulai Menyentuh Masyarakat Hingga Desa
20 Mei 2026
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Cek Persiapan Lahan Jagung di PT RSA untuk Dukung Ketahanan Pangan
20 Mei 2026
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Batang Tuaka Capai 40 Persen
20 Mei 2026
Putusan PHI, Hakim Minta Perusahaan Bayar Hak Karyawan Rp 191 Juta
20 Mei 2026
Serda Bambang Komsos dengan Warga Desa Sawiji
20 Mei 2026
Serma Iwan Bersama Warga Gotong-Royong Bangun RTLH di Desa Tembelang
20 Mei 2026
Babinsa Koramil Plandaan Kawal Pendistribusian Makan Bergizi Gratis untuk Pelajar
20 Mei 2026
Tumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Cinta Tanah Air, Babinsa Koramil Mojowarno Bekali Wasbang
20 Mei 2026
Koramil Kabuh Bersama Warga Lakukan Gotong-Royong Pembangunan Rumah di Wilayah Teritorial
20 Mei 2026
Babinsa Koramil Jombang Dampingi Penyaluran 600 Paket Sembako untuk Warga Kelurahan Kaliwungu
20 Mei 2026

Trending

  • +Indeks
Tak Ada Data, Masyarakat Cegat PT Agrinas Pasang Plang di Desa Lubuk Besar
Dibaca : 215 Kali
GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat
Dibaca : 561 Kali
Pengerjaan Pavingisasi di Dusun Klagin Menuju 500 Meter
Dibaca : 209 Kali
Pembangunan Tembok Penahan Tanah Titik Akhir Hampir Rampung
Dibaca : 207 Kali
Dinas Pertanian Inhil Imbau Petani Tidak Mudah Terpengaruh Isu Saat Harga Kelapa Turun
Dibaca : 435 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
IndragiriOne.com ©2019 | All Rights Reserved By Delapan Media